Sebenarnya, Seberapa Penting World Building Dalam Sebuah Cerita Komik?

2 months ago
Sumber : Pinterest.com

Dalam membuat sebuah cerita fiksi, ada beberapa hal yang perlu disiapkan oleh kreator sebelum membuat cerita berjalan. Mulai dari desain karakter, setting cerita, hingga background story dari setiap tempat yang disinggahi oleh karakter utama. Tapi ada satu proses yang sering diremehkan oleh kreator, yaitu membuat world building yang baik untuk ceritanya. Memangnya seberapa penting sih world building dalam sebuah cerita fiksi?

World Building = Kanvas Cerita

Buat yang pernah baca Naruto atau One Piece, pasti setuju kalau dua komik tersebut mempunyai semesta cerita yang sangat detail. Setiap tempat punya cerita dan sejarahnya sendiri, baik latar tempat maupun karakter yang ada didalam tempat tersebut. Semuanya pun saling berkaitan secara konsisten bahkan hingga sekarang.

Lain lagi dengan karya legendaris ciptaan J.R.R Tolkien, The Lords of The Rings. World building yang dia buat bisa dibilang sangat dalam. Setiap benda, senjata, karakter, dan semua tempat punya sejarah dan awal mulanya sendiri. Saking detailnya, banyak orang yang bilang kalau J.R.R Tolkien menulis sejarah setiap batang pohon yang ada di novelnya. Wah, hebat banget ya?

Jika kita melihat karya-karya diatas, dapat disimpulkan bahwa world building merupakan kanvas dari sebuah cerita yang sedang kamu buat. Desain karakter dan seting cerita yang menarik memang diperlukan, tapi jika kreator tidak membuat world building yang baik semuanya akan sia-sia. Ceritanya akan terasa hambar, tidak ada cerita dan misteri didalamnya untuk dinikmati oleh pembaca.

World Building = Menjaga Konsistensi Cerita

Selain membuat cerita lebih hidup dan lebih berwarna, world building juga berfungsi untuk menjaga konsistensi cerita. Contohlah komik One Piece, yang alur ceritanya berjalan linear dari satu arc ke arc lainnya. Kreator Eichiro Oda berhasil membuat world building yang detail pada setiap arc-nya agar pembaca mengerti dan merasakan atmosfir dari cerita yang sedang dibahas. Efeknya, komik One Piece termasuk salah satu komik yang punya semesta cerita yang sangat luas.

sumber : Pinterest.com

sumber : Pinterest.com

Untuk membantu kreator menjaga konsistensi cerita, kreator bisa membuat world building dengan tiga bentuk. Ada bentuk TOP DOWN, dimana kreator membuat setting dengan skala besar terlebih dahulu. Setelah cerita berjalan, setting world building semakin lama akan semakin fokus pada detailnya. Sedangkan yang berbentuk bottom up ,bermula dari tempat karakter utama terlebih dahulu, mulai dari tempatnya hidup  hingga membesar  ke tujuan akhirnya nanti.

World building yang dibuat dengan baik dapat bermanfaat bagi kreator untuk fokus pada seting cerita yang ada. Semakin detail semakin konsisten pula setting cerita yang dibaca oleh pembaca.

Jadi, Seberapa Detail World Building Harus Dibuat?

Sumber : Pinterest.com

Sumber : Pinterest.com

JIka kamu beranggapan world building yang baik harus punya detail sampai ke akar-akarnya, ga sepenuhnya benar, kok. Kamu bisa mulai membuat world building yang baik dengan menggunakan beberapa elemen dasar berikut ini:

  1. Mekanisme Dasar – Apakah ceritamu punya kekuatan khusus seperti sihir atau semacamnya? Bagaimana mereka bekerja? Darimana sumbernya? Bagaimana cara karakter menggunakan kekuatan tersebut? Siapa saja yang bisa menggunakan kekuatan tersebut?
  2. Geografi – Bagaimana bentuk dunia dari cerita dibuat? Apakah ada tema khusus yang diambil, seperti steam punk atau post-apocalypse? Apakah ekosistemnya berbeda dengan bumi? Bagaimana desain arsitekturnya?
  3. Budaya – Apa yang membuat orang-orang dalam cerita bergerak, apa tujuan hidup mereka? Bagaimana keadaan teknologi yang mereka buat? Apakah berhubungan dengan mekanisme dasar? Lalu bagaimana sistem pemerintahan dan keadaan politik di dalam cerita? Apakah ada perang atau konflik besar yang sedang terjadi?

3 elemen dasar dari world building ini sedikit banyak akan membantu kreator dalam membuat semestanya sendiri. Seiring cerita berjalan, elemen-elemen dasar ini akan berkembang semakin detail dan semakin luas.

Jadi pada kesimpulannya, world building merupakan salah satu elemen cerita yang harus diperhatikan oleh setiap kreator. Selain bermanfaat untuk membuat cerita semakin berwarna, world building juga dapat membantu kreator untuk tetap konsisten dalam membuat sebuah cerita.

Nah, apakah kamu sudah punya ide tentang world building yang mau kamu buat? Mungkin bisa jadi pertimbangan kamu untuk ikutan CIAYO Comics Challenge Vol. 3. Apalagi ada hadiah total 450 juta rupiah yang sudah menunggu.

About Author

Ben

Ben

"Seorang penulis lepas amatiran yang tampan, muda, pemberani, dan mencoba menjadi idaman mertua. Kalau ketemu di jalan tolong teriak 'BENJO' yang kenceng ya!"

Comments

Most
Popular

Sabrina – Chapter 12: Dari Mana Sifat Serakah Manusia Berasal?

Sabrina mengulet, membuka matanya, sambil masih belum sadar benar. Perjalanan yang tidak terlalu lama tadi tetap bisa me.. more

Sumber: twitter.com

Bandung Strip Art, Komunitas Komikstrip Punya Bandung

Kalau ngomongin soal Bandung pasti langsung teringat sama makanannya. Tapi ternyata Bandung gak hanya punya itu saja, ad.. more

Hello Kitty, oleh perusahaan Sanrio. Salah satu maskot terpopuler di dunia. Sumber: wallpapercave.com

Hello Kitty X Godzilla: Crossover Terbaru Dari Hello Kitty

Hello Kitty. Siapa sih yang ga kenal sama karakter imut unyu satu ini Hello Kitty?.. more

Tsubasa

Kapten Tsubasa Kembali Lagi Dengan Anime Terbarunya Di Bulan April 2018!

Ternyata, di tahun 2018 nanti juga bakal ada anime Kapten Tsubasa yang baru loh... more

Mobil-Mobil Populer Pop Culture, Dari Mobil Donald Bebek Hingga Batman

Dalam pop culture, ada beberapa mobil terkenal di kalangan penggemarnya. Mobil-mobil ikonik tersebut ada yang memang ber.. more