Randoseru: Tas Punggung Anak SD Jepang Yang Ikonik

11 months ago
Sumber: ablwang.com

Kalau bro sis sering nonton anime yang ada karakter anak SD di dalamnya, besar kemungkinan kalau bro sis pernah melihat Randoseru (tas ransel) yang dibawa oleh karakter tersebut ke sekolah.

Tas anak sekolah SD di Jepang. Sumber gambar: rakuten.co.jp

Tas anak sekolah SD di Jepang. Sumber gambar: rakuten.co.jp

Contoh paling mudah mungkin dilihat dari anime “Doraemon”. Nobita dan teman-temannya sering terlihat membawa tas yang disandang di punggung mereka bukan? Tas ransel berbentuk petak itu? Nah, itulah yang disebut dengan Randoseru.

Nobita dan Shizuka dengan Randoseru mereka. Sumber gambar: tokyosquare.vn

Nobita dan Shizuka dengan Randoseru mereka. Sumber gambar: tokyosquare.vn

Percaya nggak bro sis, kalau asal kata Randoseru (ランドセル) itu dari bahasa Belanda yang juga kita adopsi disini? Ya, Randoseru berasal dari kata “Ransel”. Kita orang Indonesia juga menggunakan kata ini untuk mendeskripsi sebuah tas yang disandangkan ke punggung, ransel/tas ransel.

Di Jepang, secara tradisional anak-anak SD menggunakan Randoseru dengan dua varian warna: hitam untuk anak laki-laki dan merah untuk anak perempuan. Tapi belakangan hal ini tidak lagi jadi patokan.

Mungkin karena imej “tas anak-anak”, bro sis mengira kalau harga Randoseru itu murah?

Sayang sekali, itu salah besar. Randoseru kebanyakan berbahan kulit, dan dirancang agar tahan lama. Bahkan bisa digunakan sepanjang tahun sekolah SD disana, yang berarti sampai enam tahun.

Sebuah Randoseru yang dirancang agar bertahan selama itu, tentu saja benda tersebut harus dibuat dengan bahan dan teknik berkualitas tinggi. Randoseru ‘pasaran’ bisa didapatkan dengan harga sekitar $80, namun kebanyakan orang tua membelikan anak mereka Randoseru yang berbahan ‘all-leather’ agar lebih tahan lama. Sehingga harga Randoseru ‘all-leather’ dapat menyentuh angka $300, $800 atau bahkan lebih lagi.

Tas anak sekolah SD di Jepang ini harganya bisa ribuan dollar. Sumber gambar: bluemaize.net

Tas anak sekolah SD di Jepang ini harganya bisa ribuan dollar. Sumber gambar: bluemaize.net

Sebagian besar Randoseru merupakan produk dalam negeri Jepang sendiri (dan kita tahu bagaimana orang Jepang sangat menghargai produk dalam negeri mereka) dan menjadi komoditi penting setiap tahun. Randoseru dirancang dengan pemikiran bahwa benda itu akan digunakan oleh anak sekolah sepanjang musim selama enam tahun. Jadi bisa dibayangkan betapa kuatnya ‘build quality’ sebuah Randoseru.

Anak SD di Jepang memakai tas yang sama selama enam tahun. Sumber gambar: jpninfo.com

Anak SD di Jepang memakai tas yang sama selama enam tahun. Sumber gambar: jpninfo.com

Randoseru secara tradisional dirancang dengan pemikiran untuk anak usia sekolah SD, Oleh karena itu, saat aktris Amerika Serikat Zooey Deschanel terlihat membawa Randoseru di kota New York, hal itu pun menjadi berita di negara Jepang. Banyak orang Jepang menilai hal itu sebagai hal aneh/tidak biasa. Walau sebenarnya kelompok kecil hipster di Jepang juga sudah melakukannya lebih dulu dibandingkan Ms. Deschanel di New York.

Zooey Deschanel dengan Ransel khas Jepang tahun 2014. Sumber gambar: kotaku.com

Zooey Deschanel dengan Ransel khas Jepang tahun 2014. Sumber gambar: kotaku.com

Warna Randoseru secara tradisional dibuat hanya dalam warna hitam dan merah. Namun, sekitar sepuluh tahun belakangan ini, Randoseru muncul dengan warna-warna lain seperti biru ataupun pink.

Kawaii ne~ Randoseru Choco Pink. Sumber gambar: rakuten.co.jp

Kawaii ne~ Randoseru Choco Pink. Sumber gambar: rakuten.co.jp

Belakangan ini Randoseru mulai digunakan untuk kelompok non anak-anak. Randoseru juga semakin dipopulerkan oleh merk-merk apparel terkenal seperti Nike dan Puma, yang membuat randoseru versinya.

Puma dengan Randoseru versinya sendiri. Sumber gambar: twitter.com/kids_osiya

Puma dengan Randoseru versinya sendiri. Sumber gambar: twitter.com/kids_osiya

Merk lokal juga tak mau kalah dalam mengeluarkan Randoseru untuk orang dewasa. Salah satunya seperti merk Akujidou, yang menjual Randoseru untuk orang dewasa seharga $1.115. Walau terdengar mahal, namun harga tersebut sama dengan (dan bahkan dalam beberapa kasus lebih murah dari) Randoseru yang ditujukan untuk anak sekolah SD di Jepang.

Randoseru sebagai fashion untuk kaum hipster. Sumber gambar: akujidou.com

Randoseru sebagai fashion untuk kaum hipster. Sumber gambar: akujidou.com

Jadi gimana, bro sis? Berminat memiliki tas anak sekolah SD Jepang yang harganya tidak murah ini?

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

(Sumber : Koleksi Foto Dhiqi Hasbi)

Kangen sama ASO? Ngobrol Bareng sama Author Komik ASO Dulu Yuk!

Komik ASO itu based on true story bukan ya?.. more

Cobra Kai: Sekuel Karate Kid yang Awalnya Tidak Terduga

Sekuel film bukan hal aneh di industri perfilman. Terutama untuk film yang memang menghasilkan profit besar dan/atau rev.. more

Koe no Katachi (A Silent Voice): Kesempatan Kedua dan Persahabatan

Koe no Katachi (A Silent Voice) adalah anime terbaru yang masuk ke Indonesia pada awal Mei ini, tidak terlalu jauh dari .. more

faza-banner-desktop

Faza Meonk Banyak Belajar Dari Film Si Juki

Film Si Juki: The Movie berakhir setelah tayang di bioskop selama dua minggu. Bagaimana pengalaman Juki di film pertaman.. more

Beny Maulana, Head of Comics Division CIAYO Corp

Beny Maulana: Target Tahun Ini 100 Judul Komik Official di CIAYO Comics

Tahun ini CIAYO Comics dikabarkan telah mematok target untuk merilis 100 judul komik official yang akan terbit setiap mi.. more