Sukses Dengan Pokemon Go, Pokemon Kembali Merilis Game Terbarunya

5 months ago
Sumber: redbull.com

Kalau kemarin kita dihebohkan dengan kehadiran game fenomenal, Pokemon Go, kali ini Pokemon kembali meliris game-nya yang dinamakan Pokémon Ultra Sun and Ultra Moon. Kabarnya ini  adalah versi upgrade dari game pendahulunya, Pokemon Sun and Moon yang rilis di tahun 2016. Penasaran? Simak aja review-nya!

OVERVIEW

Pokémon Ultra Sun dan Pokémon Ultra Moon adalah sepasang game dari core series Pokémon untuk 3DS. Kedua game ini dikembangkan oleh pengembang utama core series, Game Freak, sebagai enhanced edition dari Pokémon Sun and Moon yang telah dirilis tahun 2016 silam. Kedua game ini dikonfirmasikan sebagai game core series terakhir di platform 3DS sebelum dilanjutkan ke Nintendo Switch.

Ultra Sun dan Ultra Moon diklaim menyajikan cerita alternatif para trainer di region Alola yang cukup berbeda dengan Sun dan Moon, serta tambahan-tambahan gameplay lainnya. Tambahan yang notable yaitu munculnya beberapa Pokémon baru serta datangnya bos-bos villainous team dari game-game sebelumnya.

FIRST IMPRESSION

Sebelum penulis memainkan game ini, impresi dari berbagai trailer dan pengumuman lainnya adalah bahwa Ultra Sun dan Ultra Moon hanyalah berupa director’s cut dari Sun dan Moon, layaknya Pokémon Crystal, Emerald, dan Platinum. Awalnya penulis sedikit berharap bahwa game ini akan mirip dengan Pokémon Black 2 dan White 2, yaitu berupa sekuel dari game sebelumnya. Namun setelah dikonfirmasi bahwa game ini adalah alternate story, ekspektasi penulis kembali ke Emerald-like. Tapi tetap masih punya harapan bahwa perubahan yang dilakukan terhadap plotnya akan banyak dan memuaskan.

Mina is still best girl. (Sumber: Nintendo & Game Freak)

Mina is still best girl.
(Sumber: Nintendo & Game Freak)

GOOD

  • Pokédex Expansion

Pokémon yang tersedia di Ultra Sun dan Ultra Moon berjumlah lebih banyak dibanding Sun dan Moon, bertambah sekitar 100 spesies. Diversity terhadap tipe elemen diperluas, dan Pokémon yang jarang siperhatikan seperti Ekans dan Furfrou dimunculkan kembali.

Para fans Pokémon pun dikagetkan dengan dirilisnya beberapa Pokémon baru yang belum pernah muncul sebelumnya, bahkan di Sun dan Moon sekalipun. Ya, tambahannya hanya berupa Ultra Beast, tapi penambahan Pokémon di tengah-tengah berjalannya satu generasi belum pernah dilakukan sebelumnya (kecuali Mythical Pokémon yang sudah ada di data game sebelumnya namun belum diumumkan secara resmi).

Overall revisi Pokédex ini dapat diterima dengan baik dan berpotensi untuk mengubah playstyle pemain selama berkunjung kembali ke Alola.

  • Post-game (Spoiler Warning)

Post-game yang disajikan di Ultra Sun dan Ultra Moon memiliki peningkatan dibanding sepasang game sebelumnya. Jika sebelumnya hanya terdapat post-game berupa “petak umpet” dengan Ultra Beast, di game ini ada tambahan besar berupa pertarungan dengan Team Rainbow Rocket.

Battle dengan bos-bos seluruh team jahat di Pokémon cukup seru dan menantang, ditambah dengan adanya puzzle-puzzle klasik dari Pokémon Red dan Blue dan interaksi lucu dari para Grunt. Selain itu Battle Tree pun kembali. Fitur Omega Ruby dan Alpha Sapphire berupa kemunculan hampir seluruh Legendary Pokémon untuk ditangkap pun kembali.

