Ternyata Musik Tradisional Indonesia Bisa Dipadukan dengan Kesenian Jepang, Loh!

1 year ago
CIAYO Pictures

Hayo, bro sis yang kemarin hadir di acara Bonenkai ke 12 di Hotel Salak Heritage Bogor tunjuk tangan! Kalian pasti setujukan acara yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor (STP Bogor) dan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan – Bogor Hospitality Initiative (LKP-BHI) ini seru banget dan pastinya memberikan kesan tersendiri. Karena Bonenkai Festival sendiri pada hakikatnya memiliki tujuan untuk membuang rasa lelah dan ketegangan selama setahun berlalu.

(Sumber : CIAYO Pictures)

Sumber : CIAYO Pictures

Acara yang berlangsung selama 2 hari ini menampilkan berbagai seni dari Jepang, seperti di awal acara yang menampilkan Taiko Performance. Bro sis yang lihat penampilan Taiko Okinawa kemarin pasti melihat sesuatu yang unik, karena mereka menari sambil menabuh sebuah drum besar dan kecil. Nah, drum yang mereka bawa itu bernama “Taiko”. Taiko sendiri merupakan sebuah alat musik tradisional Jepang yang berbentuk seperti drum. Hm, mungkin kalau di Indonesia terlihat seperti bedug atau gendang, ya. Jika diartikan dalam bahasa Inggris, Taiko berarti “Fat Drums”. (Ya, ampun, benda aja dikatain, ya.)

Sumber : wikipedia.org

Sumber : wikipedia.org

Taiko sudah digunakan di Jepang lebih dari 2000 tahun yang lalu. Menurut beberapa penelitian arkeologi dan antropologi, orang-orang kuno di Era Jyomon sudah menggunakan drum sebagai alat komunikasi atau alat untuk ritual keagamaan. Pada masa Feodal di Jepang, taiko sering digunakan untuk memotivasi pasukan, menolong menentukan langkah barisan, dan mengatur perintah atau pengumuman.

Menjelang atau pada saat akan memasuki pertempuran, taiko yaku (penabuh drum) bertanggung jawab untuk menentukan langkah barisan, biasanya dengan enam langkah untuk setiap pukulan drum (ketukan-2-3-4-5-6, ketukan-2-3-4-5-6). Menurut salah satu catatan sejarah (Gunji Yoshu), sembilan rangkai dari lima ketukan berarti memanggil sekutu ke medan tempur, sementara sembilan rangkai dari tiga ketukan, yang dipercepat tiga atau empat kalinya, adalah panggilan untuk maju dan mengejar lawan. Agak ribet, ya?

Sumber : japansocietyboston.org

Sumber : japansocietyboston.org

Seiring perkembangan jaman, taiko berubah menjadi seni kontemporer dalam menabuh drum di berbagai event atau acara tertentu di Jepang, dengan menggunakan berbagai ukuran dan jenis drum, dari ukuran yang paling besar hingga yang mudah dibawa oleh tangan.

Sumber : CIAYO Pictures

Sumber : CIAYO Pictures

Saat acara Bonenkai kemarin, ada yang menarik dari penampilan Taiko Okinawa ini. Penampilan tarian Taiko kemarin menyelipkan beberapa lagu daerah Indonesia sebagai pengiring penampilan tarian mereka. Lagu-lagu daerah yang mereka pakai antara lain adalah lagu dari daerah Jawa Barat, Bali, Sulawesi, dan lainnya.

Sumber : CIAYO Pictures

Sumber : CIAYO Pictures

Taiko Okinawa membuktikan bahwa budaya Indonesia bisa dipadu-padankan dengan budaya Jepang. Keren banget, ya bro sis. Hal ini membuktikan walaupun kamu sangat menyukai budaya luar, tapi tetap tidak boleh lupa sama budaya sendiri. Masa punya orang disayang, punya sendiri dibiarkan? Hehe.

Sumber : CIAYO Pictures

Sumber : CIAYO Pictures

Selain itu, di akhir penampilannya penari taiko juga mengajak pengunjung acara Bonenkai Festival 12th untuk menari bersama-sama dengan mereka.

About Author

Nanda Agustin

Nanda Agustin

"A person who never make a mistake, never tried anything new" - Albert Einstein

Comments

Most
Popular

Manga Terpopuler di Indonesia - Youtube

Dari Daftar Manga Terpopuler di Indonesia pada 2018, Adakah Manga Favoritmu?

Kalau ditanya apa manga favorit kalian, mungkin langsung bisa dijawab. Tapi kalau manga terpopuler di Indonesia? Hmm, s.. more

Hasil jarahan perang dari Pasar Komik Bandung 6 (CIAYO Pictures)

Indonesia Harus Mulai Melirik Intellectual Property Sebagai Komoditi Industri

Inilah kekuatan IP yang harus mulai dilirik oleh penggiat industri kreatif. Ada banyak cara untuk memulai untuk membangu.. more

Hasil Studi Banding Saya Ke Jepang: Tamparan Keras Bagi Indonesia

Beberapa waktu lalu, saya pergi ke Jepang untuk melihat Sakura. Namun saya belajar banyak hal... more

circus politicus

Circus Politicus: Board Game Seru Bertema Politik

Toge Productions merilis Circus Politicus, sebuah board game bertema politik yang bertujuan menghibur sekaligus memberi .. more

00-d-seishun-buta-yarou

Seishun Buta Yarou: Komedi Romantis di Balik Anehnya Pubertas

Dalam Seishun Buta Yarou, Azusagawa Sakuta bertemu dengan berbagai karakter yang mengalami fenomena yang disebut "Pubert.. more