Review: The Lego Batman Movie

10 months ago
Sumber: imdb.com

Mari kita sejenak kembali ke tahun 2014 di waktu The Lego Movie ditayangkan. Film animasi tentang mainan Lego yang alih-alih cuma hanya menjadi film iklan mainan sepanjang 1 jam 40 menit. Film ini juga menyisipkan banyak humor satir yang mengkritik mengenai masyarakat modern masa kini, dan tentunya salah satu pesan yang juga terkait erat dengan karakteristik mainan Lego itu sendiri: kreativitas. Buat yang pernah coba bikin sesuatu dengan Lego, pasti paham betul bagaimana kita juga suka membuat sesuatu yang berbeda di luar instruksi yang ada di kotak mainan Lego tersebut. Selain humor yang bisa diapresiasi anak-anak dan orang dewasa, film ini juga menampilkan karakter-karakter terkenal yang memang pernah dibuatkan versi Legonya. Seperti Superman, Green Lantern, Wonder Woman, Han Solo, Chewbacca, The Flash, Dumbledore, Patung Liberty, serta banyak tokoh lainnya yang juga menjadi cameo.

Dari karakter-karakter terkenal itu, ada satu yang memiliki peran cukup penting di film The Lego Movie. Siapa dia? Tidak lain dan tidak bukan adalah Batman. Begitu dia muncul di The Lego Movie, gue berharap suatu saat mereka akan membuatkan film solo untuk Lego Batman, dan ’suatu saat’ itu adalah tahun 2017.

Kenapa gue membuka review The Lego Batman Movie dengan menceritakan panjang lebar mengenai The Lego Movie? Karena jiwa dan konsep dari film The Lego Batman Movie banyak meminjam dari The Lego Movie, tapi kali ini para kreator lebih spesifik ke hal-hal yang berkaitan dengan dunia Batman secara keseluruhan. Struktur review ini lebih banyak akan mengupas poin-poin besar yang menurut gue berhasil membuat petualangan terbaru Batman ini menjadi film yang bisa ‘berbicara’ ke semua kalangan. Kalau gue menceritakan sinopsis filmnya, gak akan seru lah ya? Lagipula tinggal di-google juga bisa dapat, dan inti dari film ini bukan terletak pada plotnya saja, tapi pada eksekusinya dengan humor-humor segar, dan dukungan sulih suara yang pas kepada tiap karakter.

Karakter Batman dalam 78 tahun perjalanannya (tua banget!) sudah mengalami banyak metamorfosis dan perubahan sesuai dengan zaman. Mulai dari era Adam West di tahun 1966 yang membawa konsep Batman yang ringan, tidak terlalu serius, dan pada masanya populer di kalangan anak-anak dan orang dewasa. Ketika di tangan Tim Burton, dunia Batman menjadi gothic, lalu menjadi tidak jelas dan hampir mematikan popularitas karakter Batman sendiri di layar lebar ketika di tangan Joel Schumacher (Batman and Robin…. :< ) dan jadi keren lagi sewaktu di tangan dingin Nolan dengan triloginya yang luar biasa keren. Bagaimana Batman versi Lego ini ? Naah, silakan dibaca deh ya pendapat gue mengenai The Lego Batman Movie.

Serbu! (Sumber: imdb.com)

Serbu! (Sumber: imdb.com)

The Theme

Robin ganggu aja nih >:( (Sumber: imdb.com)

Robin ganggu aja nih >:( (Sumber: imdb.com)

Tema besar dari The Lego Batman Movie adalah keluarga, acceptance, dan pengakuan. Tiga tema besar ini hadir di semua karakter utama dengan kadar yang berbeda-beda pada 4 karakter utama di film ini, yaitu Batman / Bruce Wayne, Dick Grayson / Robin, Barbara Gordon / Batgirl, Alfred dan Joker.

Pada akhirnya, ini semuanya tentunya akan berakhir dengan baik karena ini adalah film keluarga yang tentunya membawa pesan positif. Yang gue ingin sampaikan adalah, ternyata meskipun ‘hanya’ produk off-shoot, film ini sangat setia dengan karakterisasi Batman dan tokoh-tokoh pendukungnya, karena semua tema yang sudah gue jabarkan sebelumnya konsisten dengan penggambaran Batman di berbagai media, komik, animasi, dan film layar lebar. Hanya detail-detail kecil yang dibuat berbeda, seperti asal-usul Robin dan Batgirl. Tapi untuk karakterisasi tokoh-tokoh di The Lego Batman Movie, semuanya sesuai dengan yang sudah dikembangkan di berbagai media selama ini.

The References

Gak usah nunggu akhir tahun, Justice League hadir disini! (Sumber: imdb.com)

Gak usah nunggu akhir tahun, Justice League hadir di sini! (Sumber: imdb.com)

The Lego Batman Movie adalah sebuah surat cinta kepada fans tanpa harus menakuti orang-orang awam yang tidak telalu memahami sejarah dan lore Batman. Sejak pertama kali muncul sejak tahun 1939, Batman sudah mengalami banyak evolusi. Tokoh-tokoh yang muncul di berbagai petualangan Batman makin bertambah, baik itu musuh-musuhnya ataupun teman-teman yang membantu Batman dalam memerangi kejahatan di kota Gotham.

