The Game Awards 2018 Apresiasi Video Game Terbaik 2018

9 months ago
00-game-awards-2018

2018 merupakan tahun yang solid di dunia video game. Berbagai game keren dengan nilai artistik tinggi bermunculan, seperti God of War dan Spider-Man di PS4, hingga Red Dead Redemption 2. Perseteruan antara Fortnite dan PUBG pun makin panas setiap harinya, dan iklim esports diramaikan degan berbagai kejadian menarik.

Pertanyaaannya adalah, game apa yang pantas dianugerahi penghargaan game terbaik tahun ini? Untuk itu, The Game Awards 2018 hendak mencari tahu jawabannya. Mmalam penghargaan yang diadakan sejak 4 tahun lalu ini merupakan gagasan dari jurnalis game veteran Geoff Keighley, dan produksi acaranya melibatkan pelaku industri video game dunia.

Geoff Keighley bawakan Game Awards sejak pertama mengudara. Sumber: Variety

Geoff Keighley bawakan Game Awards sejak pertama mengudara. Sumber: Variety

Sistem penghargaan The Game Awards ditentukan oleh dua cara, yaitu penilaian dewan juri dan voting penonton di seluruh dunia. Meski mengandalkan sistem voting, The Game Awards selalu menghadirkan pemenang yang memang pantas mendapatkan gelar tersebut.

Di tahun ini pun, The Game Awards kembali hadir di edisi 2018. Siapakah yang bakal mencuri perhatian di The Game Awards 2018? Siapa pula yang akan pulang dengan tangan hampa? Ini dia berbagai video game dan pelaku industri game terbaik yang mendapatkan penghargaan di The Game Awards 2018.

Baca Juga: Game Awards 2017 Sudah Usai, Siapa Saja Pemenangnya?

Pemenang The Game Awards 2018

Best Ongoing Game: Fortnite

Sumber: The Independent

Sumber: The Independent

Fortnite selangkah di depan PUBG dalam penghargaan ongoing game. Dukungan Epic Games selaku developer Fortnite sangatlah baik dengan update rutin dan teratur. Epic Games selalu memastikan game shooter ini bisa dimainkan semua orang tanpa bug dan error yang mengganggu.

Best Game Direction: God of War

Sumber: OtakuKart

Sumber: OtakuKart

Bermain God of War merupakan sebuah pengalaman yang sangat memukau. Kratos yang dulu tak punya mood lain selain marah dan ngamuk, kini menjadi lebih tenang dan bijak. Game God of War tidak hanya membiarkanmu menghabisi berbagai makhluk mitologi, namun juga membuatmu larut dalam perjalanan Kratos dan anaknya Arteus mencari tempat mereka di muka bumi.

Best Narrative: Red Dead Redemption 2

Sumber: Polygon

Sumber: Polygon

Dari seluruh game ciptaan Rockstar, mungkin hanya Red Dead Redemption yang menyajikan kisah aksi dan drama yang serius. Dan di game ketiganya (game pertama adalah Red Dead Revolver), hal ini tetap bisa dirasakan. Tak ada cerita satir sok pintar dan komedi murahan, karena di era koboi yang keras, hidup dan mati bukan sebuah permainan.

Best Art Direction: Return of Obra Dinn

Sumber: Polygon

Sumber: Polygon

Hanya dilihat sekilas, Return of Obra Dinn sangat pantas memenangkan penghargaan ini. Game buatan Lucas Pope (Papers Please) ini menyajikan grafik 3D dalam format monokrom 1 bit. Kalau kamu pernah punya ponsel Nokia jadul, seperti inilah tampilan game puzzle bajak laut tersebut.

Best Music: Red Dead Redemption 2

Sumber: Gamechannel

Sumber: Gamechannel

Kita sebagai orang Indonesia boleh berbangga sedikit karena Red Dead Redemption 2 mendapatkan penghargaan musik terbaik. Pasalnya game yang musiknya digubah Woody Jackson ini menampilkan berbagai musisi berkualitas. Salah satunya adalah Senyawa, band eksperimental asal Yogyakarta yang banyak dipuji kritikus musik dunia.

Best Audio Design: Red Dead Redemption 2

Sumber: GameAxis

Sumber: GameAxis

Rockstar Games menaruh banyak detil menarik dalam game mereka, salah satunya dalam Red Dead Redemption 2. Kamu bisa merasakan suasana alam yang sangat detil dan indah dalam game ini. Pun juga gelegar dari senjata api dan deru kereta yang melaju kencang. Soundtrack yang dinamis pun menambah asyiknya bermain RDR2.

