Rapper Kontroversial Sejagat Akhirnya Comeback, Eminem Kok Jadi Kalem?

3 weeks ago
Sumber gambar: thedailybeast.com

Siapa sih penggemar musik dunia yang tidak mengenal Eminem?

Rapper/produser/aktor dari Detroit, Michigan Amerika Serikat ini sepertinya sudah sinonim dengan “kesuksesan” serta “kontroversi” sepanjang hidupnya. Lahir besar dari keluarga berantakan (ayah nggak jelas dan ibu pemabuk, abusive serta pengguna narkoba), Marshall Bruce Mathers III tumbuh dengan bayangan suram masa depan kebanyakan anak-anak yang senasib dengannya. Tapi dia memiliki sesuatu. Bakat. Bakat yang kelak menyelamatkan diri serta masa depan yang seharusnya suram itu. Bakat tersebut adalah rapping.

Walau terlihat “ah nge-rap itu hanya ngomong cepat berirama saja ‘kan?” tapi menyanyi dengan rhyme rap bukan sesuatu yang siapapun bisa lakukan. Perlu kecerdasan merangkai kata dalam kalimat dan mengaturnya dalam irama. Dan Marshall mampu melakukan hal itu.

Yang jadi istimewa: nge-rap adalah ‘skill-nya orang kulit hitam’. Sangat jarang sekali ada rapper yang berasal dari golongan kulit putih. Satu dua nama memang pernah muncul di dunia rap, seperti dulu ada Vanilla Ice yang terkenal dengan single “Ice Ice Baby” itu. Tapi secara statistik? Dunia dan bisnis rap music adalah domain dominasi orang berkulit hitam. Marshall, si pemuda kulit putih yang kemudian mengadopsi nama panggung ‘Slim Shady’, mampu melakukan rap yang bahkan lebih baik dari rata-rata rapper berkulit hitam.

Si ‘One Hit Wonder’ Vanilla Ice. Sumber gambar: billboard.com

Si ‘One Hit Wonder’ Vanilla Ice. Sumber gambar: billboard.com

Tapi bakat tanpa keberuntungan tidak akan menghasilkan apapun. Dan Slim Shady beruntung karena menemukan (atau ditemukan?) oleh Dr. Dre. Dre sendiri adalah legenda musik rap Amerika. Dikenal sebagai bagian grup rapper “NWA / Niggaz With Attitude from Compton”, Dre juga merupakan seorang produser musik rap. Intuisi bisnisnya bekerja saat melihat performa Slim Shady, dan kemudian membawa pria kulit putih berbakat itu ke level yang lebih tinggi di bisnis musik rap.

Beruntung karena saling menemukan. Sumber gambar: hiphop-n-more.com

Beruntung karena saling menemukan. Sumber gambar: hiphop-n-more.com

Dan sisanya adalah sejarah.

Marshall alias Slim Shady, yang kemudian memakai nama panggung lain “Eminem”, kini dianggap sebagai satu dari sedikit artis musik hip-hop terbesar sepanjang masa. Dia ada di urutan ke-83 dari Rolling Stone’s 100 Greatest Artists of All Time. Menurut badan survey Nielsen SoundScan, seluruh album Eminem sudah terjual lebih dari 172 juta unit. Dan itu hanya untuk periode tahun 2000 s/d 2009 saja. Page Vevo YouTube Eminem sudah ditonton orang lebih dari 9 Milyar kali. Majalah Rolling Stones juga tak ragu menggelari Eminem sebagai “The King of Hip-Hop” pada bulan Agustus 2011, berdasarkan berbagai pencapaian pria jenius dalam soal lirik rap ini. Tidak hanya jumlah penjualan album, tapi sederet penghargaan seperti Piala Grammy maupun Piala Oscar (Eminem adalah satu-satunya artis hip-hop yang pernah memenangi Oscar untuk kategori Best Soundtrack di Academy Awards) sudah ada di rak piala Eminem.

Momen saat Barbra Streisand mengumumkan pemenang Oscar untuk Best Song. Sayang Eminem tidak hadir saat itu. Sumber gambar: youtube.com

Momen saat Barbra Streisand mengumumkan pemenang Oscar untuk Best Song. Sayang Eminem tidak hadir saat itu. Sumber gambar: youtube.com

Walau kehidupan pribadinya penuh gelombang (pernah ketergantungan narkoba, kekerasan domestik, maupun masalah legal silih berganti menghantui Eminem), tapi pria kelahiran 1972 ini tetap commit di jalur yang membesarkan namanya: yaitu musik rap dan hip-hop. Setelah lama vakum (album terakhirnya, The Marshall Mathers LP 2. rilis tahun 2013), Eminem kembali mengguncang musik rap dunia dengan album bertajuk “Revival”.

