Review Novel: Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah

3 months ago
Sumber: mojokstore.com

“Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah” adalah novel paling terbaru karya Puthut E. A. Nama Puthut E. A. sudah seperti jaminan bahwa buku yang ia tulis akan memberikan hal baru untuk di eksplor oleh pembaca.

Seperti sebelumnya yang terjadi pada novel “Para Bajingan yang Menyenangkan”, penulis memberikan pandangan tentang kehidupan orang-orang kalah dan hampir putus asa namun dengan cara konyol dan sangat menghibur. Atau seperti novelnya yang berjudul “Cinta Tak Pernah Tepat Waktu”, eksplorasi terhadap kisah cinta namun dengan banyak tragedi memilukan karena persoalan waktu yang tidak tepat.

Puthut E. A. sering kali membuka tabir mata kita tentang kehidupan yang sebenarnya ada di sekitar kita atau bahkan itu ada dalam diri kita sendiri. Kisah – kisahnya sederhana, namun menohok dengan sangat kuat sehingga menimbulkan kesan yang mendalam.

Keunikan yang dihadirkan oleh Puthut E. A. dalam “Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah” kali ini tidak hanya pada ceritanya yang memang bagus, tapi juga pada plot dan cara ia menyampaikan kisah. Buku ini akan membuat semua orang penasaran, karena saat membaca cuplikan di bagian belakang buku tentang cara membacanya, seakan seperti menantang pembaca untuk menebak bagaimana isinya.

Sumber: mojok.co

Sumber: mojok.co

“Anda bisa membaca novel ini dari setiap bab bernomor ganjil sampai tuntas baru kemudian membaca bab genap; atau membaca novel ini sebagaimana lazimnya, dari awal sampai akhir; atau tidak membacanya sama sekali, dan itulah orang-orang yang merugi”

Demikian kalimat yang terdapat di bagian belakang buku. Hal ini memunculkan pertanyaan, ada apa dengan bab ganjil dan genap?  Kenapa bisa menjadi orang merugi, jika tidak membacanya? Puthut E. A. benar-benar menciptakan cara promosi yang bagus untuk membuat pembaca tertarik.

“Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah” bercerita tentang dua sudut pandang karakter yang mewakili dua bagian bab berbeda, yaitu ganjil dan genap. Dua karakter ini saling berhubungan, namun cerita di setiap bab dari bagian mereka bisa berdiri sendiri.

Hal yang membuat “mungkin” beberapa orang kesulitan untuk membaca novel ini secara normal adalah penggunaan kata ganti orang pertama yang mewakili dua karakter berbeda. Kunci untuk membedakan mereka adalah bab ganjil atau genap. Namun seiring berjalannya waktu pembaca akan memahami karakteristik dua tokoh yang ternyata punya perbedaan sangat signifikan.

Sumber: www.tokopedia.com

Sumber: www.tokopedia.com

Tema cerita yang diusung cukup berat, karena banyak membahas tentang politik, kepercayaan, budaya, cinta, dan persahabatan. Namun bukan Puthut E. A., jika tidak membuat tema yang berat menjadi mudah diterima.

Pemilihan kata yang tepat tidak berlebihan, tidak puitis seperti “Cinta yang Tidak Pernah Tepat Waktu”, membuat novel ini menekankan bahwa ini adalah cerita yang serius. Makanya bahasanya harus lugas dan mudah dicerna. Namun bukan berarti tidak ada kalimat yang cemerlang untuk dikutip, ada banyak, beberapa kalimat luar biasa yang akan memberikan semacam pemikiran panjang tentang kehidupan dan apa yang kita jalani selama ini.

Sumber: www.susano.id

Sumber: www.susano.id

Kritik sosial pada lingkungan dan banyak hal yang pernah terjadi di tanah air, menjadi bagian dari isi novel ini. Kita akan dibawa ke sebuah cerita masa lalu yang menegangkan, kelam, dan terkadang sedikit lucu. Lalu kita juga dibawa kepada kisah kesetiaan seorang istri, seorang sahabat, hingga pada kisah hidup yang murung. Ada banyak kepahitan yang dibumbui dengan misteri serta keanehan yang akan membuat pambaca penasaran, tentang apa yang sebenarnya berlaku pada karakter-karakternya.

Banyak yang bilang, bahwa apa yang ada di dalam “Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah” merupakan bagian dari kisah hidup penulis itu sendiri. Mungkin oleh karena itu rasa yang di hadirkan dalam novel ini sangat kentara dan dalam.

Sumber: www.imgrum.org

Sumber: www.imgrum.org

Kemarahan-kemarahan yang menyertai setiap bab yang dipetakan lewat perwatakan karakter, bisa diterima oleh pembaca dengan hati dingin. Bahkan pertanyaan-pertanyaan ambigu yang sering kali terlontar dalam ruang pikir setiap orang dicoba digali untuk menemukan beberapa jawaban yang ternyata muncul dari hal-hal sederhana yang sejatinya sudah kita miliki selama ini.

Novel ini banyak menekankan bahwa keluarga adalah bagian paling terpenting yang harus didedikasikan semua orang untuk mencapai sesuatu yang mereka yakini sebagai kebahagiaan. Bahwa hidup manusia di dunia ini untuk mati dengan meninggalkan segala kebaikan.

Sumber: www.warningmagz.com

Sumber: www.warningmagz.com

Apa kalian tertarik untuk membaca novel ini? Saya rasa novel ini sangat cocok untuk kita semua mengingat, apa yang dibicarakan dibicarakan masih sangat relevan dengan apa yang terjadi pada zaman sekarang.

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Sumpah Pemuda vs Halloween: Dua Event Yang Berbeda Tapi Berdekatan Dan Berhubungan Dengan Generasi Muda

Sumpah Pemuda vs Halloween: Dua Event Yang Berbeda Tapi Berdekatan Dan Berhubungan Dengan Generasi Muda

Sumpah Pemuda 1928 dan Halloween. Dua event yang secara definisi jelas berbeda esensi satu dengan lainnya. Bahkan bisa d.. more

Sumber: Polygon

Waduh! Dana Kickstarter Untuk Game Project Phoenix Diduga Diselewengkan Untuk Membuat Game Lain!

angat disayangkan bahwa masih saja terjadi kasus-kasus penyelewengan dana dalam proyek Kickstarter. Belum lama ini, game.. more

DC Superheroes di CW Channel. Sumber gambar: vulture.com

Menyambut Season Terbaru Superheroes DC di TV Series

Tema superheroes dalam film bioskop atau sinetron televisi sedang booming dan tidak terlihat tanda-tanda akan mereda dal.. more

Fanboy Wars: Perang yang Jauh Lebih Sadis Dari Perang Real-Life yang Mungkin Tidak Akan Pernah Berhenti Hingga Dunia Kiamat

Fanboy Wars selalu terjadi. Tapi apasih yang menyebabkan awal terjadinya perang antara penggemar media penceritaan fikt.. more

                                                          Sumber: Threevenue.com                        

Gara-Gara Belanja di Changi Airport, Pria Asal Purwakarta Ini Memenangkan 10 Milliar Rupiah!

tanggal 21 kemarin, pria asal Purwakarta, Jawa Barat ini berhasil memenangkan undian sebesar 10 miliar rupiah lho!.. more