Giovanni Strikes Back (Sumber: Nintendo & Game Freak)

Giovanni Strikes Back (Sumber: Nintendo & Game Freak)

  • Interactive Pokémon

Dibanding Sun dan Moon, di region Alola a la Ultra Sun dan Ultra Moon banyak Pokémon di overworld yang bisa kita ajak untuk berinteraksi, dari Rockruff hingga Magnemite. Selain itu ada lebih banyak Pokémon yang berperan sebagai NPC yang membuat Alola lebih terasa seperti dunia Pokémon. Hal yang paling terlihat adalah Alolan Exeggutor di Exeggutor Island.

Di Sun dan Moon, Exeggutor hanya dimodelkan sebagai pohon biasa yang biasanya berfungsi sebagai elemen dari lingkungan. Di sini Exeggutor benar-benar dimodelkan dan dapat berinteraksi dengan player character. Hal-hal ini mungkin bersifat minor, namun dapat memberikan efek terhadap setting overworld yang menjadi lebih ‘hidup’.

Exeggcalibur (Sumber: Nintendo & Game Freak)

Exeggcalibur (Sumber: Nintendo & Game Freak)

MIXED

  • Sidequest

Ultra Sun dan Ultra Moon memiliki berbagai sidequest yang sedikit berbeda dengan game sebelumnya. Pertama adalah koleksi sticker. Jika kita mengumpulkan banyak, maka kita akan mendapatkan Totem Pokémon yang bisa digunakan sendiri. Meskipun lumayan seru dan reward-nya lumayan berharga, stiker ini rasanya hanya sekedar pengganti Zygarde Cell yang harus dikumpulkan di game sebelumnya, jadi gak terlalu berasa baru dan fresh.

Selain itu ada Battle Agency dan Photo Club. Battle Agency cukup menarik dan mirip dengan Battle Factory. Photo Club… ya hanya sekedar klub foto. Cukup lucu, tapi lama-lama bosan juga, seperti Pokémon Musical dan jika dibandingkan dengan Pokémon Contest atau Pokéstar Studios yang seru dan berupa distraksi yang engaging.

Mantine Surfing cukup menarik dan berupa minigame yang unik dan berguna untuk mendapat battle points jika pemain ampas dalam Battle Tree. Overall sidequest menarik namun tidak terlalu engaging sebagai pelepas stress setelah banyak battle dan training.

Alola Photo Club (Sumber: Nintendo & Game Freak)

Alola Photo Club (Sumber: Nintendo & Game Freak)

 

  • Quality of Life

Berbagai jenis fitur dirombak menjadi lebih mudah digunakan dibanding sebelumnya. Tombol khusus untuk save di menu, revisi HUD sehingga HP berkurang lebih cepat dibanding sebelumnya, redesign menu pilihan saat battle, dan hal-hal kecil lainnya terasa berguna, namun hal-hal tersebut cukup minor dan sebagian seharusnya dapat dilakukan di game sebelumnya dalam bentuk patch.

BAD

  • Story (Some Spoilers)

Pokémon Sun dan Moon menyajikan plot yang menarik dibandingkan game-game sebelumnya. Plot twist yang agak predictable namun berupa change of pace yang unik terhadap plot standar Pokémon, stake yang cukup personal dan simpatik, serta ending yang bittersweet. Semua adalah hal yang tidak standar di dunia core series Pokémon. Tapi semua hal tersebut dibuang di Ultra Sun dan Ultra Moon, dan diubah menjadi plot template Pokémon yang biasa saja dan anti-klimaktik. Klimaks dari cerita rasanya jadi terlalu cepat, dan resolusi yang didapat kurang memuaskan dibanding game sebelumnya. Lillie yang di game sebelumnya memiliki peran yang sangat penting menjadi hanya seperti supporting character biasa di sini.

Bahasan di atas berlaku terhadap klimaks dari ceritanya, karena cerita-cerita sebelum klimaks…… hampir sama persis seperti Sun dan Moon. Perubahannya sangat minor, Ultra Recon Squad yang dibuat hype di trailer ternyata tidak terlalu mengubah alur cerita, hanya beberapa Island Challenge yang diganti, dan sebagian hanya diubah sedikit (dibanding Emerald, Platinum, dan Black 2/White 2 yang melakukan redesign di hampir seluruh Gym). Jadinya tidak terlalu berasa seperti alternative stor’, namun lebih ke alternative ending.

