Review Nekopara OVA: Dimulai di Kickstarter, Selesai di Steam, Hasilnya Jadi Anime yang Nggak Biasa!

12 months ago

Kalau bicara soal Kickstarter, rasa-rasanya ada perasaan rumit begitu bro sis. Setiap ada kampanye Kickstarter yang berhasil diluncurkan, hasil akhirnya kadang ada di bawah ekspektasi. Misalnya konsol game Ouya berbasis Android yang jatuhnya sangat medioker dan langsung dilupakan, atau game Mighty No. 9 yang punya hype besar banget tapi hasil akhirnya tidak sesuai dengan janji yang digemborkan Inafune-san sang kreatornya.

Ada nggak sih proyek Kickstarter yang berhasil diluncurkan dan memenuhi semua janji ambisius yang bikin orang tertarik mendukungnya? Jawabannya memang banyak bro sis, dan baru-baru ini ada satu lagi proyek Kickstarter yang berhasil memenuhi janjinya itu.

Dua gadis kucing di dalam kotak! (Sumber: Just Push Start)

Dua gadis kucing di dalam kotak! (Sumber: Just Push Start)

Bro sis pernah main Nekopara? Nekopara adalah game tipe kinetic novel yang diproduksi oleh Neko Works. Apa sih kinetic novel itu bro sis? Kalau ada game visual novel yang punya berbagai rute bercabang dan ending berbeda, kinetic novel ini sistemnya jauh lebih linear. Alias, Nekopara ini ceritanya hanya punya satu ending saja.

Biar begitu, Nekopara ini jadi salah satu game Steam yang ngetop loh. Sejauh ini Neko Works udah merilis tiga game Nekopara, plus satu game prekuel. Apa sih yang bikin Nekopara ini populer? Mungkin karena Nekopara mengisi niche game yang ditujukan untuk otaku garis keras. Selain itu ada sesuatu yang membuat orang tertarik memainkan game tentang kucing peliharaan yang entah kenapa punya badan perempuan kawaii.

Nekopara dimainkan dengan linear. (Sumber: Steam)

Nekopara dimainkan dengan linear. (Sumber: Steam)

Awalnya saya mengira Nekopara ini semacam game eroge biasa yang viral karena menjual konten dewasa. Melihat dari presentasi visualnya pun, nampaknya klaim tersebut punya dasar. Memangnya apa lagi sih yang lebih menjual selain sedikit fanservice? Namun, hal tersebut terbukti fatal karena membuat orang judgemental.

Semuanya berubah setelah Nekopara OVA rilis. Anime Nekopara OVA ini dibuat berkat bantuan fans Nekopara di Kickstarter yang menyumbangkan dana. Walau sempat diundur hingga bulan Desember ini, anime Nekopara OVA akhirnya rilis juga untuk para pendukung Kickstarter serta untuk khalayak ramai via Steam.

Poster Nekopara OVA. (Sumber: Know Your Meme)

Poster Nekopara OVA. (Sumber: Know Your Meme)

Steam? Merilis anime? Yap, Steam memiliki layanan streaming video untuk menayangkan film serta anime. Steam punya beberapa koleksi mulai dari dokumenter DOTA2, seri film OATS milik sutradara Neill Blompkamp, serta koleksi anime yang disadur dari beberapa layanan streaming anime lain. Nekopara OVA merupakan kasus yang unik loh bro sis, soalnya merupakan judul anime yang langsung diterbitkan ke Steam tanpa bantuan pihak ketiga.

Kisah Nekopara OVA merupakan adaptasi dari dua game pertama Nekopara serta sedikit cuplikan dari game prekuel. Dalam dunia Nekopara, kucing-kucing peliharaan memiliki tubuh manusia namun bertelinga dan berekor layaknya kucing. Cerita dimulai saat Minazuki Kashou tengah menyiapkan toko roti barunya, La Soleil. Saat mengepak barang, ia menyadari ada suara mencurigakan dari dua kardus. Ketika dibuka, terkejutlah ia melihat dua kucing peliharaannya, Chocola dan Vanilla.

