Tips Agar Menjadi Kreator Pemula yang Tidak Banyak Tanya

5 months ago
Google Image

Berbagai macam platform online yang kita temui belakangan ini semakin mempermudah para kreator untuk menuangkan kreativitas. Gak heran, semakin hari semakin banyak kreator baru yang bermunculan. Beberapa di antara kreator anyar ini bahkan sanggup menyaingi ketenaran kreator-kreator senior.

Peluang yang membelalak ini tentu saja menginspirasi para kreator pemula yang lain untuk ikut meramaikan industri kreatif. Sayangnya, para pemula ini biasanya tidak memiliki modal yang memadai selain semangat. Sehingga, mereka pun seringkali terjebak dalam pertanyaan-pertanyaan dasar tentang berkarya yang sebenarnya sudah sering ditanyakan.

Bertanya merupakan hal yang baik. Akan tetapi, kita yang masih pemula kadang tidak tahu ke mana harus menyalurkan pertanyaan. Akibatnya, kita sering membombardir pertanyaan kepada kreator-kreator atau bahkan editor-editor ternama yang pada dasarnya tidak punya waktu untuk menjawab pertanyaan kita dengan detail. Bertanya bukan merupakan hal yang jelek—jika dilakukan dalam porsi yang tepat—tetapi justru menjadi sangat mengganggu ketika kita membombardirnya tanpa henti.

Nah, agar tidak menjadi kreator pemula yang banyak tanya dan akhirnya terjebak di dalam kebingungan untuk selama-lamanya, baca dulu sampai bawah, ya! Jangan sampai dilewati satu pun.

Jangan Malas! Manfaatkan Teknologi, Buku, dan Komunitas

Sumber: Web Posting Reviews

Sumber: Web Posting Reviews

Kita pasti pernah merasa bersemangat usai membaca karya yang kita anggap luar biasa. Semangat inilah yang biasanya mendorong kita untuk menjadi seorang kreator. Bahkan, Dragon Ball-nya Akira Toriyama pun terinspirasi dari karya legendaris lainnya, lho.

Tekad yang kuat untuk mulai berkarya merupakan hal yang sangat baik. Namun semangat ini kadang tidak diimbangi dengan wawasan yang memadai. Akibatnya, kreator-kreator pemula seringkali terjebak dalam kebingungan. Kebingungan inilah yang akhirnya membuat kita seringkali membombardir pertanyaan kepada kreator lain.

Apa pun yang berlebihan tidak pernah berbuah kebaikan, termasuk bertanya.

Nah, agar tidak menjadi kreator pemula yang annoying (menyebalkan), kita sebenarnya bisa memanfaatkan teknologi untuk menyalurkan pertanyaan. Jangan malas! Akses internet sudah sedemikian mudah, informasi bukan lagi hal yang langka. Bertanya pada Google juga tidak akan memakan waktu lama, kok. Hanya dengan mengetikkan beberapa baris kata kunci yang kita inginkan, kita bisa menemukan segudang informasi yang berharga.

Mager Banget, Sih? Sumber: YourStory

Selain aktivitas browsing, buku juga masih menjadi acuan yang sangat baik untuk belajar. Sekarang, kita bahkan tidak harus pergi ke toko buku untuk mendapatkan referensi yang kita mau, tetapi bisa melalui toko online atau lewat perpustakaan. Mudah dan murah.

Kalau kamu tidak tahu buku apa yang bisa memuaskan rasa penasaranmu, kamu bisa bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman. Biasanya, kamu akan mendapatkan informasi tentang judul buku yang harus kamu beli. Nah, pertanyaan-pertanyaan semacam inilah yang bagus untuk ditanyakan, bukan dengan membombardir secara berlebihan seperti spam.

Selain buku, bergabung dengan komunitas yang terkait dengan minatmu juga menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk memperluas ilmu dan jaringan. Melalui teman-teman komunitas, kita dapat bertukar cerita dan pikiran mengenai pengalaman berkarya. Tentu saja, momen-momen seperti ini juga akan menambah wawasan kita berkarya.

Keuntungan lain dari bergabung dengan komunitas adalah kemudahan mendapatkan partner berkolaborasi.

Bertanyalah Seperlunya!

Sumber: Health Flash

Berkembangnya teknologi juga membuka lebar akses untuk bertanya dan berinteraksi dengan kreator dan editor profesional. Jika di zaman sebelum smartphone kita harus menunggu bertatap muka, saat ini semua dapat dilakukan semudah meninggalkan komentar atau pesan langsung melalui laman media sosial.

Tidak ada yang salah dari bertanya, tetapi jadi salah jika kita membuat orang lain terganggu. Kita harus melihat kenyataan bahwa kreator atau editor yang kita tanya mungkin punya banyak pekerjaan, pikiran, dan tanggung jawab harus mereka selesaikan. Mereka mungkin tidak punya waktu atau sudah terlalu pusing untuk meladeni semua pertanyaan yang kita ajukan. Sehingga, membombardir mereka dengan pertanyaan dapat mengganggu rutinitas kerja mereka.

