Sejarah Kotatsu dan Kepopulerannya, Meja dengan Penghangat Khas Rumah di Jepang

6 months ago
Sumber: cotoacademy

Kita sering melihat sesuatu benda dan familiar dengan benda itu. Mulai dari ukuran hingga fungsinya. Tapi kita tidak tahu nama resminya. Bro sis pernah ‘kan, mengalami hal seperti itu?

Kita sering melihat misalnya meja ber-dimensi bujur sangkar dengan hamparan selimut gede yang berada di bawahnya. Meja ini sering terlihat di manga, anime ataupun dorama Jepang dan dikatakan berfungsi sebagai penghangat untuk orang (atau kucing) yang berada disitu. Pernah lihat ‘kan, bro sis?

Ingat adegan di anime “Kobayashi-san no Maid Dragon” ini? Sumber gambar: crunchyroll.com

Ingat adegan di anime “Kobayashi-san no Maid Dragon” ini? Sumber gambar: crunchyroll.com

Nah… meja penghangat itu punya nama. Yaitu “Kotatsu 炬燵 ”. Dan kotatsu punya sejarah panjang di belakangnya.

Nongkrong dibawah kotatsu. Sumber gambar: tokyoweekender.com

Nongkrong dibawah kotatsu. Sumber gambar: tokyoweekender.com

Seperti yang diketahui, Jepang adalah negara dengan empat musim dalam waktu satu tahun. Musim semi, panas, gugur dan dingin. Buat warga disana (dan turis yang datang), musim dingin menjadi salah satu musim yang merepotkan. Seperti saat ini (bulan Januari) misalnya. Suhu dingin yang melanda Jepang bisa hingga 0 derajat Celsius alias super dingin sekali. Dan saat kedinginan, tubuh manusia secara alamiah akan mencari cara agar suhu badan berada dalam kondisi hangat (yang merupakan kondisi ideal).

Salah satu cara adalah dengan “nganget di meja kotatsu”.

Katanya sih nyaman banget di bawah kotatsu… Sumber gambar: lifeisbetterwiththis.com

Katanya sih nyaman banget di bawah kotatsu… Sumber gambar: lifeisbetterwiththis.com

Disinilah peran Kotatsu di kehidupan warga Jepang.

Kotatsu mulai lazim digunakan masyarakat Jepang sejak era Muromachi atau di abad ke-14. Saat itu formatnya berupa tungku memasak, disebut “irori いろり, 囲炉裏, 居炉裏 “ yang berfungsi untuk memasak dan berada di tengah-tengah ruangan dalam posisi agak ke dalam / lebih rendah dari lantai rumah. Dengan sumber panas yang berasal dari batubara (sesuatu yang sebenarnya berbahaya jika ruangan dalam keadaan tertutup atau dengan ventilasi tidak baik) dan peletakan meja dengan penutup yang berfungsi mengisolasi panas yang di hasilkan, area di bawah meja akan menjadi hangat dan nyaman untuk kaki.

Irori tradisional. Sumber gambar: sukisukijapan.com

Irori tradisional. Sumber gambar: sukisukijapan.com

FYI, kehangatan pada kaki berpengaruh besar pada kehangatan tubuh secara keseluruhan. Saya punya teman yang selalu mengenakan kaus kaki kapanpun dan dimanapun; selain saat dia mandi. Alasannya karena nyaman. Hal ini juga yang dirasakan orang yang berada di area kotatsu.

Di pertengahan abad ke-20, pemanas listrik mulai menggantikan batubara sebagai bahan penghangat kotatsu. Disebut sebagai “oki-gotatsu 置き炬燵 ”, sumber panas yang berasal dari pemanas listrik diletakkan di bagian bawah meja agar tidak menghalangi kaki manusia (atau kucing! yang juga doyan berada di bawah kotatsu) di sekitar kotatsu.

Kucing doyan nongkrong di bawah kotatsu. Sumber gambar: lovemeow.com

Kucing doyan nongkrong di bawah kotatsu. Sumber gambar: lovemeow.com

….. Seriously …. Sumber gambar: kagonekoshiro.blog.fc2.com

….. Seriously …. Sumber gambar: kagonekoshiro.blog.fc2.com

Kotatsu dengan sumber panas batubara “hori-gotatsu 掘り炬燵 ” tidak hilang begitu saja karena adanya oki-gotatsu. Keduanya co-exist di banyak lokasi di Jepang. Tapi memang kotatsu bertenaga listrik terasa lebih ringkas dan beresiko rendah dari kemungkinan keracunan karbon monoksida sisa pembakaran batubara.

