Rahasia Dibalik Laku Kerasnya Fiksi Baper-baperan

11 months ago
00 el desktop

Bagi bro sis yang doyan menikmati karya fiksi, baik dalam bentuk novel, komik, maupun film, pasti merasa familiar dengan genre romance. Ya, romance memang masih menjadi salah satu genre yang paling banyak menjadi pilihan penulis cerita di dunia. Kepopuleran genre ini sangat fenomenal, bahkan seringkali dikawinkan dengan genre-genre lainnya.

Menurut penelitian, genre romance masih menjadi genre dengan penjualan tertinggi. Situs bookstr.com mengonfirmasi fakta tersebut. Mereka mencatat bahwa romance sebagai genre dengan tingkat penjualan tertinggi, yang diikuti oleh crime/mystery di posisi kedua. Bahkan, kalau bro sis mengunjungi Gramedia, bakal ada jajaran novel best seller yang kebanyakan bergenre romance.

Kesuksesan yang diraih oleh karya-karya pengusung genre romance tentu membuat kita jadi bertanya-tanya: apa sebenarnya yang membuat genre ini begitu membludak di pasaran?

Penasaran dengan jawabannya? Langsung simak saja ulasannya yuk!

Genre Romance Relatable dengan Siapa Saja

01 cieee

Sumber: DBL Indonesia

Alasan pertama yang membuat genre romance begitu populer adalah mudah dihubungkan dengan kehidupan di dunia nyata. Cerita-cerita romance juga kebanyakan disusun sesederhana mungkin, konflik maupun adegannya biasa mengambil contoh dari kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat membuat audiens lebih mudah larut dalam cerita.

Perpaduan antara plot yang ringan, adegan yang manis, serta gaya gambar atau cara bercerita yang tepat, akan menjadi ramuan untuk menghipnotis para penikmat genre romance. Mereka akan dibuat merasa terkoneksi dengan momen-momen yang dibangun; antara dibuat bernostalgia dengan pengalaman atau dibuat merasakan gejolak yang tidak benar-benar ada.

Bagi Sejumlah Kreator, Romance itu Seperti Menulis Diary

02 book

Sumber: Diaries of Dawn Powell

Dari sudut pandang seorang kreator, romance masih menjadi genre yang relatif mudah untuk dibuat. Genre ini tidak membutuhkan konflik dan plot yang terlalu rumit, karena pada dasarnya bisa diambil dari pengalaman di kehidupan nyata. Semua orang pernah merasakannya, baik manisnya maupun pahitnya.

Para penulis romance sebenarnya hanya perlu memikirkan keunikan apa yang ingin mereka tampilkan. Tujuannya adalah untuk menciptakan daya tarik khas yang tidak pasaran. Modifikasi ini bisa dibuat di lapisan karakter, latar, maupun ceritanya.

03 lope

Sumber: Swoon Reads

Penyusunan konflik dan plot juga tidak perlu berlebihan, asal terasa dinamis dan tidak membosankan. Masukkan momen-momen manis, lalu tambahkan twist sebagai pelengkap, and voila! Dengan kemampuan tulis dasar pun kita sebenarnya bisa menciptakan cerita romance sendiri.

Pada akhirnya, menulis romance itu memang terasa seperti menulis curhat dalam buku diary atau media sosial. Perbedaannya, hanya perlu dirapikan sedikit dengan EYD dan aturan bahasa pada umumnya.

Genre Romance Sering jadi Tempat Pelarian Patah Hati

04 danbo

Sumber: Brili Agung

Alasan lain yang membuat genre romance begitu digemari oleh audiens adalah karena cerita dengan genre seperti ini biasanya dijadikan tempat pelarian bagi mereka yang sedang mengalami patah hati.

Skenario patah hati memang hampir selalu ada dalam setiap cerita bergenre romance, sehingga hal ini dapat dijadikan doping yang sempurna bagi mereka yang sedang dilemahkan asmara. Apalagi jika fiksi romance yang kita nikmati kebetulan dilengkapi dengan karakter yang memorable. Benar-benar tempat pelarian yang luar biasa.

Tak hanya novel, film, dan komik, musik juga menjadi salah satu medium fiksi yang populer untuk melarikan diri dari sakit hati. Sebagaimana yang dipaparkan oleh artikel Everyday Health, sejumlah orang memang lebih suka “menghayati” perasaan sakit hati dengan lagu-lagu sedih, sebab bisa jadi tempat pengekspresian diri yang tepat.

Romance Bisa Dikawinkan dengan Genre Apa Saja

05 naruto

Naruto – Bukti bahwa Romance bisa Dikawinkan dengan Genre Apa pun. (Sumber: OtakuKart)

Pada akhirnya, romance akan menjadi genre yang everlasting; bertahan selamanya. Genre ini juga selalu berhasil menyatu dengan sempurna, meski dikemas dalam balutan genre lain seperti action dan fantasy.

Selama jatuh cinta dan patah hati masih menjadi fenomena manusia, selama itu pula romance akan menjadi genre yang terus mendominasi. Sebagai contoh, kita bisa melihat Naruto. Fiksi yang dikreasikan oleh Masashi Kishimoto ini bercerita tentang petualangan seorang bocah untuk menjadi ninja terhebat di dunia.

Dari premis tersebut, kita bisa menerka apa genre yang dibawa Naruto. Action, pastinya. Menariknya, beberapa penikmat manga dan anime Naruto ternyata tidak ingin tahu soal perjuangan Naruto mengalahkan musuh-musuhnya, tetapi hanya ingin mengetahui perkembangan asmara antarkarakternya. Luar biasa, bukan?

Sebagai penutup, kami bisa memastikan bahwa para produser dan investor tidak akan kapok untuk menanam modalnya pada karya bergenre romance, paling tidak untuk saat ini. Kenapa? Karena faktanya, patah hati itu menjual.

About Author

S09 Gruppe

S09 Gruppe

S09 Gruppe adalah circle penyedia konten kreatif. Motto kami adalah Care the Creativity, yang berarti kami peduli pada pertumbuhan kreativitas Indonesia. Berkenaan dengan motto tersebut, kami akan selalu memberikan insight-insight kreatif terbaru serta penyemangat untuk berkarya.

Comments

Most
Popular

00-d-buka-bersama-ciayo-corp

Buka Bersama CIAYO Corp, Menjalin Silaturahmi Dengan Komikus Indonesia

Acara buka bersama CIAYO Corp. diadakan tanggal 7 Juni lalu mempertemukan para pegawai CIAYO Corp. dengan komikus dan pa.. more

00-d-penulis-light-novel

Editor Jepang: Penulis Light Novel Ternyata Nggak Bisa Menulis!

Tugas penulis novel adalah menulis novel. Tapi, apa jadinya kalau penulis menyuruh editornya sendiri untuk menulis novel.. more

Astro Boy dan Osamu Tezuka (dailygeekshow.com)

Osamu Tezuka, “The Godfather Of Manga”

Sebagai pecinta komik sejati, Kamu perlu kenalan sama seorang sensei yang keren banget. Siapa dia? Tidak lain dan tidak .. more

(Sumber: www.jobnjoy.com)

Model Plus-Sized Asal Korea Selatan: No More Body Shame!

Untuk jadi model, kamu ga harus punya tubuh yang kurus loh. Gak percaya? Nih, Plus Sized-Model asal Korea Selatan, Yeom .. more

Review The Escape: Pernikahan Yang Melelahkan Dan Menjemukan

Apa yang terjadi saat pernikahan terasa menjemukan? Gemma Artenton dan Dominic Cooper mencari jawabannya di film The Esc.. more