Sophia : Robot Pertama di Dunia yang Mendapatkan Kewarganegaraan

11 months ago
(from : youtube.com)

Bro and Sis, tahukah kamu jika pada 26 Oktober 2017 lalu merupakan sebuah peristiwa bersejarah bagi Arab Saudi. Sebab untuk pertama kalinya di dunia, sebuah robot bernama Sophia buatan Hanson Robotics telah disahkan sebagai warga negara Arab Saudi dalam acara Future Investment Initiative di Riyadh, Arab Saudi.

(from : flickr.com)

(from : flickr.com)

Langkah ini dilakukan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun sebuah kota baru yang ke depannya akan dihuni bersama antara manusia dan robot. Kota masa depan yang akan diberi nama “Neom” itu sengaja diciptakan untuk mengalahkan kemegahan Dubai di Uni Emirat Arab dalam urusan bisnis dan pariwisata.

Kota Neom nantinya bakal dibuat lebih luwes dari sisi peraturan daripada kota-kota lainnya di Arab Saudi, seperti tidak ada kewajiban mengenakan penutup kepala bagi perempuan. Listrik di kota itu juga akan dihasilkan sepenuhnya dari tenaga surya dan angin.

(from : businessinsider.sg)

(from : businessinsider.sg)

Menurut Pangeran Mohammed bin Salman (Seorang Putra Mahkota Arab Saudi), pihaknya menginginkan robot pertama dan robot utama di Kota Neom adalah Neom itu sendiri sebagai robot nomor satu. Ke depannya, semua benda di kota itu akan terhubung dengan kecerdasan buatan dan internet di segala lininya. Hmmm, kayak film Hollywood I-Robot yang dibintangi oleh Will Smith ya guys, yang semua kehidupan kotanya diatur oleh otak seorang robot di kota itu. Hehehe.

(from : autoevolution.com)

(from : autoevolution.com)

Dalam acara bersejarah itu, Sophia juga berkesempatan melakukan tanya jawab dengan Ross Sorkin yang bertugas sebagai moderator acara tersebut. Sophia mengungkapkan jika dirinya ingin menggunakan kecerdasan buatannya untuk membantu manusia menciptakan hidup yang lebih baik, seperti merancang rumah pintar dan kota masa depan serta akan berusaha membuat dunia menjadi lebih baik. Bahkan Sophia sempat menyindir Elon Musk, seorang CEO perusahan Tesla, yang sering mengungkapkan kekhawatiran tentang risiko kecerdasan buatan pada robot yang bisa saja berbalik menguasai manusia. Waduuh, yang ditakutkan Elon ini malah mirip kayak film Residence Evil ya guys. Hahaha.

(from : notey.com)

(from : notey.com)

Sebagai tambahan informasi nih guys, menurut pembuatnya, David Hanson, Sophia memiliki kecerdasan buatan (artificial intelligence), pengolahan data penglihatan (visual data processing) dan pengenalan wajah (facial recognition). Sophia juga dapat meniru gerak tubuh manusia (imitates human gestures) dan ekspresi wajah (facial expressions). Ia bahkan mampu menjawab pertanyaan tertentu dan membuat percakapan sederhana pada topik yang telah ditentukan (misalnya tentang cuaca).

(from : newsweek.com)

(from : newsweek.com)

Robot ini juga menggunakan teknologi pengenalan suara (voice recognition) dari perusahaan induk Google, Alphabet Inc., dan dirancang untuk menjadi semakin pintar dari waktu ke waktu. Program “AI” (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan ini, menganalisis percakapan dan mengekstrak data yang memungkinkan Sophia untuk memperbaiki tanggapan sebagai masukan informasi di masa depannya dengan lebih dan lebih baik lagi.

Kecanggihan robot Sophia yang hampir mencapai karakteristik mirip manusia tersebut lantas membuatnya mendapatkan status warga negara Arab Saudi. Ia pun merasa terhormat dan bangga. Karena menjadi robot pertama di dunia yang diakui sebagai warga negara.

(from : businessinsider.sg)

(from : businessinsider.sg)

David berharap, pada saatnya nanti Sophia bisa berinteraksi dengan lebih banyak manusia lain untuk mendapatkan masukan atau input melalui pengalaman dan keterampilan sosialnya dengan lebih baik lagi. Karena data berupa input melalui pengalaman itu akan berguna untuk pengetahuannya di masa depannya. Selain itu, data tersebut bisa juga digunakan untuk robot-robot artificial intelligence varian-varian baru selanjutnya.

About Author

Patricia Trisnawati

Patricia Trisnawati

Wanita berdarah Jawa ini sejak di bangku kuliah sudah aktif di dunia broadcasting. Baik menjadi penyiar radio di kampus, dan menjadi reporter radio lokal di Jogja. Pernah pula bekerja aktif sebagai reporter, penulis naskah, dan voice over artist di salah satu media televisi swasta ternama. Motto hidupnya adalah "Kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil yang didapat."

Comments

Most
Popular

Sumber gambar: youtube.com

Belum Bisa Move On dari The Last Jedi? Yuk Cobain Game-Game Star Wars Keren Ini!

Berikut game-game Star Wars keren yang bisa bro sis mainkan... more

The Kasuaris – Episode 2: Keblinger

Ravi nggak sadar apa yang udah terjadi semalem. Kepalanya masih keblinger. Ingatannya tentang hal-hal semalem belum terk.. more

The Nun - Cover (Sumber: screenweek)

Review Film The Nun, Kisah Spin Off atau Prekuel?

The Nun, mengungkapkan sosok Valak dalam The Conjuring 2... more

Sumpit Nyaruko-san. Sumber gambar: faylan7.deviantart.com

Jadi Begini Loh Perbedaan Sumpit di China, Korea dan Jepang!

Bro sis hampir pasti pernah menggunakan benda ini. Alat makan sumpit punya sejarah yang super panjang. Jauh lebih panjan.. more

00-d-doomsday

Doomsday, Monster Buas Pembunuh Superman

Dunia komik sempat berduka dengan kematian Superman. Mari berkenalan dengan Doomsday, monster yang membunuh Superman... more