Sejak kecil Chocola dan Vanilla nempel terus. (Sumber: Steam)

Sejak kecil Chocola dan Vanilla nempel terus. (Sumber: Steam)

Chocola dan Vanilla adalah kucing kembar yang dipungut oleh keluarga Minazuki setelah dibuang di pinggir jalan. Kashou dan adiknya Shigure merawat mereka bersama empat kucing lainnya; Azuki, Maple, Cinnamon dan Coconut. Dari semua kucing keluarga Minazuki, Chocola dan Vanilla-lah yang paling lengket dengan Kashou. Jadi keduanya pun bersikeras untuk pergi bersamanya kemanapun ia pergi.

Kucing kembar yang selalu ingin bersama majikannya, bahkan jika mereka harus bekerja keras. (Sumber: Steam)

Kucing kembar yang selalu ingin bersama majikannya, bahkan jika mereka harus bekerja keras. (Sumber: Steam)

Selama hampir satu jam, Nekopara OVA menampilkan dua kisah utama. Pertama adalah pergelutan Chocola dan Vanilla untuk meyakinkan Kashou agar mereka bisa tinggal di La Soleil, dan kedua adalah usaha keduanya untuk lolos ujian bel demi diterima di masyarakat luas. Di antara cerita Chocola-Vanilla dan Kashou, ada juga sketsa-sketsa pendek yang melibatkan Shigure serta empat kucing peliharaan keluarga Minazuki.

Anime yang diproduksi Neko Works bersama dengan studio anime ixtl dan Felix Film ini secara mengejutkan mampu menghancurkan image Nekopara di dalam pikiran saya. Nekopara OVA tidak menampilkan berbagai macam excuse dan pembenaran untuk melempar fanservice seronok ke muka penontonnya. Kisah slice of life dan drama dalam Nekopara OVA memanglah slice of life dan drama dalam bentuk sebenarnya, tanpa bumbu pemanis yang tidak perlu.

Kashou, main character yang bisa jaga sikap. (Sumber: GramUnion)

Kashou, main character yang bisa jaga sikap. (Sumber: GramUnion)

Fokus cerita akan didominasi perkembangan karakter Chocola, Vanilla dan Kashou, plus selipan interaksi dengan Shigure dan empat kucing lainnya. Hubungan mereka sangat tulus dan jujur; Kashou sebagai karakter utama laki-laki tidak diposisikan sebagai karakter hampa yang biasa dijadikan self-insert. Ia punya pendirian dan ambisi; sikapnya di hadapan para kucing juga wajar layaknya majikan kucing pada umumnya. Para kucing pun tidak menjadi sebatas karakter heroine yang memperebutkan perhatian Kashou. Selain Chocola dan Vanilla, keempat karakter kucing lainnya memang menjadi karakter pendukung yang sepatutnya.

Agak sedikit disayangkan bahwa Nekopara OVA terlalu fokus pada aspek drama dan perkembangan tiga karakter utamanya, sehingga ia melupakan inti penting dari Nekopara itu sendiri: toko roti. Rasanya seperti nonton K-ON saja, dimana Chocola dan Vanilla lebih sering terlihat bermain dengan Kashou dibanding membantu majikannya bekerja di toko. Drama yang ada dimainkan dengan cantik, namun kadang terkesan lebay seperti sinetron. Ia tidak bakal membuatmu menangis layaknya Clannad, namun ada beberapa momen emosional yang punya feel kuat.

Karakter sampingan jadi tembahan manis tapi menjauhkan dari inti Nekopara itu sendiri. (Sumber: Steam)

Karakter sampingan jadi tembahan manis tapi menjauhkan dari inti Nekopara itu sendiri. (Sumber: Steam)

Soal grafis, Nekopara OVA menyajikan kualitas grafik yang standar. Desain ilustrasi dari game diadaptasi ke media anime yang lebih mengedepankan warna-warna flat dengan efek sepatutnya. Buat saya pribadi ini membuat anime Nekopara lebih nyaman dipandang. Kualitas animasinya pun cukup standar dan tidak begitu mengecewakan. Mungkin ini salah satu alasan dibalik suksesnya penyajian Nekopara OVA dari Kickstarter ke produk jadi. Neko Works tidak memaksa untuk menciptakan animasi yang super ambisius, sehingga budget yang didapat terjaga dengan baik.