Salah satu kehebatan kreator di belakang film ini adalah, mereka berhasil memasukkan semua musuh-musuh Batman di dalam film ini. Mulai dari karakter-karakter yang paling terkenal seperti Joker, Harley Quinn, Pinguin, Catwoman, Poison Ivy, Mr. Freeze, Bane, The Riddler, Clayface, Man-Bat, hingga tokoh-tokoh antagonis yang mungkin hanya hardcore fans yang tahu seperti Calendar Man, Captain Boomerang, Polka-dot Man, King Tut, Egghead, Crazy Quilt, Killer Moth, Kite-Man, Cat Man, March Harriet, Gentleman Ghost, Clock King, dan beberapa nama lain lagi – yang kalau dimasukkan, daftarnya terlalu panjang euy. Silakan cek di wikipedia atau google aja ya. Intinya, meskipun banyak sekali karakter yang mereka masukkan, tapi The Lego Batman Movie tidak kehilangan fokus. Mereka tetap fokus kepada Joker sebagai tokoh antagonis utama.

Hanya tokoh-tokoh antagonis? Eits tunggu dulu, banyak juga jagoan-jagoan dari DC menjadi cameo di sini. Superman dan banyak anggota Justice League, Wonder Woman, Flash, Aquaman, Martian Manhunter, Cyborg, Crypto, Green Lantern, Hawkman, Hawkgirl, dan mungkin ada banyak lagi anggota Justice League yang gue nggak kenal. Maklum nggak ngikutin banget Justice League, apalagi mereka hobi banget gonta-ganti anggota, jadi sekali lagi di google aja ya, hehe.

Selain tokoh-tokoh DC yang muncul sebagai cameo, ada juga kejutan lain. Karakter-karakter lain dari properti studio Warner Bros juga ikutan muncul meramaikan The  Lego Batman Movie. Siapa saja? Wah, kalau dikasih tahu di sini, bakal spoiler. Gak seru. Tonton aja ya! Surprising, tapi tidak terlihat maksa. Menurut gue, cara mereka menyelipkan karakter-karakter ini cukup pintar.

The Jokes

Kostum Batman yang variasinya gak kalah sama orang kaya jenius di sebelah (Sumber: imdb.com)

Kostum Batman yang variasinya gak kalah sama orang kaya jenius di sebelah (Sumber: imdb.com)

The Lego Batman Movie adalah sebuah kenduri yang merayakan semua hal yang berkaitan dengan Batman. Mulai dari parodi, berbagai macam budaya pop yang lahir karena Batman, dan bahkan termasuk kritik / parodi terhadap banyak konsep di dunia Batman itu sendiri. Untuk penonton yang sudah mengikuti banyak petualangan Batman, terutama di dunia layar lebar, The Lego Batman Movie banyak menyindir dan mentertawakan apa yang sering diangkat menjadi tema cerita Batman seperti yang Alfred katakan:

“Sir, I have seen you go through similar phases in 2016 and 2012 and 2008 and 2005 and 1997 and 1995 and 1992 and 1989 and that weird one in 1966.”

Tidak hanya dari dialog, bahkan musiknya juga seperti kombinasi dari semua musik tema Batman yang pernah dibuat. Sisipan lagu-lagu pop pun juga sangat sesuai dengan tema cerita.

Kesimpulan

Joker yang lebih keren daripada yang di Suicide Squad (Sumber: imdb.com)

Joker yang lebih keren daripada yang di Suicide Squad (Sumber: imdb.com)

Gue rasa buat yang baca review ini bakalan bilang “hah film animasi doang kok kayaknya ribet banget?” Why not? Justru karena banyak pemikiran yang tertuang dalam The Lego Batman Movie, banyak orang bisa menikmati dengan tingkat apresiasi yang berbeda-beda. Intinya, gue cuma mau bilang film ini asik dan ejoyable. Kalau mau cuma menikmati sebatas hanya sebagai hiburan boleh, tapi kalau mau dilihat dari sudut pandang yang berbeda ya bisa juga. Intinya tonton The Lego Batman Movie, keren deh.

Ngomong-ngomong tentang film action kartun di atas, kita di CIAYO sebagai situs komik online gratis juga punya loh komik action, komik horor online, komik thriller online, komik comedy online. Yes guys, disini seluruh komiknya adalah komik digital update dan juga bisa dibaca dengan gratis. kemon dikepoin aja langsung di CIAYO Comics.

About Author

Beny

Beny

A guy who loves almost every kind of fiction ranging from fantasy to sci-fi, also loves to collect memorabilia from said fiction, either it's action figures or other forms of merchandise. Sometimes he collaborate with other people making comics, his love and admiration to Shotaro Ishinomori inspires him for realising his long life dream to establish a memorable hero of his own.

Comments

Most
Popular

Boruto, (Sumber: hulu.com)

Teori-Teori Internet Seputar “Kematian” Naruto di Boruto: Naruto Next Generation

Komik saga karangan Masashi Kishimoto, Naruto, berakhir tahun 2014 di 72 tankobon/volume. “Fourth Great Ninja War”, .. more

Hana & Mr. Arrogant. Sumber: CIAYO Comics

List Komik Romantis Jepang yang Harus Kamu Baca!

Yuk, daripada berlama-lama, berikut merupakan empat list komik romance yang sangat amat penulis rekomendasikan untuk dib.. more

Mengenal Istilah Hak Cipta, Plagiat, Tracing, Referencing, Sekuel, Twist dan Produk Turunan Dalam Drama Perkomikan Indonesia

Perkembangan industri komik khususnya komik digital di Indonesia bisa dikatakan sangat pesat. Ada banyak komik-komik dan.. more

Menyeberang dengan rapi dan teratur di Jepang. Sumber gambar: videoblocks.com

Kebiasaan-Kebiasaan Orang Jepang yang Akan Sulit Dilakukan oleh Bangsa Lain

Jepang merupakan negara yang unik dengan kebiasaan-kebiasaan warganya yang boleh dibilang ‘monoton’, dan bahkan cend.. more

Source: billboard.com

Rentetan Survival Show di Korea, Yay or Nay?

Survival show hadir sebagai cara baru untuk memperkenalkan idol Korea dan menampilkan seperti apa keseharian idol sebelu.. more