Album studio ke-9 Eminem. Sumber gambar: hiphopdx.com

Album studio ke-9 Eminem. Sumber gambar: hiphopdx.com

Revival dirilis resmi 15 Desember 2017 dan langsung melesat ke puncak tangga lagu Billboard sebagai album No.1 saat diluncurkan. Jika di total, kini ada 8 album Eminem yang memuncaki Billboard saat dirilis. Dan ini meletakkan Eminem sejajar dengan artis penyanyi lainnya seperti Kenny Chesney, Madonna serta U2. Mereka hanya kalah jumlah dari The Beatles (19 album), Jay-Z (14 album), Bruce Springsteen & Barbra Streisand (masing-masing 11 album), Elvis Presley (10 album), serta Garth Brooks dan The Rolling Stones (masing-masing 9 album).

Tapi tetap saja, nama-nama ini merupakan nama-nama besar di industri musik Amerika Serikat. Dan Eminem ada di antara mereka.

Revival merupakan album studio ke-9 Eminem. Single pertama dari album ini adalah “Walk on Water”, yang dinyanyikan Eminem bareng Beyonce. Beyonce bukan satu-satunya bintang tamu di album ini. Ada Alicia Keys, Ed Sheeran, Pink, hingga Skylar Grey ikut bernyanyi bersama Rapgod (atau Rapking?) fenomenal ini. Total ada 19 tracks di dalam album Revival dari Eminem.

Jika harus memberikan penilaian, saya pikir album Revival memang menunjukkan mengapa eksistensi Eminem masih tetap dianggap penting untuk musik rap/hip-hop dunia saat ini. Tapi sepertinya energi yang terasa dari album ini mulai kedodoran jika dibandingkan album-album sebelumnya. Eminem seperti terlalu mengandalkan ‘bantuan’ penyanyi (pop) lain sehingga sedikit mengecilkan/mengaburkan apa yang harusnya jadi ‘suguhan’ utama dari tiap lagu yang ada. Apa mungkin karena dia sudah menyelesaikan banyak hal? Kemarahan dan ledakan emosi yang dulu sering terasa di album-album lama Eminem makin memudar di album Revival. Walau tetap ada, seperti ketidaksukaannya pada PotUS (Presiden Amerika Serikat) saat ini yang ditunjukkannya secara eksplisit, namun entah kenapa saya merasa Eminem mulai terasa … apa ya, dewasa? Kalem? Lagu-lagunya tetap asik sih. Tapi sedikit terasa ‘terlalu biasa’. Tidak lagi eksplosif seperti dulu.

Semakin dewasa berarti semakin kalem? Sumber gambar: hollywoodreporter.com

Semakin dewasa berarti semakin kalem? Sumber gambar: hollywoodreporter.com

Tapi itu mungkin perasaan saya saja, bro sis. Pendapat bro sis sendiri gimana? Bisa comment di bawah 😀

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Komik Valiant Berjudul Bloodshot Akan Dibuat Film, Vin Diesel Berkemungkinan Terlibat

Valiant mengumumkan bahwa mereka sudah menjalin kerja sama dengan Sony Pictures untuk memproduksi 5 film yang diadaptasi.. more

Sumber: mangamon.id

Tips Buat Dapetin Free Entry (TIKET GRATIS) ke Indonesia Comic Con 2017!

Masuk Comic Con 2017 tanpa bayar? Gimana caranya tuh?.. more

www.desktoppapers.co

Bocoran Film Animasi yang Akan Hadir di Tahun 2018

Beberapa film animasi yang sedang kita tunggu-tunggu kehadirannya bakal segera tayang di tahun 2018, loh! Penasaran ada .. more

The Kasuaris – Episode 3: Ranjau di Rumah

Sampe rumah, masih ada rintangan yang kudu dihadepin sebelum santai-santai di kamar. Nggak cuman satu, tapi ada beberapa.. more

Popcon Asia 2017, 5-6 Agustus 2017

Popcon Asia 2017, Ajang Silahturami Para Kreator Industri Kreatif Indonesia

Popcon Asia 2017 yang digelar pada 5-6 Agustus kemarin, masih sukses dan makin sukses menarik perhatian pengunjung! Even.. more