Tantangan dan Harapan Komikus Indonesia

9 months ago
Para pemenang CIAYO Comics Awards (CIAYO Pictures)

Gak hanya merayakan hari ulang tahun CIAYO yang sudah berumur satu tahun, event CCC atau CIAYO Comics Club #1 juga menjadi tempat para komikus berkumpul dan berbagi cerita. Menjadi komikus, memang bisa dibilang pekerjaan yang berhubungan dengan seni. Feedback dari pembaca dan efek dari hasil karya yang mereka buat, jadi pengaruh penting dalam membuat karya baru dan mencari inspirasi.

Kreator dan komikus gak memiliki pekerjaan yang segampang kelihatannya. Mereka gak cuma membuat cerita dan memvisualkan cerita tersebut, terus langsung jadi. Banyak proses di dalamnya yang terjadi dan pembaca gak tahu tentang hal itu. Hasil karya komik yang mereka buat juga didapatkan dari inspirasi yang muncul dari banyak hal.

Tessa YP, NataEliza, Nadya kreator Heartbeat (CIAYO Pictures)

Tessa YP, NataEliza, Nadya kreator Heartbeat (CIAYO Pictures)

Kita tahu semua pekerjaan gak ada yang semudah kelihatannya. Hal ini juga sama bagi komikus. Bahkan ada beberapa komikus populer asal Jepang yang sempat membagikan pengalaman kalau karya buatan mereka gak menerima royalti sedikitpun. Apalagi manga yang jadi populer di Jepang biasanya banyak juga memproduksi merchandise dan diadaptasi menjadi anime. Di mana pendapatan Shuichi Aso, sang kreator manga yang merasa belum menerima apa-apa ini, harusnya sudah bisa menerima banyak royalti. Banyak juga beberapa berita ‘kurang enak’ mengenai kecilnya apresiasi bagi sebuah karya komik di Jepang.

Bisa dibayangkan sendiri kan di Jepang ada banyak sekali orang yang bermimpi atau bahkan berprofesi sebagai creator/illustrator manga dan animasi. Jepang selalu lekat dengan komik, kartun, animasi, atau karakter kawaii. Semakin banyak orang yang memiliki profesi sebagai animator di Jepang, semakin melahirkan tantangan baru setiap tahunnya bagi para komikus. Karena para komikus gak hanya bersaing dengan teman-teman komikus lainnya, tapi juga mau-gak-mau harus ikut bersaing di medan Internasional, melawan komikus asal negara tetangga dan komikus Western seperti DC atau Marvel.

Tim CIAYO Blog sempat mewawancarai beberapa komikus yang datang ke event CCC, pada Jumat 15 Desember 2017. Salah satunya adalah kreator dari Sinawang yang datang dari Bandung ke Jakarta untuk berpartisipasi dalam event CCC hari ini. Dedy Kurniawan Susanto membagi cerita kalau sebelum berpikiran untuk menjadi komikus, Ia sering membaca komik populer seperti Naruto ketika remaja. Gak bisa dipungkiri kalau dulu, komik-komik populer yang hadir di Indonesia masih merupakan hasil karya kreator Jepang. Belum banyak komik karya anak bangsa yang menghiasi jajaran komik tanah air. Kalau pun ada, masih bisa dihitung dengan jari. Mungkin karena hal ini juga kreator seperti Dedy dan teman-teman komikus yang lain mulai tergerak hatinya untuk membuat komik asli buatan Indonesia.

Membuat cerita dalam komik Sinawang dengan tema keseharian masyarakat dan budaya di Indonesia, bukan berarti membuat kerjaan seorang komikus Indonesia satu ini jadi lebih gampang. Kadang, Dedy juga sempat merasa stuck dan harus memikirkan untuk membuat cerita baru yang lebih menarik. Setiap chapter harus muncul dengan cerita yang fresh dan lebih baik dari chapter sebelumnya. Hal ini juga gak mudah, terutama karena setiap proyek yang pastinya memiliki pembaca yang selalu menunggu chapter terbaru. Bagi Dedy, inspirasi dari cerita yang ia buat di Sinawang adalah hasil dari sering bertukar cerita dan bertemu dengan orang-orang.

