Tom Hardy Beberkan Cerita Lain Musuh Spider-Man di Brazil Comic Con

8 months ago
Sumber: www.screengeek.net

Tidak ada yang menyangka sebelumnya, jika kostum pengganti Spider-Man akan jadi sesuatu yang sebesar ini sekarang. Pada mulanya Venom merupakan symbiotes yang menempel pada Spider-Man dan akhirnya membentuk kostum Spider-Man berwarna hitam. Namun karena kostum ini membawa dampak buruk bagi kepribadian Spider-Man (walau bertambah lebih kuat) menjadi lebih agresif dan egois, maka Spider-Man berkali-kali mencoba untuk terlepas dari symbiotes ini. Venom sering juga dianggap sebagai sisi gelap Spider-Man.

Ketika akhirnya Spider-Man menemukan kembali sifat sejatinya, Venom Symbiotes akhirnya memisahkan diri dari Spider-Man dan mencari inang baru yang cocok dengan karakteristiknya. Maka sampailah ia pada Eddie Brock, yang akhirnya menjadi inang Venom paling populer. Meski pun symbiotes menjadikan Eddie Brock sebagai inang, namun keduanya terpisah dalam dua jiwa yang berbeda. Oleh sebab itu ketika mereka menjadi Venom, Venom memanggil dirinya sendiri dengan sebutan “kami”.

Sumber: marvel.com

Sumber: marvel.com

Eddie Brock sebenarnya sosok yang terjerumus ke dalam kemarahan. Sebelum dipecat dari pekerjaannya, ia adalah seorang wartawan investigasi, namun karena kesalahannya dalam mewawancarai seseorang yang ia pikir merupakan pembunuh berantai Sin-Eater, akhirnya ia dipecat dari pekerjaan. Ia juga seorang penganut Katolik yang taat dan selalu menaruh rasa sesal yang begitu dalam atas aksi-aksi pembunuhan yang ia lakukan setelah melepaskan symbiotes dari dirinya.

Kebencian Venom pada Spider-Man berdasar pada dua hal, pertama Eddie Brock menyalahkan Spider-Man atas dipecatnya dia dari pekerjaannya. Kedua, symbiotes merasa sudah dibuang Spider-Man dan berkali-kali ingin dihancurkan. Kedua kemarahan itu lah yang akahirnya menjadi dasar mengapa Venom sangat membenci Spider-Man.

Kerahasiaan tentang detail film Venom dijaga dengan sangat bagus. Meski direncanakan akan tayang tanggal 5 Oktober 2018, informasi yang beredar benar-benar membuat banyak orang penasaran. Pada mulanya publik dibuat heboh dengan kemunculan foto Tom Hardy yang ditunjukkan oleh Sony lewat akun resmi twitter @VenomMovie. Foto itu memperlihatkan sosok Tom Hardy sebagai Eddie Brock. Tertulis tweet seperti ini: “Quick break from set. Tow week down #Venom”

Sumber: twitter.com/venommovie

Sumber: twitter.com/venommovie

Jelas ini merupakan berita besar yang membuat banyak orang semakin penasaran. Pendapat positif tentang terpilihnya Tom Hardy sebagai Venom membuat berita tentang film ini semakin ditunggu-tunggu. Karakteristik Tom Hardy yang keras dan pembuktiannya dalam beberapa film seperti “Mad Max: Fury Road” (2015), “The Revenat” (2015), dan “The Dark Knight Rises” (2012), membuat ia memang dirasa sangat pantas memerankan sosok Venom yang anti-hero.

Pada bulan Desember 2017 lalu, di Comic Con Experience Brazil, Ruben Fleischer tampil secara langsung lewat Satellite di Atlanta dan mengabarkan beberapa hal tentang film Venom. Ruben Fleischer adalah sutradara yang akan dipercaya oleh Sony untuk Venom. Nama Fleischer sendiri sudah sangat terkenal di industri film dunia, beberapa filmnya seperti “30 Minutes or Less” (2011), dan Zombieland” (2009) sempat mencuri banyak perhatian karena memiliki pendekatan cerita yang unik dan seru.

