Review Film Bleach – Pertarungan Pedang Ala Yuji Shimomura Yang Cukup Singkat

3 weeks ago
film bleach

Para penggemar manga dan anime Bleach tentu tidak ingin melewatkan live-action yang satu ini. Apalagi keterlibatan nama-nama besar seperti Shinsuke Sato sebagai sutradara (ia pernah mengadaptasi cerita hit I Am a Hero), Yuji Shimomura yang menjadi salah satu action supervisors (ia merupakan koordinator aksi terkenal di Jepang), dan Sota Fukushi yang berperan sebagai Ichigo Kurosaki. Dirasa karya Tite Kubo ini akan menjadi sesuatu yang sangat luar biasa seperti yang ada pada versi manga-nya.

Secara garis besar film Bleach mencoba berada di jalur yang mirip dengan manga-nya tapi memiliki beberapa perombakan yang terasa sedikit penuh paksaan. Pembuka cerita diawali dengan kisah yang cukup gelap, memiliki suasana yang terjaga dengan sangat bagus. Adegan pembuka ini cukup berhasil membawa atmosfer Bleach versi manga ke dalam tampilan yang tepat.

Sumber: Amazon

Sumber: Amazon

Memang tidak mudah merangkum poin cerita utama Bleach yang terdiri dari tujuh volume  menjadi 108 menit. Apalagi ada cukup banyak karakter di Bleach yang sangat sayang jika sampai tidak muncul ke permukaan. Namun batasan durasi yang singkat pada akhirnya membuat banyak karakter hanya muncul sekilas dan tidak memberikan kesan mendalam bagi penonton.

Fokus cerita masih berkisar tentang Rukia Kuchiki (Hana Sugisaki), seorang Soul Reaper yang terpaksa memberikan kekuatannya kepada Ichigo agar bisa mengalahkan Hollows. Sejak awal Ichigo memang memiliki kemampuan bisa melihat hantu. Plot ini masih bergerak pada jalur yang sama dengan manga, bahkan beberapa kemunculan Hollows pun dibuat sama.

Baca Juga: Bleach: Shonen Manga Populer Yang Tidak Bertahan Lama

Review Film Bleach

Ichigo menghadapi Hollow. Sumber: Neo Tokyo 2099

Ichigo menghadapi Hollow. Sumber: Neo Tokyo 2099

Seperti kebanyakan cerita yang dimiliki oleh Shonen Jump, film Bleach masih mempertahankan formula yang saya rasa sudah mulai membosankan. Jika kalian suka mengikuti manga keluaran Shonen Jump tentu kalian mengerti apa yang dimaksud disini. Memang ini bukan hal yang salah, hanya saja dengna formula yang hampir sama, maka cerita jadi lebih mudah ditebak daripada memunculkan twish baru yang lebih segar.

Beberapa adegna klasik coba dimunculkan, namun hal ini malah membuat pengembangan karakter jadi terganggu. Saya cukup kesal ketika melihat karakter Ichigo yang awalnya muncul begitu hebat lalu tiba-tiba dipertarungan selanjutnya malah terlihat bodoh saat menghadapi Hollows. Dan setiap pertarungan melawan Hollows pun tidak tampil secara dinamis sekeren yang pernah ada di versi manga. Saya jadi bertanya-tanya dibagian mana Yuji Shimomura ambil bagian, sebab biasanya Yuji bisa menampilkan adegan aksi serta koreo pertarungan yang sangat keren.

Ichigo dan Rukia, membangun chemistry. Sumber: Comic Book

Ichigo dan Rukia, membangun chemistry. Sumber: Comic Book

Permasalah lainnya yang juga muncul dalam film ini, adalah terlalu cepatnya perkenalan beberapa karakter, sehingga terasa sangat dipaksakan. Bahkan ada beberapa karakter yang bahkan tidak perlu muncul pun tidak akan mempengaruhi alur cerita.

Mungkin sulit bagi Shinsuke Sato untuk keluar dari apa yang telah dibuat oleh Tite Kubo, oleh sebab itu ia masih berpegang pada cerita aslinya dengan menampilkan beberapa adegan klasik sebagai tanda penghormatan. Dan hal ini sedikit agak ringan karena garis besar cerita film Bleach tergolong sederhana. Namun juga sekaligus menjadi semacam pembatasan dalam hal kreatifitas untuk menampilkan sesuatu yang benar-benar baru.

Sayang sekali Uryu tidak banyak dapat bagian. Sumber: IGN

Sayang sekali Uryu tidak banyak dapat bagian. Sumber: IGN

Hal positif yang terlihat sangat menonjol untuk film ini adalah kostum para karakter serta visual efek yang cukup halus. Kostum dibuat lebih nyaman dan tidak memaksa terlihat sangat mirip dengan versi manga. Hal ini sering kali menjadi masalah yang cukup besar ketika sebuah manga diadaptasi menjadi film, sebab jika terlalu mengikuti detil di manga maka tentu tampilan karakter di dunia nyata akan terlihat jadi aneh.

Setelah menunggu aksi Ichigo yang super keren seperti di manga-nya, pada akhirnya pertarungan pedang yang sangat dinamis pun bisa muncul walau itu terasa sudah cukup terlambat. Andai saja sejak melawan Hollows, pertarungan khas garapan Yuji Shimomura itu muncul, mungkin film ini akan terlihat jauh lebih seru.

Kesimpulan

Ichigo vs Renji. Sumber: sdpnoticias

Ichigo vs Renji. Sumber: sdpnoticias

Film Bleach mencoba menceritakan ulang kisah dalam versi manga-nya ke versi layar lebar dengan sedikit penyesuaian namun memaksa merangkum semuanya ke dalam durasi 108 menit. Kemunculan karakter dibuat selengkap mungkin walau akhirnya mengorbankan kesan para karakter itu sendiri dan akhirnya mudah untuk dilupakan. Masih mencoba menghadirkan momen klasik tapi dengan eksekusi yang tidak tepat dan dipaksakan. Dan pada akhirnya permainan pedang Saotome adalah bagian paling keren yang layak untuk ditonton dengan harpaan durasinya bisa lebih baik diperpanjang lagi.

Banner Komik Action

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Trigger Junkie - CIAYO Comics

Trigger Junkie: Kenalan Sama Wanda, Yuk!

Buat yang suka baca Trigger Junkie, pasti kenal sama Wanda. Yuk, kenalan lebih lanjut!.. more

Ockto Baringbing: Menulis Cerita Komik Sampai Luar Negeri

Sempat naik di kancah internasional, pria jebolan DKV ITB ini akhirnya tidak lelah melahirkan karya-karya barunya. Ockto.. more

TheMandalorian-Thumb

The Mandalorian: TV Series Star Wars yang Akan Ditangani Sutradara-Sutradara Kelas Hollywood

“Mandalorian” adalah sebutan untuk mereka yang berasal dari planet Mandalore di kisah Star Wars. Serial The Mandalor.. more

James & Martha Season 2 (CIAYO Comics)

James & Martha Season 2: Munculnya Sosok Masa Lalu James

Komik romantis "James & Martha" yang bernuansa Retro Amerika ini sudah memasuki season 2. Pada season 2 kali ini, sang a.. more

Sumber: www.crunchyroll.com

Kesan Pertama Menonton Mahou Shoujo Ore: Magical Girl dengan Konsep Absurd

Siapa bilang Magical Girl selalu identik dengan kesan imut dan romantis? Di musim semi 2018 ini, penggemar anime dikejut.. more