Steam Mulai Memalak Developer Game $100 Per Game

2 years ago
Steam, perusahan milik Valve (Sumber: legitreviews)

Tepatnya sehari yang lalu sejak artikel ini di-publish, Steam mengumumkan di web resminya bahwa Steam Greenlight resmi digantikan dengan Steam Direct mulai 13 Juni 2017. Oleh karena itu, per tanggal 6 Juni, Valve tidak akan menerima subsmisi dari developers/publishers di Steam Greenlight. Isu ini pun sebenarnya sudah terdengar dari bulan Februari lalu, bahwa di Steam Direct, Valve akan menerapkan biaya kepada para developer yang men-submit game-nya di Steam Direct.

Steam Direct, pengganti Steam Greenlight (Sumber: steamcommunity.com)

Meski saat itu belum ada angka pasti mengenai biayanya, namun kini Valve sudah secara resmi mengumumkan, biaya yang dikenakan adalah sebesar $100 per game. Tentunya para developers/publishers bisa bernafas lega, karena sebelumnya sudah pernah diperingatkan bahwa biayanya bisa berkisar antara $100 hingga $5,000 per game.

“Saat Steam Direct diumumkan Februari lalu, kami belum memutuskan berapa biaya yang harus dibayarkan oleh para developers untuk mem-publish game-nya. Yang pasti, kami menginginkan biaya seminimal mungkin untuk memastikan biaya yang diterapkan tidak menjadi halangan untuk para developers pemula. Namun tidak terlalu kecil hingga mempermudah oknum yang tidak bertanggung jawab menghancurkan sistem kami.” Kata Alden Kroll, Valve Product Designer di web resmi Steam community.

Mengapa akhirnya mematok fee $100 per game?

Valve’s Aiden Kroll in a Steam community blog post menjelaskan “Kami sudah memantau banyak diskusi yang membicarakan berbagai pro dan kontra mengenai penerapan biaya, dari mulai berapa nominal yang harus diterapkan, ganti rugi, developers/publishers mana saja yang akan diuntungkan dan dirugikan dengan hal ini, berbagai prediksi pihak-pihak mana saja yang akan terpengaruh dan lain-lainnya yang berhubungan dengan ini. Banyak sekali argumentasi rasional dan meyakinkan mengenai biaya antara $100 – $5000. Diskusi di berbagai komunitas sangat membantu kami untuk memutuskan alasan biaya fee yang dikenakan menjadi tidak terlalu rendah dan apa saja yang dapat kami lakukan dan terjadi di biaya yang rendah tersebut.”

“Jadi akhirnya, kami memutuskan untuk menetapkan biaya terendah kepada para developers, dengan kompensasi sebesar $100 kepada developers/publisher per game. Dan di waktu yang sama, hal ini dapat bekerja di di fitur yang dirancang untuk membantu algoritma game store menjadi lebih baik dalam menyelidiki/menyaring game. Kami akan mencari bagian tertentu agar kita semua dapat melihat langsung algoritma game store dengan mata sendiri, untuk memastikan sesuatu yang menarik tidak terlewatkan. Kami juga akan memonitor langsung jenis-jenis submisi game yang kami terima, sehingga kami lebih siap untuk menerapkan lebih banyak fitur seperti perubahan Trading Card yang kami bahas di postingan blog sebelumnya, di mana dapat mengurangi insentif finansial pihak-pihak yang merugikan algoritma game store.” Seperti yang dikutip dari blog resmi Steam community.

Dota 2, Salah satu game terpopuler di Steam (Sumber: steam)

Dota 2, Salah satu game terpopuler (Sumber: Steam)

CS Go, salah satu game terpopuler di Steam (Sumber: csnvidia.com)

CS Go, salah satu game terpopuler (Sumber: csnvidia.com)

Buat yang masih awam di dunia game, Steam bukanlah steam motor, alat pemanas, uap atau semacamnya. Steam adalah distributor permainan digital milik Valve dengan cara membeli via pembayaran daring dengan media unduhan. Dengan adanya Steam, diupayakan agar pembajakan game yang marak bisa ditekan. Cara kerjanya dengan mengunduh perangkat lunak Steam, dengan begitu dapat dicek dan langsung membeli permainan yang ada. (via: Wikipedia). Singkatnya, Steam merupakan perantara untuk membeli game, jadi para gamers sejati ga perlu repot untuk mencari CD game original dan bebas ongkir loh!

Nah, untuk lebih jelas mengenai kebijakan baru Steam Direct. bro sis bisa baca pembahasannya disini.

About Author

Steffi CIAYO

Steffi CIAYO

“All life is an experiment. The more experiments you make the better.” —Ralph Waldo Emerson

Comments

Most
Popular

Nintendo Mengumumkan Peripheral Terbaru Untuk Switch: Nintendo Labo!

Nintendo Labo mengajak gamer untuk bermain game interaktif dengan bantuan kertas karton! Seperti apa ya gamenya?.. more

00-d-indienesia-bundle

Sambut Hari Game Indonesia, Developer Lokal Rilis Indienesia Bundle

Asosiasi Game Indonesia merilis Indienesia Bundle untuk rayakan Hari Game Indonesia 2018. 5 game lokal bisa didapat deng.. more

Rasakan Kembali Kerennya Era 90an dengan Film-Film Ini!

Tidak terlalu berlebihan saat berpendapat kalau film-film bioskop era 90an memiliki hal magis yang mampu membuatnya teta.. more

youtube.com

Fans Membuat Petisi Untuk Me-Remake Film Star Wars: The Last Jedi; Perlu Atau Tidak?

Petisi yang menuntut remake The Last Jedi demi menebus karakter.. more

00-ciayo-comic-of-the-year-2018

Inilah Para Pemenang CIAYO Comics Comic of the Year 2018!

Di penghujung tahun 2018 ini, inilah komik CIAYO Comics yang berhasil meraih penghargaan CIAYO Comics Comic of the Year .. more