Sumber: www.slashfilm.com

Sumber: www.slashfilm.com

Lewat siaran langsung itu, Fleischer menjelaskan tentang alur cerita yang akan diadopsi oleh film Venom. Dia menjelaskan bahwa film Venom didasarkan pada cerita Lethal Protector dan Planet of the Symbiotes yang ditulis oleh David Michelinie dan digambar oleh Mark Bafley, Ron Lim, serta Sam Delarosa.

Komik Venom: Lethal Protector merupakan seri singkat yang hanya terbagi menjadi 6 episode. Secara garis besar komik ini menceritakan tentang kepindahan Venom dari New York City ke San Francisco setelah mencapai kesepakatan dengan salah satu mantan musuh Spider-Man. Sedangkan untuk Komik Venom: Planet Symbiotes lebih mengangkat kisah hubungan antara Eddie Brock dengan Symbiotes dan pengaruhnya terhadap Brock.

Sumber: www.imdb.com

Sumber: www.imdb.com

Tak lama setelah Fleischer selesai, Tom Hardy pun muncul di belakangnya dengan jaket yang menutupi baju kaos hitamnya. Ia terlihat sangat antusias untuk membicarakan film Venom. Ia mengungkapkan bahwa dirinya akan memberikan kemampuan maksimalnya agar karakter Venom tampil sangat baik, dikesempatan itu juga ia memperlihatkan kaos hitam Venom yang ia kenakan, sontak hal itu membuat semua orang bersorak gembira.

Di bulan Januari ini pembuatan film Venom masih berlanjut, dikabarkan mereka sedang melanjutkan pengambilan gambar di San Francisco. Selain Tom Hardy, film ini juga akan dibintangi oleh Michelle Williams, Woody Harrelson, Eiz Ahmad, dan banyak lagi.

Sumber: www.digitalspy.com

Sumber: www.digitalspy.com

Melihat dari tanggal rilis yang semakin dekat, kemungkinan besar Sony akan terus melakukan update yang berkelangsungan hingga film ini selesai dan tayang ke layar lebar. Semoga saja film ini bisa tampil baik dan tidak mengecewakan banyak penggemar Venom. Apa kalian tertarik dengan film ini? Jangan lupa untuk menuliskan pendapat di kolom komentar, ya!

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Sumber: fandompost.com

Kappa: Siluman Air dari Jepang yang Mendunia, Nyata atau Tidak?

Pernah dengar legenda dari Jepang tentang makhluk siluman bernama Kappa? Kappa memiliki arti river child yang berasal da.. more

(kebuncerita.blogspot.co.id)

5 Urban Legend Terseram di Pulau Jawa

Berbicara mengenai dunia mistis ataupun klenik, sudah tentu Indonesia termasuk negara yang amat sangat kental mempercaya.. more

Alston Stepahnus (Koleksi Pribadi Alston)

Alston Stephanus, Zoologist yang Menjadi Cosplayer

Kalau hobi jadi cosplayer kayaknya udah biasa ya. Tapi gimana kalau seorang zoologist banting stir menjadi cosplayer? Ya.. more

Sensor visual yang absurd dari TV Indonesia. Sumber gambar: twitter.com/adrianreynald

Sensor TV Indonesia Terlalu Ketat: Apakah Benar Efektif?

Saya akan setuju jika konten eksplisit bersifat kekerasan (seperti darah, mayat, hal-hal gore lainnya) mendapatkan senso.. more

Sumber: Instagram

Ditta Amelia, Penulis Blue Serenade, Komik Romantis yang Sanggup Bikin Hati Kamu Berceceran

Di CIAYO Comics kamu bisa bikin komik tanpa harus pintar gambar. Buktinya kayak kak Ditta Amelia, author dari komik roma.. more