Komikus di Indonesia juga banyak memiliki genre yang bermacam. Untuk komik dengan genre horror, komik Sinawang juga harus bersaing dengan komik horror lain seperti ‘The Other Side” atau ‘The Librarian” dan masih banyak lagi. Tapi bagi komikus yang membuat karya komik bergenre sama, mereka gak terlalu terfokus dengan persaingan pembaca. Malahan, komikus di Indonesia mendukung satu sama lain dan menjadikan komik-komik karya kreator lain menjadi salah satu inspirasi mereka dalam membuat cerita baru.

Kita percaya perkembangan komik di Indonesia ke depannya bakal semakin maju ke arah yang lebih positif dengan semakin banyaknya platform untuk komikus dan pembacanya. Kalau menengok kilas balik perkembangan komik di Indonesia, kita sudah banyak menerima dan cukup menghargai karya komikus dalam negeri. Karena persaingan sehat dan hal feedback positif dari pembaca inilah yang juga bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas komikus di Indonesia. Ke depannya, pasti akan ada lebih banyak komikus maupun penerbit komik di Indonesia yang bisa dikenal oleh satu Indonesia karena kualitas karyanya. Sama seperti di Jepang, Korea, dan Amerika di mana kreator komik bisa dipandang tinggi dan tingkat kepopularitasannya gak kalah dengan sutradara film.

Event CCC cuma salah satu dari sekian banyak ajang untuk melihat perkembangan komik karya anak bangsa. Dengan dukungan dari banyak pihak, komikus di Indonesia gak akan kalah dengan komikus luar negeri. Dibantu dengan banyaknya event pop culture di Indonesia pula, orang-orang bisa semakin aware dengan karya komik buatan anak Indonesia. Gak hanya komik, tapi juga animasi dan karakter populer. Jadi nantinya, anak remaja Indonesia gak hanya membaca dan ngomongin komik populer asal Jepang seperti Naruto, One Piece, atau Conan. Semakin maju industri komik Indonesia!

About Author

Lisa

Lisa

Lisa is a journalist student from Jakarta who always find writing as a very amusing hobby. She believes that even when the writer's soul is staying, a writing can travels anywhere. Lisa is on her way to achieve a bachelor degree and her own life bucket list."

Comments

Most
Popular

(Sumber: youtube.com)

Manga Romance Comedy Watashi ni xx Shinasai Mendapat Adaptasi Serial dan Film Live-Action

Watashi ni xx Shinasai, manga bergenre romance comedy ala novelis yang siap untuk ditonton versi Live Action-nya!.. more

Hana & Mr. Arrogant (CIAYO Comics)

Hana & Mr. Arrogant: Bisakah Cowok Kaya Jatuh Cinta dengan Si Miskin?

Satu lagi nih guys, komik romantis terpopuler buatan anak bangsa yang baru saja bergabung di keluarga CIAYO Comics pada .. more

Sumber: kingdom.wikia.com

Rekomendasi Manga Kolosal Untuk Mengisi Waktu Liburan

5 manga kolosal ini tak hanya menyajikan pertempuran epik dan besar, namun juga potongan sejarah yang penuh dengan wawas.. more

Sumber gambar: iromegane.com

Mamemaki Setsubun, Ritual Pengusir Setan dan Kesialan Sebelum Musim Semi Tiba di Jepang

Setsubun akan memiliki apa yang dinamakan “Mamemaki”. Ritual ini hampir mirip seperti ritual “Melempar Jumrah” d.. more

Sumber gambar: dualshockers.com

Nippon Ichi Software Mengumumkan Tiga Game Terbaru, Salah Satunya Adalah Remake Disgaea

Berita baik: NIS akan mengeluarkan tiga game terbaru tahun ini!.. more