Tetris: Dari Game Ketangkasan Hingga Virtual Reality

4 months ago
00 tetris-sejarah

Walaupun saya bukan fans berat game ini (atau genre puzzle secara umum), tapi saya tahu dan yakin kalau hampir semua orang kenal dengan game yang namanya “Tetris”.

Keyakinan saya sangat beralasan.

Tetris adalah game puzzle yang (sepertinya) ada di semua platform gaming. Dan itu sudah berlangsung lama banget. Sejak 1984. Tetris original, alias yang pertama kali diperkenalkan ke dunia, merupakan game “susun balok agar sama rata” ciptaan orang Uni Sovyet / Russia bernama Alexey Pajitnov.

Alexey Pajitnov (Sumber: Bookpeople’s Blog)

Alexey Pajitnov (Sumber: Bookpeople’s Blog)

Pajitnov adalah seorang game designer / programmer Dorodnitsyn Computing Center, Academy of Science di Uni Sovyet. Dia menciptakan game dimana balok-balok segi empat berbagai ukuran berjatuhan dari bidang atas layar komputer yang dapat diputar-putar (dalam bahasa Latin disebut “Tetrominos”). Konon karena menggemari olahraga tenis, Pajitnov menamai game ciptaannya itu dengan kata “Tetris” yang merupakan gabungan kata “Tetromino” dengan “Tennis”.

Versi awal “Tetris” (Sumber: First Versions)

Versi awal “Tetris” (Sumber: First Versions)

Secara premise, game Tetris terasa gampang. Hanya perlu membuat satu garis horizontal dari berbagai bentuk balok tetrominos yang jatuh dari bagian atas layar dan garis tersebut akan menghilang bersama dengan baloknya.

Namun tentunya dalam praktek hal tersebut tidak (selalu) mudah. Karena bentuk balok-balok tetrominos yang berjatuhan ada dalam berbagai bentuk. Salah susun balok akan mengakibatkan adanya ruang kosong. Atau garis horizontal yang tidak lurus sempurna. Sehingga tujuan menjadi gagal.

Dan walaupun balok-balok tetrominos ini dapat diputar-putar sehingga berubah bentuk sebelum akhirnya jatuh ke dasar layar, tetap saja dibutuhkan kecermatan dan deduksi (dalam waktu singkat dan secepat mungkin) agar susunan akhir di dasar layar membentuk garis horizontal penuh sempurna tanpa ada gap maupun lubang.

Bakal ada 4 baris horizontal yang akan hilang saat balok tetromino di paling kiri layar itu jatuh tanpa diputar (Sumber: Polygon)

Bakal ada 4 baris horizontal yang akan hilang saat balok tetromino di paling kiri layar itu jatuh tanpa diputar (Sumber: Polygon)

Game ini sangat, sangat adiktif. Berusaha mencetak skor dengan menghilangkan sebanyak mungkin balok dalam situasi dikejar waktu (atau lawan) membuat permainan Tetris dapat menjadi sebuah permainan kompetitif dan serius. Populer di kalangan sesama kolega, Pajitnov bersama rekannya Dmitry Pavlovsky & Vadim Gerasimov kemudian mem-port game laboratorium tadi ke format IBM PC tahun 1984. Pada masa itu IBM PC mulai jadi platform yang menjangkau end-user berkat naiknya popularitas Microsoft DOS (dan kemudian Windows) sebagai sistem operasi perangkat komputer.

Tetris versi MS-DOS 1987 (Sumber: Abandonware DOS)

Versi MS-DOS 1987 (Sumber: Abandonware DOS)

Masuk ke pasar negara lain, platform yang dijangkau game semakin meluas seperti ke Commodore 64, Amiga serta Atari ST. Namun sepertinya platform dimana popularitas game ini sebagai game puzzle menjangkau paling banyak pemain adalah Nintendo Game Boy. Itu terjadi di tahun 1988. Sampai-sampai ada istilah “Tetris yang menjadikan Game Boy populer dan Game Boy yang menjadikan Tetris terkenal”.

Tetris Game Boy (Sumber: Gizmodo)

Versi Game Boy (Sumber: Gizmodo)

Dan itu memang tidak terlalu berlebihan.

Di Game Boy, nama Tetris dikenal luas. Hal itu tentu dikarenakan jumlah Game Boy lebih banyak ketimbang IBM PC ataupun konsol game pada masa itu. Sifat alami Game Boy yang portable alias mudah dibawa-bawa bepergian menjadikan game ini sebagai game pilihan dalam perjalanan maupun kegiatan outdoor lain.

Bahkan saya ingat dulu banyak bermunculan “Game Boy abal-abal” (populer dengan sebutan “Gimbot” atau “Gemot”) yang berisi game mirip Tetris. Benda itu juga ikut membantu penyebaran popularitas game ini pada masa tersebut.