Best Performance: Roger Clark (Arthur Morgan, Red Dead Redemption 2)

Sumber: Shacknews

Sumber: Shacknews

Arthur Morgan adalah seorang bandit yang tak ragu untuk membunuh, namun ia punya kode moral yang selalu ia patuhi. Kompleksitas karakter yang diperankan Roger Clark ini membuatnya mendapatkan penghargaan penampilan terbaik; mengalahkan kandidat favorit Bryan Dechart (Connor, Detroit) dan Christopher Judge (Kratos, God of War)

Games For Impact: Celeste

Sumber: Cat With Monocle

Sumber: Cat With Monocle

Penghargaan Games for Impact dari The Game Awards 2018 diberikan kepada game yang berhasil menyajikan pengalaman terbaik dari segi teknis dan estetika. Celeste mendapatkan penghargaan ini karena menyenangkan untuk dimainkan, memiliki aspek teknis yang solid, serta inspiratif bagi para pemainnya.

Best Independent Game: Celeste

Sumber: PC Gamer

Sumber: PC Gamer

Dan untuk alasan yang sama pula, Celeste mendapatkan penghargaan game indie terbaik. Celeste pertama kali diproduksi oleh Matt Thorson dan Noel Berry dalam sebuah event game jam. Celeste yang awalnya dibuat hanya dalam empat hari saja, dikembangkan lebih lanjut menjadi game yang seperti sekarang dan dirilis Januari 2018 lalu.

Best Debut Indie Game: The Messenger

Sumber: IGN

Sumber: IGN

Game indie lainnya yang bersinar di The Game Awards 2018 adalah The Messenger. Game action platformer ini sekilas terlihat meniru Ninja Gaiden klasik, namun menonjol karena skema kontrolnya yang sangat apik.

Best Mobile: Florence

Sumber: Study Breaks Magazine

Sumber: Study Breaks Magazine

Game puzzle visual novel berhasil mengalahkan Fortnite dan PUBG Mobile? Florence mengkombinasikan game visual novel dengan puzzle dalam balutan kisah Florence Yeoh yang mencoba untuk bisa dekat dengan seorang lelaki bernama Krish.

Best VR/AR Game: Astro Bot Rescue Mission

Sumber: DualShocker

Sumber: DualShocker

Siapa sangka game yang digunakan Sony untuk mendemonstrasikan kemampuan Playstation VR mendapatkan penghargaan game VR terbaik? Astro Bot Rescue Mission menyajikan pengalaman bermain game action platformer dalam dunia virtual reality. Kontrol yang oke dan estetika yang segar membuat game ini diminati banyak orang.

Best Action Game: Dead Cells

Sumber: Nintendo

Sumber: Nintendo

Gabungkan game Metroid, Castlevania, dan roguelike, dan Dead Cell adalah buah hati mereka. Dead Cells punya tingkat kesulitan yang cukup sulit; dengan level yang dibuat secara random, boss battle sulit, dan gamer dianjurkan untuk mengalami game over, tak heran Dead Cells digadang-gadang sebagai Dark Souls-nya game platformer.

Best Action/Adventure Game: God of War

Sumber: Wccftech

Sumber: Wccftech

Semakin menegangkan dan penuh kekerasan, semakin asyik pula sebuah game action. God of War bisa membuktikan sebaliknya, dimana petualangan Kratos dan anaknya tak hanya penuh momen menegangkan, namun juga berbagai pelajaran hidup yang bisa diambil hikmahnya.

Best Role Playing Game: Monster Hunter World

Sumber: Microsoft

Sumber: Microsoft

Setelah sekian lama, Monster Hunter akhirnya hadir di pasar internasional lewat Monster Hunter World. MHW memiliki gameplay yang solid, sekaligus memutar balikkan berbagai elemen-elemen dasar dalam game RPG. Keunikan inilah yang membuatnya mendapatkan penghargaan game RPG terbaik.

Best Fighting Game: Dragon Ball FighterZ

Sumber: Neowin

Sumber: Neowin

Ada banyak sekali game fighting bertema Dragon Ball, namun yang satu ini nampak menjadi game yang paling definitif. Dragon Ball FighterZ mampu menyajikan gameplay yang asyik dengan estetika ala animenya. Memainkan game ini serasa membuatmu mengendalikan langsung jalannya pertarungan Goku dan kawan-kawan!