Dengan kontrol budget yang efisien, Neko Works mampu membawa beberapa staf kenamaan dalam Nekopara. Misal saja ada pengisi suara Tachibana Shinnosuke (Haikyuu, Gundam Build Fighters), Inokuchi Yuka (Negima, Zero no Tsukaima), dan Okajima Tae (Da Capo II, School Days). Penyanyi anisong populer Ray dan Kotoko bahkan berhasil dikontak untuk menyanyikan lagu opening dan ending. Nekopara OVA nampaknya bakal menjadi sebuah momen yang diingat oleh Ray yang bakal pensiun dari dunia musik mulai tahun depan.

Karakter ini muncul sekilas, tidak ada dalam gamenya, dan didesain khusus oleh fans Nekopara. (Sumber: Dok. Pribadi)

Karakter ini muncul sekilas, tidak ada dalam gamenya, dan didesain khusus oleh fans Nekopara. (Sumber: Dok. Pribadi)

Bahkan dengan sisa budget yang ada, mereka masih bisa menyertakan cameo karakter Nekopara kreasi fans. Fans bisa menyumbang dalam jumlah tertentu agar dapat memasukkan karakter ciptaan mereka ke dalam anime Nekopara. Sumbangan tertinggi sebesar US$ 100 ribu memungkinkan fans melihat karakternya dianimasikan DAN diberi pengisi suaranya sendiri! Selain itu fans yang turut menyumbang juga bakal mendapatkan berbagai merchandise seperti kaos, CD soundtrack, artbook, dan lain-lain. Distribusi hadiah ditangani langsung oleh situs distributor internasional Tokyo Otaku Mode.

Nekopara OVA bisa bro sis beli di Steam dengan harga 140 ribu Rupiah. Untuk ukuran satu anime streaming sepanjang 1 jam tanpa bonus dan tidak bisa refund, 140 ribu sayangnya bukan harga sepadan. Di Steam, price range di atas ratus ribuan untuk satu video saja dipenuhi oleh video tutorial profesional dalam bidang game development. Sebagai perbandingan, film Lazer Team dibanderol 90 ribu sementara episode satuan anime ReLife harganya 17 ribu saja (jika dibundle lengkap menjadi 227 ribu). Saran kami jika bro sis ingin menonton Nekopara OVA secara legal, baiknya menunggu Steam Sale untuk mendapatkan harga yang lebih wajar.

Imut, hangat, tanpa syarat dan ketentuan berlaku. (Sumber: Steam)

Imut, hangat, tanpa syarat dan ketentuan berlaku. (Sumber: Steam)

Anime Nekopara OVA memang bukan judul anime murah di Steam, dan kalau bro sis jeli mungkin bisa menemukan alternatif bajakannya. Namun demikian, Nekopara OVA dapat menjadi tontonan alternatif bagi bro sis yang ingin mencari selingan atau memang bro sis adalah fans berat Nekopara. Nekopara OVA menyajikan kisah manis seorang pemilik kucing… yang punya badan manusia. Tapi kalau bro sis bisa sedikit melupakan fakta itu, dan mengapresiasi minimnya fanservice seronok di dalamnya, Nekopara OVA berhasil menawarkan lebih dari sekedar perempuan bertelinga kucing yang bermain kesana kemari.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

(from : creativedisc.com)

Menyambut Hadirnya Event Pop Culture Terbesar “Indonesia Comic Con 2017”

Guys, jika kalian penggemar budaya populer seperti komik, game dan berbagai film serta serial ala western, udah pasti ka.. more

00 d kingdom hearts iii

Kingdom Hearts III Mendapatkan Tanggal Rilis dan Soundtrack!

Setelah terkatung-katung hampir belasan tahun, game ketiga dari kolaborasi Disney dan Square Enix; Kingdom Hearts III, m.. more

00-d-wotaku-ni-koi-wa-muzukashii

Review Anime Wotaku ni koi wa Muzukashii: Ketika Otaku Jatuh Cinta

Bekerja di kantor sama, cowok-cewek ini ternyata menyadari jika mereka adalah otaku! Simak selengkapnya di Wotaku ni Koi.. more

Sumber: tripzilla.com

Permasalahan Sajaegi dalam Industri Musik Korea

Kalau musimnya boyband dan girlband di Korea Selatan sedang comeback atau merilis lagu baru, muncul deh kesempatan skand.. more

Komik Komedi Online

Top 10 Komik Comedy di CIAYO Comics One Shot Challenge Vol. 2

Nah, di CIAYO Comics One Shot Challenge Vol. 2, sudah terkumpul nominasi Top 10 komik comedy yang sudah dikurasi oleh pa.. more