Thor Odinson Akan Kembali Jadi “God of Thunder” di Komik Terbaru Marvel

7 months ago
Sumber gambar: Marvel Comics

Untuk yang tidak atau jarang membaca/mengikuti komik Marvel mungkin akan keheranan dengan judul itu. Atau bro sis yang lebih mengenal Thor melalui Marvel Cinematic Universe ketimbang versi komiknya mungkin akan berkata “Lho? Thor ‘kan memang Dewa Petir dari Asgard? Kapan dia enggak jadi God of Thunder?”

Thor versi MCU mungkin yang paling dikenal orang. Sumber gambar: fitmole.org

Thor versi MCU mungkin yang paling dikenal orang. Sumber gambar: fitmole.org

Thor adalah IP lama dari Marvel Comics. Mayoritas orang mungkin baru mengenal karakter ini dari film “Thor” (2011) yang merupakan bagian MCU atau Marvel Cinematic Universe. Sementara sejarah Thor lebih lama dari itu.

Dimulai Agustus tahun 1962 atau untuk banyak fans komik superhero Amerika disebut sebagai “Golden Age” atau Abad Keemasan. Thor muncul di komik “Journey into Mystery” #83. Thor diciptakan oleh tiga seniman komik Marvel yang berbagi tugas: Stan Lee sebagai editor&plot, naskah oleh Larry Lieber dan ilustator plus desainer plot Jack Kirby.

Thor tampil perdana di komik ini. Sumber gambar: marvel.wikia.com

Thor tampil perdana di komik ini. Sumber gambar: marvel.wikia.com

“Konsep” Thor sebelumnya sudah pernah dibuat oleh Kirby untuk DC Comics tahun 1957 di komik “Tales of the Unexpected”. Namun Thor tersebut lebih ke versi identik dari Dewa Thor yang merupakan folklore https://blog.ciayo.com/news/mitologi-ragnarok-mulai-dari-komik-marvel-hingga-game-online-rpg-korea/ Norwegia. Mitologi memang seru jika di-implementasikan ke format modern.

“Saya sangat tahu legenda dewa-dewa mitologi Norse klasik, namun saya ingin me-modern-kan dewa-dewa ini ke dalam komik. Saat itu saya pikir akan keren jika legenda-legenda rakyat kuno seperti ini dijadikan komik. Akan jadi sesuatu yang baru dan menarik” terang Jack Kirby dalam sebuah wawancara di tahun 1984.

Legendary Jack Kirby di San Diego Comic Con 1993. Sumber gambar: popculthq.com

Legendary Jack Kirby di San Diego Comic Con 1993. Sumber gambar: popculthq.com

Sementara Stan Lee saat wawancara di tahun 2002 menyatakan: “Bagaimana caranya menciptakan karakter terkuat dari yang terkuat? Jangan gunakan karakter manusia: buat karakternya dewa! Saya yakin orang sudah familiar dengan dewa-dewa Yunani atau Romawi. Jadi saya pilih mitologi Norwegia sebagai sumber. Saya mendesain kerangka cerita dan karena saya tidak punya waktu saat itu jadi saya minta tolong saudara saya, Larry, untuk mendesain naskah. Dan secara alamiah saya memilih Jack Kirby sebagai penciler untuk cerita baru itu”.

Stan Lee bersama aktor Michael Douglas (film Ant-Man). Sumber gambar: comicbook.com

Stan Lee bersama aktor Michael Douglas (film Ant-Man). Sumber gambar: comicbook.com

Tiga ide digabung jadi satu. Lahirlah “The Mighty Thor”. God of Thunder from Asgard.

Seperti semua komik superheroes dunia sepanjang era, mulai dari Golden Age, Silver Age, Bronze Age dan terkini Modern Age, Thor juga mengalami perubahan-perubahan. Mulai dari desain karakter hingga background story. Tapi semuanya masih dalam kerangka mitologi Norwegia yang dibuat oleh Stan Lee sehingga walaupun kisah Thor bisa berbagai jenis namun tetap bernuansa Norwegia ataupun Norse mythologies.

Contohnya seperti era 60an dimana karakter Donald Blake diperkenalkan. Blake merupakan dokter cacat yang berlibur ke Norwegia saat menyaksikan kedatangan alien. Dia kabur ke dalam gua dan menemukan palu petir Mjolnir yang disamarkan dalam bentuk tongkat untuk berjalan. Blake sebenarnya adalah Thor putra Odin yang dibuang ke dunia dan jiwanya berada di dalam tubuh Blake. Saat tongkat tadi menghantam batu, Blake berubah menjadi sosok asli Thor.