  • Minimal Improvement

Dari hasil yang dilihat pada Ultra Sun dan Ultra Moon, kemampuan game freak untuk membuat edisi director’s cut seperti kembali lagi ke zaman Crystal. Terlebih lagi dengan status Sun dan Moon yang sudah berkualitas bagus apa adanya, sehingga hanya sedikit hal-hal yang bisa di-improve tanpa melakukan perubahan drastis seperti Black 2 atau White 2.

Entah karena tidak bisa improve lebih jauh atau karena tidak mau. Berhubung sebelum rilis, The Pokémon Company telah mengumumkan bahwa Pokémon Switch sedang dalam development. Oleh karena itu, Ultra Sun dan Ultra Moon ini rasanya lebih seperti game filler yang hanya membutuhkan effort minimal, sambil mengulur waktu dan mengumpulkan modal untuk Pokémon Switch.

Sangat disayangkan karena Ultra Sun dan Ultra Moon ini adalah sebuah swansong untuk Pokémon di 3DS, jatuhnya kurang bombastis, tidak seperti Black 2/White 2 untuk DS.

Black 2 dan White 2 bagi penulis masih menjadi high point untuk game Pokémon mid-gen. (Sumber: Nintendo & Game Freak)

Black 2 dan White 2 bagi penulis masih menjadi high point untuk game Pokémon mid-gen. (Sumber: Nintendo & Game Freak)

Yah, pada akhirnya Pokémon Ultra Sun dan Ultra Moon tidak cukup menarik pemain Sun dan Moon untuk kembali ke Alola. Tambahan-tambahan yang ada cukup sedikit dan sebagian baru tersedia di akhir-akhir cerita. Sehingga lebih layak dijadikan expansion pack atau DLC untuk Sun dan Moon. Semoga saja improvement yang dilakukan tidak dibuang sia-sia dan diintegrasikan ke Pokémon Switch, sehingga game ini pun tidak terlalu bersifat sia-sia.

About Author

Fajar

Fajar

Collector and semi-casual/semi-hardcore gamer. Collects everything Pokémon, Nendoroids (particularly Hatsune Miku-related), some PVC figures, and video game consoles. Likes to hang out at video game stores and board game cafes being unproductive as heck.

Comments

Most
Popular

00-d-arena-of-valor

Arena of Valor Resmi Berlaga di Asian Games 2018!

Kemenpora memastikan game Arena of Valor bakal menjadi cabang olahraga ekshibisi Asian Games 2018 bulan Agustus mendatan.. more

Delapan film live action sudah jadi bukti Tomie berhasil “menyihir” penggila horor seantero Jepang. (Sumber: Mubi)

Kesamaan Dunia Game Nioh Dengan Sejarah Asli Jepang

Nioh adalah sebuah game aksi petualangan seru berdasarkan naskah film Akira Kurosawa berjudul “Oni” yang, sayangnya,.. more

Valve and Steam (Sumber: http://2.bp.blogspot.com/-NNLEB_aaNQY/VTQwGsKSSjI/AAAAAAAABeU/z-QCEDlLDEs/s1600/valve-steam.jpg)

Pro dan Kontra Kebijakan Baru Steam Direct, Yay or Nay?

Penggantian Steam Greenlight ke Steam Direct memang menimbulkan banyak pro dan kontra, ada yang setuju dan ada yang tida.. more

Woody Allen (sumber: Thestudioexec.com)

Woody Allen, Komedi = Tragedi + Waktu

Woody Allen adalah seorang sutradara kawakan Holywood yang sudah menghasilkan 47 film dan empat diantaranya membuatnya m.. more

Menjamurnya Manga Bertemakan Isekai, Tertarik Untuk Membaca?

Tema manga isekai atau istilah lainnya terlempar ke dunia lain,  entah itu dunia game atau fantasy sudah semakin menjam.. more