Steins;Gate 0: Sekuel Yang lebih Gelap dan Menegangkan

4 weeks ago
00-steins-gate-0

Dunia paralel adalah dunia yang menyerupai dunia yang kita tinggali, persis dengan segala kemiripan isinya. Dengan kata lain, dunia tidak hanya satu. Banyak alam semesta yang serupa, tetapi berbeda takdir. Manusia, yang katanya memiliki keunikan dan berbeda satu dengan yang lainnya, bisa saja memiliki kembaran alias doppelganger di dunia lain, tetapi berbeda nasib.

Para karakter dari Steins;Gate 0. (Sumber: Otakundes)

Para karakter dari Steins;Gate 0. (Sumber: Otakundes)

Teori dunia paralel inilah yang mendasari cerita dari Steins;Gate. Anime yang berasal dari Visual Novel ini bercerita tentang ilmuwan eksentrik bernama Okabe Rintaro yang berkeinginan menciptakan mesin waktu. Bersama dengan timnya, Okabe melakukan riset yang justru membawanya bisa melintasi dunia paralel. Celakanya, penemuannya yang dirahasiakan ternyata menjadi awal mula pecahnya perang dunia ketiga.

Steins;Gate 0 adalah kelanjutan cerita dari episode-episode Stein; Gate. Setelah melalui berbagai dunia paralel dan mendapatkan hasil yang sama, Okabe Rintaro depresi dan trauma berkepanjangan lantaran gagal menyelamatkan mitra kerjanya bernama Makise Kurisu. Dia memutuskan untuk meninggalkan penelitiannya dan melanjutkan hidup sebagai mahasiswa biasa. Dikelilingi oleh teman-teman yang tidak tahu kalau dia pernah melakukan perpindahan ke dunia paralel, Okabe berusaha melupakan perjalanannya.

Okabe Rintaro yang lebih kurus dan muram (Sumber: HorribleSubs)

Okabe Rintaro yang lebih kurus dan muram (Sumber: HorribleSubs)

Kala sedang bekerja sebagai resepsionis di forum teknologi kampus, Okabe bertemu dengan gadis kecil nan sombong bernama Hiyajo Maho, yang ternyata bertugas sebagai penerjemah Profesor Alexis Leskinen yang menjadi pembicara dalam forum. Di depan peserta forum yang hadir, Profesor Leskinen dan Maho memperkenalkan Amadeus—sebuah kecerdasan buatan yang mampu menyimpan memori seseorang dan bisa membuat simulasi sempurna, lengkap dengan karakteristik seseorang yang memorinya disimpan di sana. Okabe terkejut lantaran ingatan Makise Kurisu yang terisimpan di dalam Amadeus.

Makise Kurisu "hidup kembali" sebagai AI dalam aplikasi Amadeus (Sumber: Steins;Gate Wiki)

Makise Kurisu “hidup kembali” sebagai AI dalam aplikasi Amadeus (Sumber: Steins;Gate Wiki)

Setelah forum selesai, Okabe menemui Profesor Leskinen dan Maho. Ternyata mereka berdua adalah rekan kampus Makise Kurisu sewaktu meneliti tentang Amadeus. Profesor Leskinen merekrut Okabe sehingga dia pun mendapat kesempatan untuk bertemu dengan rekan lamanya di dunia paralel. Kedekatan mereka pun menimbulkan semangat Okabe untuk kembali menguak misteri kematian Makise Kurisu dan berusaha menghidupkannya kembali walaupun dia harus melintasi ruang, waktu, dan berbagai dunia.

Daru, anggota lab yang diam-diam melanjutkan penelitian (Sumber: HorribleSubs)

Daru, anggota lab yang diam-diam melanjutkan penelitian (Sumber: HorribleSubs)

Kalian wajib menonton Steins;Gate terlebih dahulu jika hendak menonton sekuelnya supaya bisa memahami tujuan awal Okabe Rintaro. Dalam sekuel, Okabe digambarkan sebagai orang yang sudah putus harapan dan tidak berminat untuk melakukan penelitian ilmiah bahkan mengembangkan ide gilanya. Okabe lebih realistis dan muram, sehingga orang-orang di sekitarnya jadi ikut tak bersemangat. Titik balik Okabe ada di pertemuannya dengan Makise Kurisu yang berada dalam Amadeus.

Baca Juga: Sekuel Anime Paling Dinanti di Tahun 2018: Obati Rasa Rindumu!