Mekanisme dua model kotatsu. Sumber gambar: commons.wikimedia.org

Mekanisme dua model kotatsu. Sumber gambar: commons.wikimedia.org

Kebanyakan kotatsu di desain dengan ketinggian rendah dari permukaan lantai sehingga tidak disarankan untuk berada lama dibawahnya seperti tidur. Karena kehangatannya banyak orang yang doyan tidur-tiduran di bawah kotatsu walau tidak seluruh tubuh dapat muat di bawah meja itu. Sebenarnya kondisi itu bagus untuk menghindari seseorang cedera di bawah kotatsu. Karena bagaimanapun ada sumber panas di bagian bawah meja yang potensial menimbulkan luka bakar jika seseorang tertidur atau tidak sadarkan diri di bawah kotatsu. Anak-anak di Jepang juga ‘ditakut-takuti’ untuk tidak tidur di bawah kotatsu dengan ancaman akan terkena demam jika melakukannya. Hal itu tentu tidak berlaku untuk binatang peliharaan rumah seperti kucing yang berukuran kecil sehingga muat berada di bawah kotatsu dan tidur disitu.

Kelihatan nyaman bangeeeet! Sumber gambar: stylist.co.uk

Kelihatan nyaman bangeeeet! Sumber gambar: stylist.co.uk

Walaupun keberadaan kotatsu di era modern mulai tergantikan oleh mekanisme sistem pemanas ruangan yang lebih baik dan menjangkau areal rumah yang lebih lebar daripada kotatsu namun keberadaan kotatsu masih dianggap penting dan jadi bagian integral kebudayaan Jepang hingga kini. Tak heran kalau kita masih dapat melihat adanya penggambaran kotatsu di manga, anime maupun film yang bertemakan Jepang di musim dingin. Kotatsu juga dapat difungsikan di musim lain, karena dengan melepas selimut pembungkus meja dan mematikan sumber pemanasnya sebuah kotatsu akan berfungsi seperti sebuah meja biasa. Fun fact: Kotatsu bahkan ada (walau bersifat situasional) di jalur kereta api khusus di Jepang. Ini menunjukkan pentingnya kotatsu dalam kultur mereka.

Kereta api berasa rumah sendiri. Sumber gambar: nippon.com

Kereta api berasa rumah sendiri. Sumber gambar: nippon.com

Bro sis yang berminat merasakan kehangatan dibawah kotatsu bisa mencobanya di Jepang sekarang. Disana sedang dingin-dinginnya tuh… Dan nganget di bawah kotatsu bakal jadi pengalaman tak terlupakan saat kembali ke negara tropis seperti Republik Indonesia tercinta ini.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: img.cinemablend.com

Saya Tidak Akan Disukai Oleh Emma Watson Karena Menulis Ini. I’m Sorry Emma.

Film Beauty & The Beast tahun 1991 meninggalkan memori tersendiri pada masa kecil saya. Tapi saya tidak akan disukai Emm.. more

Ngobrol Bareng Komikus Cantik Bergenre Ganda

Yuk, ngobrol bareng komikus cantik yang multitalenta ini. Nan Nan selalu membuat ilustrasi dan komik lewat dua genre yan.. more

Sumber : CIAYO Comics

Wendigo, Perjalanan Reuni yang Berakhir Bencana

Gimana rasanya kalau perjalanan bareng teman-teman malah menjadi menyeramkan? Kayak di komik Wendigo ini. .. more

Google Station. Platform internet cepat & gratis dari Google. Sumber gambar: fonearena.com

Rencana Besar Google Membawa Google Station Ke Indonesia

Google. Nama yang tidak asing lagi buat kita kan, bro sis? Nama ini bahkan mungkin kita akses sehari-hari lewat PC, lapt.. more

Dragon Capital Centre Mengumumkan Logo Baru CIAYO Corp

PT Dragon Capital Centre mengumumkan logo baru yaitu "CIAYO Corp" sebagai bagian dari strategi korporat dalam mengembang.. more