Setelah 2 Tahun, Film Animasi Battle of Surabaya Kembali Meraih Penghargaan!

8 months ago

Kabar baik kembali datang dari industri kreatif Indonesia. Film anime Battle of Surabaya yang rilis di tahun 2015 lalu kembali menyabet penghargaan baru.

Lewat rilis pers, berbagai outlet media lokal telah memastikan bahwa film Battle of Surabaya produksi MSV Pictures dan STMIK Amikom Yogyakarta berhasil meraih penghargaan film animasi terbaik di Milan International Filmmaker Festival 2017. Battle of Surabaya berhasil mengalahkan 6 nominasi dari negara lain.

Piala penghargaan yang diterima Battle of Surabaya, dokumentasi dari KBRI Roma. (Sumber: Kompas)

Piala penghargaan yang diterima Battle of Surabaya, dokumentasi dari KBRI Roma. (Sumber: Kompas)

Piala dianugerahkan pada malam penghargaan yang diselenggarakan di kota Milan, Italia, pada tanggal 2 Desember lalu. Pihak MSV Pictures yang berhalangan hadir kemudian diwakilkan oleh ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Italia, Bashofi.

“Dalam kesempatan dimaksud (Milan International Filmmaker Festival 2017), saya menjadi saksi tingginya apresiasi terhadap film Battle of Surabaya yang disutradarai Aryanto Yuniawan tersebut,” tutur Bashofi. “Hal ini membanggakan dan semakin mendorong semangat kita sebagai generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi.”

Dalam kesempatan lain, duta besar Indonesia untuk Italia, Esti Andayani, menyatakan bahwa Battle of Surabaya merupakan testamen dan pembuktian dari kemajuan industri animasi Indonesia. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bukti mulai diakuinya karya anak bangsa dalam kancah animasi internasional. “Kembali terpilihnya Battle of Surabaya sebagai film animasi terbaik di kancah perfilman internasional membuktikan bahwa Indonesia pantas diperhitungkan sebagai animator kelas dunia,” jelas Esti.

Milan International Filmmaker Festival sendiri merupakan bagian dari The Film Festival International, rangkaian festifal film bergengsi yang diselenggarakan di 5 kota besar Eropa. Selain Milan di Italia, ada juga London di Inggris, Nice di Perancis, Madrid di Spanyol, serta Amsterdam di Belanda. Selain menjadi ajang selebrasi film-film dunia, The Film Festival International juga menjadi ajang temu para sineas dan pelaku bisnis film dunia. Sudah terbayang seberapa tingginya event film tersebut?

Proklamator Soekarno-Hatta menjadi salah satu dari sekian banyak cameo tokoh pahlawan nasional di Battle of Surabaya. (Sumber: Kupaman)

Proklamator Soekarno-Hatta menjadi salah satu dari sekian banyak cameo tokoh pahlawan nasional di Battle of Surabaya. (Sumber: Kupaman)

Penghargaan yang diterima Battle of Surabaya tahun ini menambah deretan piala yang berhasil diraihnya. Sebelumnya Battle of Surabaya menerima dua penghargaan internasional sebelum dan sesudah filmnya rilis. Di tahun 2013, Battle of Surabaya memenangkan penghargaan People’s Choice Award di International Movie Trailer Festival (IMTF), sementara di tahun 2014 dinominasikan dalam penghargaan trailer animasi asing terbaik di Golden Trailer Award ke-15. Penghargaan tertinggi Battle of Surabaya diraih pada Seoul International Cartoon & Animation Festival 2016, dimana tim MSV Pictures berhasil menyabet penghargaan Grand Prize.

Di dalam negeri pun Battle of Surabaya mendapatkan apresiasi tinggi dengan memenangkan Indigo Fellowship dari Telkom serta penghargaan digital animation dari INAICTA, keduanya di tahun 2012. Battle of Surabaya kemudian rilis di bioskop Indonesia tahun 2015 dan mendapatkan sambutan hangat dari para penonton. Animo besar dari Battle of Surabaya pun mampu menarik perhatian Walt Disney Pictures yang membantu distribusi Battle of Surabaya ke pasar internasional.