Hati-hati, jangan sampai kita di-blacklist sebelum mulai berkarya. Sebagai pemula yang baik, ada baiknya kita memilih-milih pertanyaan, jangan sampai ada pertanyaan dasar yang diulang lagi dan lagi hingga membuat orang lain jengkel. Kalau semua hal kita pertanyakan, itu namanya bukan bertanya, tetapi caper. Bertanyalah seperlunya.

Punya Pertanyaan? Kumpulkan dan Tanyakan di Seminar Kreatif. Sumber: CIAYO Blog

Apabila kamu punya pertanyaan yang tak bisa kamu temukan lewat membaca, kamu bisa memanfaatkan sesi tanya-jawab yang biasanya dibuka pada seminar-seminar industri kreatif, seperti CIAYO Connect yang diselenggarakan oleh CIAYO atau PopTalk yang diadakan oleh Popcon Asia. Singkatnya, bertanya itu tidak terlarang, tetapi kita juga harus tahu kapan kita harus bertanya, berapa banyak pertanyaan yang etis untuk diajukan, dan kepada siapa kita harus mengajukan pertanyaan.

Jangan Takut Memulai!

Sumber: FSN Elite

Salah satu “penyakit” yang juga sering menjangkiti kreator pemula adalah ketakutan untuk memulai, padahal dengan kita memulai berkarya juga akan mengurangi intensitas kita untuk bertanya. Kenapa demikian? Sebab, dengan kita memulai berkarya, kita akan mendapatkan pengalaman dan masukan dari orang lain, bahkan dari kreator-kreator yang sudah lebih dulu memulai. Nah, masukan ini bisa menjadi pelajaran yang berharga untuk mengembangkan kemampuan, lho.

Memulai berkarya itu sama dengan memulai pengalaman. Namanya juga manusia, tidak ada yang sempurna. Berkarya pun tidak akan bisa benar-benar sempurna. Bahkan sutradara legendaris sekaliber Christoper Nolan pun punya kekurangan.

Kalau kita terlalu banyak bertanya karena takut tidak sempurna; terlalu banyak menunggu karena takut dicemooh; lantas kapan kita mau mulai berkarya? Perbaikan dan pengembangan diri itu hanya bisa kita lalui setelah kita memulai sesuatu. Oleh karenanya, mulai saja dulu. Jika nanti ada kekurangan, perbaiki. Di sanalah kunci menjadi kreator yang baik.

***

Kesimpulannya, menjadi pelaku kreatif itu tidak hanya dituntut kreatif saat merancang karya, tetapi juga saat mencari wawasan berkarya. Zaman now, sudah banyak corong publik yang bisa kita manfaatkan untuk menggali ilmu. Kreatiflah dan jangan malas. Browsing, baca buku, pergi ke perpustakaan, trial and error, semuanya adalah bagian dari proses kreatif yang harus kita jalani.

Jangan pernah berpikir bahwa pelaku kreatif itu hanya berkarya, lalu terkenal. Tidak, berkarya itu soal tekad dan usaha.

About Author

S09 Gruppe

S09 Gruppe

S09 Gruppe adalah circle penyedia konten kreatif. Motto kami adalah Care the Creativity, yang berarti kami peduli pada pertumbuhan kreativitas Indonesia. Berkenaan dengan motto tersebut, kami akan selalu memberikan insight-insight kreatif terbaru serta penyemangat untuk berkarya.

Comments

Most
Popular

00-d-ennichisai-2018

Ennichisai 2018 Peringati 60 Tahun Hubungan Jepang-Indonesia

Event Jejepangan terbesar Ennichisai kembali lagi. Ennichisai 2018 diadakan memperingati 60 tahun hubungan Jepang dan In.. more

Sumber: immediate.co.uk

10 Mantra Harry Potter yang Memiliki Manfaat Besar Bila Digunakan di Dunia Nyata

Nyatanya, seperti yang kita baca di novelnya atau lihat di filmnya, terdapat juga beberapa mantra yang memiliki manfaat .. more

chips heroes uprising imga southeast asia

CHIPS: Heroes Uprising Dinominasikan Dalam IMGA Southeast Asia!

CHIPS: Heroes Uprising menerima nominasi dalam ajang IMGA Southeast Asia! Dukung game Indonesia di penghargaan mobile ga.. more

sumber: www.sideshowtoy.com

Batman Ninja, Manusia Kelelawar dalam Balutan Samurai

Batman Ninja merupakan film animasi terbaru Batman yang punya nuansa anime. Tidak biasanya DC melakukan hal seperti ini,.. more

Sumber gambar: himi.wpblog.jp

[Museum Ninja Hattori] Kampung Halaman Pencipta Ninja Hattori Kini Jadi Pusat Wisata!

Jadi mangaka “Fujiko Fujio” adalah sebuah team yang terdiri dari dua orang berbeda dan menghasilkan karya-karya yang.. more