Baca Juga: Game Boy: Konsol Handheld Anak Emas Nintendo

Tetris versi gimbot (Sumber: eBay)

Versi gimbot (Sumber: eBay)

Menyebar di berbagai platfom (bahkan di iPod dan mesin ‘oscilloscope’), game ini juga sedikit mengalami perubahan gameplay; walau tidak terlalu ekstrim seperti kecepatan jatuh balok yang lebih kencang, mode sprint/marathon dan hal-hal lain yang sedikit mengubah tensi dari game namun tidak serta merta mengubah fondasi awal dari game ini.

Tetris di iPod Classic (Sumber: Flickr)

Versi iPod Classic (Sumber: Flickr)

Bermain game ini juga, menurut sebuah penelitian dari Dr. Richard Haier, akan mengarah menuju penggunaan aktivitas otak yang efisien. Yang dapat diartikan dengan “bermain Tetris bisa bikin cerdas berpikir dan menganalisa situasi dengan cepat serta efisien”.

Jadi siapa bilang bermain video game bikin bodoh? Salah, tuh. Justru sebaliknya.

Dengan puluhan game yang sudah tercipta, dengan gameplay yang hampir sama semua, game “Tetris Effect” mencoba tampil berbeda di era virtual reality.

Tetris Effect di PS4. (Sumber: Polygon)

Tetris Effect di PS4. (Sumber: Polygon)

Tetris Effect di-developed Monstar Inc. & Resonair dan di-publish oleh Enhanced, Inc secara ekslusif untuk platform PlayStation 4 tahun 2018.

Game ini sudah mulai di konsep sejak 2012 dengan pemikiran “pemain masih akan melihat balok-balok tetrominos berjatuhan bahkan setelah berhenti bermain game ini”. Dengan memanfaatkan irama musik dan zoning dimana pemain dapat menjatuhkan beberapa balok sekaligus, sutradara Tetris Effect Takashi Ishihara dan team-nya berusaha memberikan pengalaman bermain Tetris yang berbeda serta lebih modern dari game-game Tetris yang pernah ada.

Kompatibilitas dengan headset VR/Virtual Reality “PlayStation VR” di PS4 merupakan langkah bagus.

Dengan memanfaatkan teknologi VR di Tetris maka pemain akan merasakan sedang berada di tengah-tengah permainan; dimana balok-balok tetrominos berjatuhan sehingga menambah seru suasana permainan. Bermain di mode VR akan membuat situasi semakin rame dan menyenangkan walau game ini bersifat “single player”.

Baca Juga: VR Headset Terbaru Vive Pro: Paling Bagus & Sangat Mahal Saat Ini

Bermain Tetris rasa modern dengan mode VR (Sumber: CNET)

Semakin imersif dengan mode VR (Sumber: CNET)

Bermula dari game laboratorium komputer, Tetris kini merupakan judul game yang paling luas platform-nya dengan tingkat pengenalan brand tertinggi; seperti “Super Mario Bros”-nya Nintendo. Gameplay yang khas, serta tambahan-tambahan era modern seperti virtual reality, menjadikan game ini masih bertahan di industri video game yang terus bergerak cepat seperti saat ini.

Bermain Tetris rasa modern dengan mode VR (Sumber: CNET)

Evolusi dari masa ke masa (Sumber: Youtube)

Entah bagaimana lagi nanti evolusi yang terjadi dari game Tetris. Kamu bisa memprediksinya? Suarakan pendapat kamu!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Amsal Samuel

Author Soul of Neko: Amsal Samuel Punya Beragam Inspirasi untuk Berkreasi!

Komik Soul of Neko senantiasa menghibur dan mengocok perut. Simak wawancara khusus dengan author Soul of Neko, Amsal Sam.. more

00-d-submisi-komik-ciayo-comics

Ingin Jadi Author Official? Ini Dia Cara Submisi Komik CIAYO Comics!

Penasaran gimana cara submisi komik CIAYO Comics dan jadi author official? Artikel ini punya langkah-langkah yang bisa k.. more

00-d-senjata-mitologi-paling-berbahaya

Ngeri! Inilah Senjata Mitologi Paling Berbahaya!

Meski zaman sudah modern, senjata mitologi paling berbahaya ini konon mampu mengalahkan pasukan militer terkuat!.. more

Black Panther 2 Tengah Disiapkan; Akan Tampilkan Donald Glover

Aktor dan rapper Donald Glover (alias Childish Gambino) dibidik sutradara Ryan Coogler untuk bermain di Black Panther 2... more

Ternyata Microsoft Punya Banyak Maskot Dan Mereka Semua Sangat Kawaii!

Masih belum percaya? Di Jepang, Microsoft punya strategi tersendiri untuk memasarkan produk-produk mereka. Di setiap pro.. more