Perjuangan Musa mengantar pesan di tengah perang Surabaya. (Sumber: Kupaman)

Perjuangan Musa mengantar pesan di tengah perang Surabaya. (Sumber: Kupaman)

Battle of Surabaya menuturkan kisah Musa, seorang penyemir sepatu dan kurir dalam setting pertempuran Surabaya tanggal 10 November 1945. Suka-duka Musa dalam bertahan hidup di medan perang akan terbelit dengan hubungan persahabatannya dengan Yumna dan prajurit TKR bernama Danu. Seiring berjalannya perang, Musa harus menghadapi pahitnya kehidupan serta rahasia yang menyelimuti kedua sahabatnya itu. Battle of Surabaya dibintangi oleh pengisi suara veteran dan artis populer seperti Ian Syahbani, Maudy Ayunda dan Reza Rahardian.

Saya beruntung bisa menonton Battle of Surabaya di tahun 2015 lalu. Kualitasnya mengagumkan, di atas rata-rata. Waktu produksinya yang lama berbanding lurus dengan hasil akhirnya. Kisahnya juga tidak sekedar aksi dar-der-dor dan mengglorifikasi perjuangan berdarah untuk mempertahankan kemerdekaan. Justru lewat film ini, MSV Pictures ingin menunjukkan sisi gelap dari peperangan. Kemenangan satu kubu harus dibayar dengan hilangnya harta dan nyawa.

“There is no glory in war.” (Sumber: Shade Sanctuary)

“There is no glory in war.” (Sumber: Shade Sanctuary)

Satu yang saya sayangkan adalah tidak adanya rilisan home release dalam bentuk DVD atau Blu-ray. Masalah pembajakan memang masih menjadi momok bagi para sineas Indonesia, sehingga mereka harus pikir dua kali untuk menerbitkan lewat jalur home release. Bahkan sutradara sekaliber Joko Anwar saja menyatakan tidak akan merilis Pengabdi Setan dalam DVD, bukti bahwa ia punya komitmen untuk memberantas pembajakan.

Memang sedikit disayangkan jika menonton Battle of Surabaya bakal menjadi pengalaman sekali seumur hidup. Tapi mungkin ini bisa jadi satu pelajaran juga bagi kita untuk mendukung karya berkualitas dari Indonesia. Kalau memang bagus, kenapa tidak kita dukung sekarang juga?

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00 cover d

Universal Studios Jepang Meluncurkan Wahana Sailor Moon 4D

Universal Studios Jepang membuka wahana 4D dari serial anime klasik Sailor Moon. Sailor Moon 4D ini akan hadir mulai 16 .. more

Sumber: megaxus.com

Megaxus Resmi Mengeluarkan Ayo Dance Versi Mobile! Siapa yang Kangen dengan Game Ini?

Tahun 2000-an, game PC online berhasil membuat gamers rela nongkrong di warnet untuk memainkan game kesayangannya, sepe.. more

Print faza

Know Your Judges #2: Faza Meonk

Kreator komik anti mainstream Si Juki, Faza Meonk adalah juri selanjutnya dalam CIAYO Comics Challenge Vol. 3. Apa arti .. more

Line Up Film Live Action yang Diadaptasi dari Animasi Disney

Siapa yang enggak tahu film animasi yang diproduksi Disney? Pernah enggak ngebayangin film animasi yang kita tonton kala.. more

Kontrol Analog Vainglory Ternyata Nggak Sekedar Niru Mobile Legends dan AoV!

Setelah Mobile Legends dan Arena of Valor, sekarang giliran Vainglory yang dapat panggilan beken "MOBA kok analog?".. more