SAO Alternative: No Kirito, No Problem!

1 year ago

Tak perlu diragukan, Sword Art Online berhasil jadi trendsetter novel LitRPG di Jepang dan mungkin juga dunia. Cerita SAO mampu memenuhi fantasi pembacanya yang tenggelam dalam sensasi game VR. Namun di saat bersamaan, SAO juga dikritik karena memiliki karakterisasi lemah. Kirito sang main character merupakan contoh textbook karakter serba sempurna tanpa cela.

Jadi bagaimana cara memperbaiki SAO? Pertama, sang author Kawahara Reki membuat novel reboot-nya bernama SAO Progressive. Kedua, Reki mengizinkan author lain untuk membuat karya spinoff SAO selama masih berada dalam kontinuitas sama. Salah satu dari sekian karya spinoff tersebut adalah SAO Alternative.

01-sao-alternative

SAO Alternative, yang judulnya punya buntut “Gun Gale Online.” (Sumber: WallpapersHDNow)

SAO Alternative awalnya adalah novel yang ditulis oleh Keiichi Sigsawa dan digambar Kouhaku Kuroboshi. Sigsawa dan Kuroboshi sebelumnya sudah populer lewat novel best selling mereka, Kino’s Journey. Keduanya pun berhasil mengulang sukses Kino’s Journey karena SAO Alternative juga diadaptasi ke dalam bentuk manga dan anime.

Meskipun membawa nama SAO, SAO Alternative nggak bersetting di dalam game Sword Art Online. Nama SAO memang masih terus disinggung, sebagai salah satu musibah game VRMMO terbesar yang memakan ribuan korban jiwa. Setelah SAO, game VR menjadi semakin aman dan beragam. Development kit dari game VR ini, The Seed, disebarluaskan secara gratis sehingga puluhan game VR baru lahir untuk dimainkan.

02 sao alternative

Karen, cewek jangkis pemalu. (Sumber: Moe Sucks)

SAO Alternative menceritakan kehidupan Kohiruimaki Karen, mahasiswi asal Hokkaido yang minder dengan tinggi badannya. Atas saran temannya, Karen mencoba game VR untuk menenangkan diri. Setelah melompat-lompat berbagai game VR, Karen akhirnya kerasan bermain Gun Gale Online karena di sana ia mendapatkan avatar bertubuh mungil.

Berbeda dengan SAO, GGO adalah sebuah game shooter khas PlayerUnknown’s Battlegrounds. Kini dikenal sebagai LLENN, Karen yang mulanya bermain karena punya avatar imut, kini mulai terbiasa bermain secara kompetitif. Ia kemudian berteman dengan gamer perempuan lain bernama Pitohui, yang mengajarkan LLENN berbagai teknik dan cara bermain GGO.

03-sao-alternative

Saking gesitnya, LLENN dapat julukan “Cheater Pekalongan” dari fans Indonesia. (Sumber: Rasnime)

Dari premis awal saja, bisa kita lihat bahwa SAO Alternative nggak mengandalkan berbagai karakter ikonik dari serial SAO utama. Tapi apakah hal ini bakal berpengaruh besar? Justru mengunakan karakter baru memungkinkan Sigsawa menciptakan cerita yang benar-benar fresh.

Bila dibandingkan dengan lini SAO asli, SAO Alternative memiliki cerita yang jauh lebih relatable. Dari sudut pandang LLENN dan Pito, kita bisa melihat berbagai interaksi antara gamer pada umumnya. Kita bisa melihat tujuan karakter-karakternya dalam bermain game, serta attitude yang mereka tampilkan di dalam game.

04-sao-alternative

Tak hanya bermain, LLENN juga banyak belajar dalam game GGO. (Sumber: Twitter)

Dalam SAO Alternative pun, kita diajak untuk mendalami kehidupan para karakternya di luar dan di dalam game. Di luar game GGO ini, para karakter memiliki kehidupan sehari-hari mereka seperti menjadi mahasiswa, musisi, manajer, dan lain sebagainya.

Pembawaan SAO Alternative pun terkesan lebih santai jika dibandingkan dengan SAO. Kita diforsir dalam SAO karena Kirito harus “bermain dengan nyawa.” Misalnya saat terjebak dalam game SAO atau mencegah pembunuh Death Gun di dunia nyata dan GGO. Dalam SAO Alternative, siklusnya hanya sebatas menyeimbangkan kehidupan nyata dengan game, serta sesekali mengikuti turnamen untuk menguji kemampuan.

05-sao-alternative

Main game itu tinggal dinikmati aja, ya nggak? (Sumber: Slashpanda)

World building SAO Alternative hanya sekedar menambahkan beberapa detil dari lore SAO secara keseluruhan. Setelah arc Phantom Bullet dalam SAO asli, SAO Alternative melebarkan isinya sehingga konten game GGO pun sama komprehensifnya dengan game SAO. Apalagi ditambah dengan pengetahuan Sigsawa yang luas soal militer dan senjata api, sehingga memiliki sense of realism-nya sendiri. Setiap karakter dibuat seimbang, sehingga baik LLENN, Pito, dan karakter lain sama-sama terlihat menarik.

Namun satu hal penting yang disajikan SAO Alternative, adalah ia mengingatkan kita dengan kenapa kita bermain game. Bagaimana dengan kamu sendiri? Apa kamu bermain game untuk sekedar bersenang-senang, mencari popularitas dan uang, istirahat dan santai, atau demi tujuan kompetitif dan asah skill? Apapun itu, SAO Alternative menyajikan sebuah cerita bertema game yang apa adanya dan dekat dengan diri kita.

06-sao-alternative

Dari sekedar main, akhirnya jadi makin serius. (Sumber: Otaku USA)

Walaupun dengan segala kelebihannya, jangan harap SAO Alternative bisa menggusur SAO yang asli. Karena toh, kodratnya hanya sebagai spinoff yang jadi catatan kaki dalam perjalanan Kirito dan kawan-kawan. Meski demikian, SAO Alternative yang sudah tayang 4 episode ini adalah tontonan anime yang cukup solid di musim ini. Suka SAO atau nggak, kamu pasti bisa menikmati SAO Alternative.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

sumber: Wikimedia Commons

Franchise Star Wars Masih Terus Berlanjut di Layar Lebar: Apakah Karya Agung Milik George Lucas Ini Memang Perlu Untuk Dilanjutkan ?

Seperti kita tahu, sejak franchise Star Wars dibeli Disney hingga saat ini, franchise tersebut masih merilis film-film n.. more

Sumber: CIAYO Comics

Rika Si Preman Sekolah Siap Menghancurkan Masa Indahmu!

Berandalan sekolah Rika dan kawan-kawan siap tarung dengan sekolah sebelah di komik Rika Si Preman Sekolah... more

Joged Bumbung, Warisan Budaya yang Dicap Negatif. Mengapa Bisa Demikian?

Pernah dengar Joged Bumbung? Mengapa orang tua yang seharusnya mengawasi anak-anaknya, malah membiarkan anaknya ikut men.. more

Banner Little Akihabara Medan. Sumber gambar: facebook.com/LittleAkihabaraMedan

Little Akihabara 2017, Medan Sumatera Utara

Little Akihabara 2017. Kota Medan di provinsi Sumatera Utara memang gak sebesar kota – kota besar yang ada di pulau.. more

Review Anime Crimes Division: Ketika Dunia Jejepangan Disusupi Penjahat

Review Anime Crimes Division: Ketika Dunia Jejepangan Disusupi Penjahat

Menjadi seorang otaku atau wibu di Indonesia bukan perkara mudah... more