Best Family Game: Overcooked 2

Sumber: IGN

Sumber: IGN

Butuh game yang bisa dimainkan bersama teman atau pacar agar bisa makin dekat dengan mereka? Atau ingin game yang cocok untuk membuat mereka benci kamu? Cobalah Overcooked 2! Game ini menekankan pentingnya kerja sama antar pemain dalam memasak berbagai jenis masakan. Dengan waktu terbatas, kemampuan koordinasi dan multitasking setiap pemain akan diuji.

Best Strategy Game: Into the Breach

Sumber: Polygon

Sumber: Polygon

Into The Breach jadi game buatan Subset Games kedua yang sekali lagi menuai kritik positif. Game strategi ini sangat simpel untuk dimainkan, namun punya kesulitan yang sangat menantang. Ceritanya pun digarap oleh veteran game RPG dari Obsidian Games, Chris Avellone.

Best Sports/Racing Game: Forza Horizon 4

Sumber: The Week UK

Sumber: The Week UK

Kamu kira FIFA atau PES yang meraih penghargaan ini? Secara tidak terduga, game balapan Forza Horizon 4 berhasil menjadi game olahraga terbaik versi The Game Awards 2018. Bersetting di Inggris, gamer bisa mengoleksi berbagai jenis mobil untuk diadu dengan pemain lain. Setting lokasi game bakal berubah dengan pergantian 4 musim berbeda, yang bakal merubah strategi bermain.

Best Student Game: Combat 2018

Sumber: Youtube

Sumber: Youtube

Penghargaan Best Student Game diberikan kepada game Combat 2018. Game buatan mahasiswa Inland Norway University of Applied Sciences ini dianggap sebagai game terbaik oleh panel juri yang sebagian dari mereka terdiri dari Todd Howard (Bethesda Games), Hideo Kojima (Kojima Productions), dan Vince Zampella (Respawn Entertainment).

Best Multiplayer Game: Fortnite

Sumber: Wired

Sumber: Wired

Fortnite semakin mengukuhkan diri sebagai game battle royale terbaik dengan meraih penghargaan game multiplayer terbaik. Dengan kualitas game yang lebih baik dan dukungan developer yang ekstensif, membuat Fortnite terus berkembang dan besar hingga hari ini. Dengan dua mode permainan berbeda, para pemain bisa bebas memilih untuk bermain kooperatif atau kompetitif.

Best Esports Game: Overwatch

Sumber: Engadget

Sumber: Engadget

Meski tak sebesar game Esports lainnya, Overwatch mulai menggerus pasar game kompetitif yang dikuasai game MOBA dan battle royale. Kompetisi tahunannya pun semakin ramai tiap tahunnya. Dan dengan dukungan penuh dari Blizzard, nampaknya Overwatch masih akan berjaya dua-tiga tahun yang akan datang.

Best Esports Player: Dominique “SonicFox” McLean (Echo Fox)

Sumber: Gaming Thrill

Sumber: Gaming Thrill

SonicFox jadi sebuah contoh dan teladan bagaimana seseorang dari komunitas LGBT eksis di dunia video game. Ia tidak merengek untuk masuk ke dalam skena kompetitif game fighting, tapi ia berhasil menjadi salah satu pemain game fighting terbaik di lebih dari dua judul game berbeda, lewat skill dan ketekunannya. Belum ditambah dengan kostum furry-nya yang membuat SonicFox sangat menonjol!

Best Esports Team: Cloud9 (League of Legends)

Sumber: The Rift Herald

Sumber: The Rift Herald

Prestasi tim Cloud9 di tahun 2018 ini bisa dikatakan cukup mentereng. Mereka berhasil menjadi juara 2 di LCS Summer 2018 region Amerika Utara, dan juara 4 League of Legends World Championship 2018. Para pemain dan coach juga mendapatkan penghargaan individu sebagai apresiasi skill mereka.

Best Esports Coach: Bok “Reapered” Han-gyu (Cloud9)

Sumber: Inven Global

Sumber: Inven Global

Prestasi Cloud9 di atas salah satunya merupakan sumbangsih head coach Reapered yang mampu menuntun timnya meraih berbagai kemenangan krusial. Faktor bahasa dan kebangsaan bukan jadi masalah bagi pelatih berkebangsaan Korea yang saat ini melatih salah satu tim League of Legends terbaik di Amerika!

