Revolusi Abad 21 Dalam Desain Produk Terbaru Elon Musk

1 year ago
Elon Musk (Sumber: youtube.com/SpaceX)

Kemajuan teknologi informasi saat ini mulai menggila kemajuannya. Ide penggunaan perangkat komputer dengan konsep dua dimensi dianggap membosankan dan kurang iteraktif oleh Elon Musk. Inovator kelahiran Afrika Selatan sekaligus pendiri dari beberapa proyek SpaceX dan Tesla ini rencananya akan mengembangkan sebuah produk desain 3 dimensi dengan fitur yang lebih interaktif.

Pada sebuah video demonstrasi di channel Youtube SpaceX, Elon Musk menjelaskan tentang proyek komputer dan desain produk masa depan. Menurut penjelasannya, komputer masa depan memerlukan interaksi yang lebih dari sekadar dua dimensi seperti saat ini. Di video ini juga terlihat Elon Musk membolak-balik sebuah desain multi-rocket engine dengan jarinya.

Proyektor yang dikombinasikan dengan penangkap sinyal gestur. (Sumber: youtube.com/SpaceX)

Proyektor yang dikombinasikan dengan penangkap sinyal gestur. (Sumber: youtube.com/SpaceX)

Tidak hanya sampai disana, Ia juga melakukan demo desain produk mesin roket dengan gestur tangannya. Di video berdurasi kurang lebih 4 menit, semakin meninggikan harapan kita akan konsep komputer masa depan yang biasanya hanya terdapat di cerita dan film fiksi ilmiah.

Demonstrasi sudah seperti di film-film Science Fiction. (Sumber: youtube.com/spaceX)

Demonstrasi sudah seperti di film-film Science Fiction. (Sumber: youtube.com/spaceX)

Sebenarnya pengembangan komputer 3 dimensi ini sudah pernah diperbincangkan oleh Microsoft. Tahun lalu Microsoft juga sudah meluncurkan sebuah produk yang tidak kalah mengguncangkan dunia dengan hololensnya. Produk yang bisa dikatakan adalah sebuah komputer yang bisa memberikan nuansa hologram. Pada hololens, pengguna bisa mendapatkan pengalaman men-desain dan menonton video yang dapat digerakkan melalui gestur tubuh.

Kacamata 3D untuk menyempurnakan pantulan cahaya oleh proyektor (Sumber: youtube.com/spacex)Kacamata 3D untuk menyempurnakan pantulan cahaya oleh proyektor (Sumber: youtube.com/spacex)

Kacamata 3D untuk menyempurnakan pantulan cahaya oleh proyektor (Sumber: youtube.com/spacex)

Tidak jauh berbeda dengan proyek Hololens yang membutuhkan kacamata yang dapat menghasilkan hologram sebagai produk utamanya, project terbaru Elon Musk kali ini juga menyertakan kacamata 3D atau tools seperti Oculus Rift untuk melengkapi teknologi masa depan buatannya ini.

Teknologi ini difungsikan untuk mempermudah menerjemahkan apa yang ada di kepala manusia ke dalam sebuah model desain industri masa depan. Setelah dipantulkan ke dalam layar dan dipilah dengan sedemikian rupa, hasilnya akan dicetak dengan 3d printer yang ditenagai dengan metal laser sehingga produk akan berbahan logam titanium di tiap lapisannya.

Pada akhirnya hal ini membuat sebuah penemuan produk berbahan metal lewat 3D printer metal (Sumber: youtube.com/spacex)

Pada akhirnya hal ini membuat sebuah penemuan produk berbahan metal lewat 3D printer metal (Sumber: youtube.com/spacex)

Berbagai kemudahan di masa depan sudah mulai terlihat. Hal yang dulunya hanya sebatas khayalan dunia fiksi ilmuah saja saar ini mulai memperlihatkan gaungnya. Apalagi Elon Musk mengatakan bahwa, hal ini akan menjadi sebuah revolusi dunia industri terbesar di abad 21.

About Author

Ramadhan

Ramadhan

Happiness is a warm gun, bang-bang shoot shoot - John Lennon

Comments

Most
Popular

(Sumber: Youtube Spider-Man Into The Spider-verse Official Teaser Trailer)

Spider-Man: Into The Spider-verse: Porsi Besar Miles Morales?

Bukan barang baru memang dalam industri film, beberapa kali kita disuguhkan oleh berbagai film Spider-Man sejak tahun 20.. more

Steam, perusahan milik Valve (Sumber: legitreviews)

Steam Mulai Memalak Developer Game $100 Per Game

Steam mengumumkan di web resminya bahwa Steam Greenlight resmi digantikan dengan Steam Direct mulai 13 Juni 2017... more

Sumber: time.com

Pokeland: Game Pokemon untuk Smartphone

Pokeland, game terbaru The Pokemon Company untuk smartphone. .. more

Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take on Me Tayang di Indonesia Tanggal 23 Mei!

Di Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take on Me, Rikka pindah ke Italia! Karena Yuuta tak mau berpisah, teman-temannya men.. more

Logo dari Google Glass. Sumber gambar: commons.wikimedia.org

Google Glass: Kegagalan Google yang Tidak Terduga

Google bukanlah perusahaan yang tanpa pernah sekalipun salah perkiraan atau mengalami kegagalan. Karena ada masa Google .. more