Resident Evil 6 Adalah Seri RE yang Buruk? Tidak Juga Kok!

8 months ago
Resident Evil 6 (Sumber: Evil Resource)

Ketika cuplikan trailer game Resident Evil 6, dirilis pada 19 Januari 2012, bisa dibilang kala itu seluruh fans, merasa takjub nan excited sendiri  bukan kepalang. Tidak hanya terhadap tampilan grafisnya yang semakin indah saja, rasa kekaguman yang amat sangat juga tertuju terhadap premis kisahnya yang notabene, merupakan klimaks megah dari keseluruhan plot wabah zombie di kota Racoon (Raccoon City) yang sangat melegenda itu.

Kedua faktor tersebut, ditambah dengan fakta bahwa di game ini kita bisa memainkan 4 skenario cerita berbeda yang saling inter-connected (berkaitan) satu sama lain, membuat rasa excited tersebut semakin menjadi-jadi saja.

Tapi sayangnya, ketika RE 6 akhirnya dirilis pada tanggal 2 Oktober 2012, rasa excited yang telah terbangun selama hampir 10 bulan tersebut, mendadak berubah menjadi kekecewaan yang amat sangat. Atau dengan kata lain, sebagian besar fans, tidak menyukai RE 6 sama sekali. Wah, kok bisa begitu ya bro sis?

 Chris Redfield & Piers Nivans Campaign (sumber: keywordsuggest)

Chris Redfield & Piers Nivans Campaign (sumber: keywordsuggest)

Menurut fans mereka tidak suka dengan perubahan (shifting) gameplay-nya yang terasa seperti game action-shooting ketimbang game survival horror seperti di seri sebelumnya. Dan memang bro sis, saya sendiri juga merasakan demikian. Terutama, ketika memainkan misi (campaign) si veteran RE, Chris Redfield bersama anak buahnya,Piers Nivans.

ketika memainkan misi ini, saya benar-benar merasa tidak berbeda jauh seperti ketika memainkan mode zombie yang terdapat di game Call of Duty. Misi Leon S.Kennedy bersama Helena Harper pun juga terasa lebih action ketimbang survival horror walau, masih lebih terasa unsur klasik RE-nya daripada misi Chris. Mungkin hanya misi Sherry Birkin bersama Jake Muller dan misi solo Ada Wong yang menurut saya, benar-benar terasa unsur RE-nya.

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka sekali lagi, tidaklah heran apabila fanboy franchise RE, benar-benar tidak suka dengan game ini. Bahkan nih bro sis, tidak sedikit juga loh yang sampai melabeli RE 6 sebagai game RE terburuk sepanjang masa.

Kate Winslet & Laurence Fishburne di film Contagion (sumber: npr)Kate Winslet & Laurence Fishburne di film Contagion (sumber: npr)

Kate Winslet & Laurence Fishburne di film Contagion (sumber: npr)

Namun bro sis, terlepas saya juga merasakan hal yang sama, anehnya hingga detik ini, saya tidak pernah bosan-bosannya memainkan game ini berulang-ulang kali.

“Loh kok bisa begitu?” Simpel bro sis. Dari dulu saya memanglah penyuka film atau game yang memiliki plot inter-connected. Entah mengapa, saya sejak dulu selalu terkagum-kagum dengan kemampuan penulis naskah atau sutradara yang bisa mengarahkan sekaligus menampilkan kisah yang saling berkaitan tersebut.

Terdapat dua film plot inter-connected yang merupakan favorit saya: Babel (2006) dan Contagion (2011). Dan entah mengapa, setiap kali memainkan RE 6, saya serasa seperti kembali menyaksikan kedua film tersebut.

Sherry Birkin & Jake Muller Campaign (sumber: digitalspy)

Sherry Birkin & Jake Muller Campaign (sumber: digitalspy)

Selain faktor tersebut, faktor lain yang membuat saya “ketagihan” untuk mengulang-ulang game ini, adalah faktor fun yang sangat tinggi dibandingkan game-game RE sebelumnya.

Memang game ini tidaklah membuat kita kaget dan tegang. Tapi game ini terasa asyik saja untuk dimainkan. Dan menurut saya, game memanglah harus demikian. Alias, harus bisa membuat kita serius tapi tetap terasa fun di saat yang bersamaan dan Resident Evil 6, sukses dalam mewujudkan hal tersebut.

 Leon Kennedy & Helena Harper (Sumber: Metro)


Leon Kennedy & Helena Harper (Sumber: Metro)

Sekilas mungkin rasa kesukaan saya terhadap game ini terlihat subyektif. Tapi kenyataannya, lumayan banyak juga kok media / kritikus game, yang juga suka dengan game yang storyline-nya ditulis oleh Shotaro Suga ini.

Situs Metacritic, memberikan nilai di kisaran 60-70% untuk terhadap tiap-tiap versi console. Beberapa kritikus, memberikan pujian yang sangat besar terhadap naskah cerita, tampilan grafis serta tentunya, A.I. (artificial intelligence) zombie-zombie yang ada di game ini. Bahkan, reviewer dari Official Xbox Magazine mengatakan bahwa Resident Evil 6, adalah salah satu contoh game shooting yang paling sempurna dan juga, merupakan game yang paling sempurna sebagai game “perpisahan” dari franchise milik Capcom ini.

Ada Wong campaign (sumber: screensider)

Ada Wong campaign (sumber: screensider)

Pada akhirnya, Resident Evil 6, untuk terakhir kalinya dapat dikatakan merupakan seri RE yang tidaklah seburuk seperti yang telah dikatakan.  Nyatanya, terlepas game ini bergnati haluan dari survival horror ke action-shooting, game ini memiliki faktor fun dan faktor repetitif yang sangat mengasyikan. Lebih jauhnya lagi, multi interconnected storyline yang ditampilkan, jugalah membuat kita serasa menyaksikan film-film Hollywood.

Nah bagaimana nih sekarang pendapat bro sis terhadap pembahasan ini? Apakah bro sis memang juga suka dengan Resident Evil 6? Atau justru, bro sis sama seperti kebanyakan fans, tidak menyukai sama sekali? Silahkan sampaikan komentarnya ya!

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

00-d-bumblebee-trailer

Kupas Tuntas Trailer Film Bumblebee: Nostalgia Transformers G1

Spinoff Transformers, Bumblebee, menampilkan trailer pertamanya. Ada apa saja di sana?.. more

(news.marvel.com)

Pakai Kostum Superhero Favorit Bisa Ikutan Costoberfest 2017???

Hellooo buat kalian para pecinta cosplayer, saatnya unjuk gigi untuk menampilkan kostum pahlawan Marvel terbaik kalian d.. more

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Kamu Datang ke BEKRAF Game Prime

BEKRAF Game Prime  kembali lagi tahun ini! Buat Kamu-kamu yang hobi nge-game, bisa nih datang ke acara ini... more

Sumber: nyblueprint.com

Call Me By Your Name: Kisah Cinta yang Dinodai Setetes Tinta Abu-Abu

Diadaptasi dari novel Ande Aciman dengan judul yang sama, “Call Me by Your Name”, berhasil menciptakan ruang-ruang a.. more

CIAYO Comics rewards

Ngomik di CIAYO Comics Bisa Dapat Poin dan Hadiah!

Di CIAYO Comics REWARDS, pembaca dan komik bisa dapat hadiah! Jawab pertanyaan, kumpulkan point, dan tukarkan dengan ber.. more