Best Esports Event: League of Legends World Championship

Sumber: Dexerto

Sumber: Dexerto

Bicara soal League of Legends World Championship, event tahun ini memperebutkan total hadiah 2,225 juta US Dollar! 24 tim dari seluruh dunia memperebutkan posisi terbaik di Korea Selatan. Babak final mempertemukan Fnatic dengan Invictus Gaming, dengan kemenangan telak Invictus 0-3.

Best Esports Host: Eefje “Sjokz” Depoortere

Sumber: Red Bull

Sumber: Red Bull

Bicara soal host dan caster acara video game biasanya terbayang para gamer dan influencer yang mengisi perant tersebut. Namun hal itu berbeda dengan Sjokz yang sejak awal memiliki dasar ilmu broadcasting sebagai seorang jurnalis dan reporter di Belgia. Profesionalitasnya tak usah diragukan. Namun Sjokz bukan seorang yang kaku karena ia juga merupakan seorang gamer. Karena antusiasmenya dalam dunia video game, ia ditunjuk sebagai host dalam berbagai event League of Legends.

Best Esports Moment: Cloud9 vs FAZE (ELEAGUE)

Sumber: Nerd Infinite

Sumber: Nerd Infinite

Comeback epik diberikan oleh tim Counter Strike GO Cloud9, setelah mereka berhasil menang melawan FAZE di ELEAGUE Major Grand Finals. Pertarungan berlangsung sengit hingga memerlukan tiga kali overtime sebelum Cloud9 ditasbihkan sebagai pemenang.

Content Creator of the Year: Ninja

Sumber: ESPN

Sumber: ESPN

Ninja adalah nama baru dalam dunia selebriti internet. Saat ini Ninja merupakan salah satu streamer game tersukses di Twitch, dimana sesi live stream game Fortnite-nya menjaring jutaan penonton. Saking populernya, Ninja bahkan kesulitan menjaga loyalitas fansnya, saat ia istirahat beberapa hari saja dan menemukan jumlah pengikutnya berkurang drastis!

Game of the Year: God of War

God of War menangkan Game of the Year di The Game Awards 2018. Sumber: Newsrnd

God of War menangkan Game of the Year di The Game Awards 2018. Sumber: Newsrnd

Tak perlu diragukan, God of War merupakan game terbaik di tahun ini versi The Game Awards 2018. Aksi yang disajikan sangat menegangkan, dan di saat bersamaan terasa sangat dewasa dan matang. Ditambah dengan gameplay solid, cerita dengan drama yang kuat serta penampilan Christopher Judge yang memukau sebagai Kratos, God of War tak boleh dilewatkan buat mereka yang mengaku gamer sejati.


God of War dan Red Dead Redemption 2 jelas mendominasi tahun 2018 dengan memborong banyak penghargaan di The Game Awards 2018. Selamat untuk keduanya! Apa game kamu berhasil mendapatkan penghargaan, atau sekedar masuk nominasi saja? Game apa yang menurut kamu pantas jadi Game of the Year tahun ini? Tulis di kolom komentar ya.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Trigger Junkie (CIAYO Comics)

Menilik Komik Fantasi Buatan Jepang, Amerika, Hingga Indonesia

Bicara komik fantasy, apa sih yang ada di pikiran kalian? Apa kalian langsung ingat InuYasha, Noragami, Berserk, Sword A.. more

Undangan Terbuka Untuk Komikus dan Penerbit Komik di Seluruh Indonesia

Kami dengan surat ini ingin mengajak para komikus lepas (freelance) tanah air untuk berkolaborasi dengan CIAYO Comics m.. more

Ini Dia Cara Submit Komik Ke CIAYO Comics Challenge Vol. 3!

Bingung gimana cara submit CIAYO Comics Challenge Vol. 3? Tutorial ini punya tahapan tepat untuk submit komik kamu!.. more

00-comicsphere-2018-report

Comicsphere 2018 Sajikan Konsep Pasar Komik Nan Unik

Pasar komik Comicsphere 2018 berlangsung lancar di Spasial Bandung. Suasana event yang cozy membuatnya terasa unik diban.. more

00-d-peter-yoshi-sudarso-mahou-shoujo-ore

Sudarso Bersaudara Gemparkan Fans Dengan Cosplay Mahou Shoujo Ore!

Aktor Indonesia Yoshi Sudarso dan Peter Sudarso menantang diri lewat cosplay Mahou Shoujo Ore! Maskulin? Feminim? Atau d.. more