Setelah mengalahkan alien yang mengejarnya, Thor tetap tersadar dan akhirnya hidup dengan dua identitas: sebagai dokter Donald Blake dan sebagai Thor Odinson, dewa petir dari Asgard. Dia jatuh cinta pada perawat bernama Jane Foster. Kemudian saudara tirinya, Loki God of Mischief, datang ke Bumi dan membuat situasi semakin kacau. Tak lama kemudian Thor bergabung dengan The Avengers.

Iron Man, Ant-Man, The Hulk dan Thor dari Golden Age. Sumber gambar: marvelcinematicuniverse.wikia.com

Iron Man, Ant-Man, The Hulk dan Thor dari Golden Age. Sumber gambar: marvelcinematicuniverse.wikia.com

Itu di era 60an.

Pada Oktober 2014, perubahan radikal dilakukan oleh Jason Aaron (naskah) dan Russell Dauterman (grafis) dengan menjadikan sosok perempuan misterius sebagai Thor, God of Thunder. Diceritakan kalau Thor Odinson tidak mampu lagi mengangkat Mjolnir, yang artinya dia tidak lagi berharga untuk menggunakan palu dewa tersebut. Komik “The Mighty Thor” menggunakan sosok wanita bertopeng yang mampu mengangkat dan mengendalikan Mjolnir sehingga berhak menyandang gelar Thor Dewa Petir. Sosok misterius tadi ternyata Jane Foster.

Thor God of Thunder Jane Foster. Sumber gambar: sideshowtoy.com

Thor God of Thunder Jane Foster. Sumber gambar: sideshowtoy.com

Komik “The Mighty Thor” yang dibintangi oleh Jane Foster akan berakhir. Kemungkinan dengan kematian Foster yang sebelumnya memang menderita kanker ganas sebelum menjadi Thor. Selama Jane Foster menjadi Thor, Odinson juga punya buku komiknya sendiri berjudul “The Unworthy Thor” dimana beberapa kejadian ada disana. Seperti dimana Odinson kehilangan lengan kiri dan menggunakan kapak sebagai senjata. Arc yang saat ini terjadi di The Mighty Thor berjudul ‘The Death of the Mighty Thor’, yang mengindikasikan kalau kanker yang menggerogoti tubuh manusia Jane Foster sepertinya sudah dalam kondisi terminal/fatal.

Jane dan Odinson. Sumber gambar: aminoapps.com

Jane dan Odinson. Sumber gambar: aminoapps.com

The Unworthy Thor. Sumber gambar: readcomics.net

The Unworthy Thor. Sumber gambar: readcomics.net

Belum terbitkan karena dijadwalkan akan rilis di musim panas namun cover komik “Thor” #1 (masih menggunakan naskah dari Jason Aaron dengan ilustrasi oleh Mike Del Mundo) yang akan dibintangi oleh Thor Odinson sedang beredar di internet. Sepertinya dia sudah kembali mampu menggunakan Mjolnir, walau lengan kirinya tetap berupa lengan artifisial.

Bagaimana akhir nasib Jane Foster sebenarnya? Apakah Thor Odinson akan memiliki petualangan menegangkan? Atau mungkinkah kisah Thor terbaru nanti berkaitan dengan Phase berikutnya dari Marvel Cinematic Universe? Waktu yang akan membuktikannya. Bro sis punya opini mengenai ini? Jangan lupa tag saya ya!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

(Facebook Monopolis Board Game Store)

Main Board Game Bisa Nular? Masa Sih?

Hobi main board game bisa nular, bahkan bisa ngebentuk komunitas. Emang iya?.. more

Hasil Studi Banding Saya Ke Jepang: Tamparan Keras Bagi Indonesia

Beberapa waktu lalu, saya pergi ke Jepang untuk melihat Sakura. Namun saya belajar banyak hal... more

(Sumber: Youtube)

Wawancara Eksklusif CIAYO Blog Dengan Demian Aditya Sang Illusionist

Bro sis masih inget dong sama Demian? Pesulap yang sekarang lebih terkenal sebagai Illusionist Indonesia ini, sempat ram.. more

3D Kanojo Real Girl - Cover

Review Anime 3D Kanojo Real Girl: Romansa Hingga Akhir

Gimana jadinya kalau seorang game otaku disukai sama gadis populer? Kayaknya cuma ada di anime 3D Kanojo Real Girl... more

00-d-vandaria-mini-series-challenge

Vandaria Mini Series Challenge: Kompetisi Komik Vandaria Saga X CIAYO Comics!

Vandaria dan CIAYO Comics mengadakan Vandaria Mini Series Challenge. Bentuk tim komikmu dan ciptakan komik dari dunia Va.. more