Shiina Mayuri, teman Okabe yang setia mendampingi (Sumber: HorribleSubs)

Shiina Mayuri, teman Okabe yang setia mendampingi (Sumber: HorribleSubs)

Meskipun Okabe masih realistis, tapi dia berusaha mencegah terjadinya perang dunia ketiga yang hanya diketahui olehnya. Dia berpacu dengan waktu untuk menggapai kondisi ideal yang disebut Steins;Gate. Nuansa drama sangat kental dalam anime yang berjumlah 23 episode ini. Dalam Steins;Gate 0, kalian bisa mempelajari perubahan perilaku manusia apabila dihadapkan dengan situasi yang mahasulit. Memilih untuk menyerah dengan keadaaan atau berusaha mengubah walaupun menurut orang lain tidak masuk akal.

Suzuha dan Daru bersama dengan mesin waktu yang digunakan Suzuha (Sumber: HorribleSubs)

Suzuha dan Daru bersama dengan mesin waktu yang digunakan Suzuha (Sumber: HorribleSubs)

Dari segi visual, penampilan Okabe berubah drastis. Pakaian berwarna gelap menjadi ciri kemuraman hatinya. Nuansa musim gugur dan akhir tahun pun mendukung penggambaran yang serba gelap. Desain karakter pun masih konsisten seperti prekuelnya. White Fox bisa dibilang berhasil mempertahankan kualitas Steins;Gate walaupun jarak antar musimnya terpaut jauh.

Barisan pengisi suara masih dipertahankan. Mamoru Miyano yang mengisi suara Okabe Rintaro yang realistis dan Kana Hanazawa yang berperan sebagai Shiina Mayuri pun menjadi roh kuat dalam cerita. “Tuturu” yang menjadi ciri khas Mayuri pun tidak dihilangkan meskipun intensitasnya dikurangi.

Lagu pembuka dan penutupnya pun tak lepas dari nuansa misterius. Fatima yang dinyanyikan Kanata Ito ataupun Last Game oleh Zwei dan World Line yang disenandungkan dengan merdu oleh Asami Imai mendapat apresiasi baik dari penonton.

Mayuri melintasi ruang dan waktu bersama Suzuha (Sumber: HorribleSubs)

Mayuri melintasi ruang dan waktu bersama Suzuha (Sumber: HorribleSubs)

Segi unik dari anime Steins;Gate 0 adalah penonton pernah dibuat berspekulasi ketika salah satu karakter bernama Suzuha berkata sebelum berpisah, “Sampai bertemu tujuh tahun lagi.” Begitu ada pengumuman kalau Steins;Gate 0 diluncurkan tepat pada 7 tahun setelah kemunculan prekuelnya, penggemarnya langsung bersorak dan merayakan ketepatan janji dari Suzuha. Padahal, yang dimaksud tujuh tahun lagi adalah Okabe Rintaro yang berhasil mencegah terjadinya perang dunia sekaligus menjemput Suzuha yang menghilang.

Persis 7 tahun antara Steins Gate dengan Steins Gate 0 (Sumber: MyAnimeList)

Persis 7 tahun antara Steins;Gate dengan Steins;Gate 0 (Sumber: MyAnimeList)

Terlepas dari gosip yang ada mengenai Steins;Gate yang kabarnya bukan menggunakan sistem dunia paralel, anime ini sangat layak untuk ditonton bagi kalian penggemar drama sci-fi. Nikmati alur cerita yang disajikan dan mulailah berimajinasi dan berspekulasi dalam dunia fiksi ilmiah.

Banner Komik Action

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

Lemahnya DC

Lemahnya DC Cinematic Universe: Mulai Dari Berhentinya Ben Affleck Sebagai Batman Hingga Penundaan Film Perdana The Flash

Sepertinya berbagai hal yang bikin galau fans DC Comics akan kualitas dan kuantitas film-film DC Cinematic Universe masi.. more

[KONTEN KHUSUS 18+] Apakah Fan Service di Anime Itu Dibutuhkan???

Pernahkah kalian mendengar istilah Fan Service di anime? Istilah ini sering muncul di forum-forum pecinta manga dan anim.. more

00-d-disorder

Disorder: Menelisik Sisi Gelap Sebuah Obsesi

Disorder menyajikan kumpulan kisah gelap dari mereka yang tidak dapat mengenali diri sendiri dan menginginkan pelampiasa.. more

Dragon Ball dan One Piece (Sumber: qygjxz.com)

Dragon Ball & One Piece – Dua Anime Yang Masih Bertahan Dari Era Awal Millennium

Jika bro sis membaca artikel sebelumnya soal anime Bleach yang tidak bertahan lama, disana saya ada menyebutkan soal “.. more

iPhone X, Simbol Kegagalan Inovasi Apple?

Siapa sih yang gak mau punya gadget bagus? Apalagi buat handphone, soalnya jaman sekarang kan apa-apa dilakukan pake han.. more