Rahasia Dibalik Melejitnya Band Ikkubaru di Negeri Sakura

11 months ago
band ikkubaru

Go international jadi mimpi bagi sebagian besar musisi Indonesia. Sebagian dari mereka terang-terangan membidik pasar internasional dengan mengandalkan berbagai sumber daya yang mereka punya. Sebagian lagi ternyata sudah go international tanpa diketahui banyak orang. Band Ikkubaru asal kota Bandung masuk ke contoh kedua, dimana mereka terlebih dulu merilis single dan album di Jepang sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.

Dalam beberapa kesempatan di Indonesia, Ikkubaru yang beranggotakan Iqbal, Rizki, Fauzi, dan Banon biasanya enggan berbicara tentang awal karir mereka secara rinci. Namun belum lama ini, Iqbal selaku frontman band Ikkubaru merilis video yang mengungkap hal tersebut di akun Youtube pribadinya.

Dalam video bertajuk “Tips Agar Band Lo Ke Luar Negeri,” Iqbal menceritakan perjalanan awal band Ikkubaru hingga bisa besar di Jepang, sebelum akhirnya berbagi tips untuk go international. Pada awalnya, rekaman demo lagu pertama band yang berdiri tahun 2011 ini diupload secara tidak sengaja ke situs mixtape 8tracks, dimana demo lagu tersebut menarik perhatian orang Jepang bernama Naoki Ikeda. Melalui Naoki, band Ikkubaru dihubungkan dengan DJ/rapper beken Tofubeats dan netlabel Maltine Records, yang menaruh perhatian pada musik Ikkubaru yang terinspirasi Tatsuro Yamashita dan musisi city pop lain.

Mulai dari sini, karir band Ikkubaru dimulai di Jepang. Mereka merilis EP perdana bertajuk Hope You Smile berisi 5 lagu original dan satu remix dari lagu populer Tofubeats. EP ini masih bisa kamu download secara gratis melalui link berikut ini. Selepas Hope You Smile, ternyata Ikkubaru tidak mau berpuas diri dan berani keluar dari comfort zone. Ikkubaru memutuskan untuk mendebutkan album perdananya secara independen lewat label musik mereka sendiri yang dinamai dari EP mereka, Hope You Smile Records. Dengan Naoki yang mengurus labelnya di Jepang, Iqbal dan kawan-kawan segera merampungkan album perdana Amusement Park di Indonesia.

Penampilan band Ikkubaru bersama TWEEDEES di Jepang. Sumber: Ikkubaru
Penampilan band Ikkubaru bersama TWEEDEES di Jepang. Sumber: Ikkubaru

Dengan cepat, band Ikkubaru meraih rapport yang mentereng di Jepang. Hampir setiap tahun mereka bakal terbang ke Jepang untuk menjalani tur di kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, Fukuoka, hingga Kobe. Di Jepang, mereka berkolaborasi dengan musisi lokal, tidak hanya di panggung namun juga di dapur rekaman. Nama Ikkubaru kini tersematkan dalam beberapa lagu yang dibawakan musisi city pop Jepang seperti Especia, Faint*Star, ex-AKB48 Hoshino Michiru, ex-Especia Wakita Monati, TWEEDEES, dan masih banyak lagi.

Meskipun aktivitasnya di Indonesia tidak seramai di Jepang, nama Ikkubaru cukup dihormati oleh kalangan musisi indie lokal dan para penikmatnya. Fansnya tidak banyak, namun mengikuti perkembangan mereka dengan antusias. Buktinya, solo live mereka di tahun 2018 lalu mendapat respon positif dan dimeriahkan musisi lain seperti Dhira Bongs dan Lightcraft.

Showcase debut Ikkubaru di tahun 2018 lalu. Sumber: CIAYO Pictures
Showcase debut Ikkubaru di tahun 2018 lalu. Sumber: CIAYO Pictures

Lalu apa rahasia band Ikkubaru sehingga bisa diterima di Jepang? Sekilas Iqbal dan kawan-kawan beruntung karena bisa dihubungkan langsung dengan pelaku industri musik Jepang. Namun tentu ada alasan kenapa mereka sangat berminat memasarkan Ikkubaru di Jepang. Menurut Iqbal sendiri, kuncinya ada di materi musik itu sendiri. Ia menekankan bahwa musik yang bagus haruslah unik dengan mengambil sifat-sifat terbaik dari inspirasi sang musisi.

Meski demikian, Iqbal menekankan bahwa pada akhirnya audiens Jepanglah yang menentukan hasil akhirnya. Sehingga, ia sangat menyarankan kepada musisi yang ingin go international untuk mempelajari tren di negara yang ingin mereka tuju. Kombinasi antara tren negara tujuan dan originalitas musik akan menghasilkan sebuah karya yang unik dan mampu menarik perhatian. Yang paling penting dari semua itu adalah belajar berkomunikasi dengan audiens di negara tujuan.

Baca Juga: Ikkubaru & Dhira Bongs: Ciptakan Musik Berkesan Hingga Ke Jepang

Suasana tur Ikkubaru tahun 2019 di Jepang. Sumber: Ikkubaru
Suasana tur Ikkubaru tahun 2019 di Jepang. Sumber: Ikkubaru

Apakah kamu seorang musisi/punya band dan ingin mencoba go international? Mungkin tips-tips dari Iqbal barusan bisa membantu kamu mewujudkan impianmu.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00 game boy desktop

Game Boy: Konsol Handheld Anak Emas Nintendo

Sebelum Switch, 3DS dan DS, Nintendo sudah jadi raja video game handheld. Semuanya berkat Nintendo Game Boy... more

chit-chat-shikacchi-desktop

Shikacchi, Author Komik Wavelength yang Melawan Keterbatasan

Shikacchi adalah author komik Wavelength di CIAYO Comics. Meski seorang tuli, hal itu tak menghalanginya untuk berkarya .. more

Banner AFA 2017 Jakarta. Sumber: animefestival.asia

C3 AFA 2017 Jakarta: Perhelatan Akbar Para Penggemar Anime

Bulan Agustus telah tiba, yang artinya sebentar lagi akan digelar acara tahunan keren untuk para penggemar anime di Asia.. more

Sumber: IndieWire

The Shape of Water Menang Best Picture, Apakah Pihak Academy Awards Memang Telah Memberikan Keputusan Yang Tepat?

Film drama fantasi arahan sutradara Guillermo Del Toro (Hellboy) ini, diumumkan sebagai pemenang Best Picture A.K.A Film.. more

PAKOBAN X CIAYO Comics

Hi bro sis! Selama ini kan CIAYO Comics suka mampir ke event-event di Jakarta aja. Nah, kali ini CIAYO Comics jalan-jala.. more