Toy Story 4 Harus Jadi Finale Petualangan Woody & Buzz

5 months ago
toy story 4

Tentunya masih sangat melekat di memori ketika kita menyaksikan ending mengharukan dari Toy Story 3 (2010) 8 tahun yang lalu.

Adegan ending yang menampilkan perpisahan antara Woody (Tom Hanks) beserta geng mainannya dengan si pemilik setianya Andy (John Morris), tak dipungkiri sangatlah “menusuk” lubuk sensitifitas di dalam hati kita.

Adegan tersebut sukses membuat kita menangis bombay tak peduli se-maskulin apapun diri kita. Adegan finale tersebut, tak dipungkiri jugalah merupakan adegan final paling sempurna untuk menutup seluruh kisah petualangan para mainan ini yang pertama kali dimulai di tahun 1995.

Berdasarkan pernyataan tersebut, oleh karenanya tak mengherankan apabila kita merasa super terkejut ketika beberapa tahun lalu mendengar kabar bahwasanya, Pixar dan Disney akan merilis bagian keempat filmnya.

Awalnya kita menyangka dan bahkan berharap bahwa kabar ini hanyalah hoax belaka. Sayangnya, kabar tersebut memanglah bukan hoax. Terbukti pada tanggal 12 November 2018 lalu, Disney merilis teaser trailer perdana dari Toy Story 4 .

Dan setelah melihat teaser trailer-nya dan juga mengevlauasi segala sesuatunya, maka FIX! Kalau Toy Story 4 benar-benar harus menjadi penutup dari franchise Disney-Pixar ini.

Sumber: Vanity Fair

Sumber: Vanity Fair

Dan saya rasa, kamu-kamu yang fanboy franchise ini, juga setuju dengan pendapat tersebut. Oke-oke, mungkin masih ada beberapa dari kamu yang ingin Toy Story terus berlanjut hingga ke Toy Story 100: Woody & Buzz in Space atau in hell.

Tapi perlu diingat layaknya seperti roti cokelat kemasan yang enak, kreatifitas penulis naskah John Lasseter, Andrew Stanton dan Pete Docter, pastinya juga ada masa “kadaluarsa”.  Alias, mereka pasti akan kehabisan ide kreatifnya.

Kalupun katakanlah mereka masih mampu mengeluarkan ide kreatif, belum tentu akan memuaskan seluruh fans-nya dan yang lebih jauhnya lagi, pasti akan terasa memaksakan.

Lagipula kalau kita telaah lagi, plot Toy Story 4 sebenarnya agak sedikit dipaksaskan. INGAT! AGAK SEDIKIT. Sehingga plot-nya di saat yang sama memang masih masuk akal. Sebagai pengingat saja, plot film keempat ini akan berfokus (seperti biasa) datangnya mainan baru bernama Forky (Tony Hale).

Dan Woody cs harus bisa menyesuaikan dengan kedatangan Forky dan mainan-mainan baru lainnya. Selain itu, menurut kabar film ini juga akan berfokus pada kisah asmara antara Woody dan pujaan hatinya Bo Peep (Annie Potts)

Sumber: USA Today

Sumber: USA Today

Dari deskripsi polot tersebut, rasanya bisa kita nilai mana bagian yang dipaksakan dan mana yang masih masuk akal bukan? Dan ya, setidaknya dengan dirilisnya bagian keempat yang disutradarai oleh Josh Cooley (George & A.J.) ini, kita akhirnya bisa melihat sosok Bo yang akhirnya menjadi fokus utama kisahnya.

Selain alasan kehabisan ide plot tersebut, alasan lainnya disini juga dikarenakan alasan umum yang “berbunyi”, apabila diteruskan terus-menerus, tentunya akan merusak peninggalan (legacy) dari franchise-nya ini.

Lebih jauhnya, akan merusak kenangan indah yang telah membekas di benak kita selama ini. Sekali lagi, siapa yang tega untuk melupakan kenangan haru yang ditinggalkan oleh ending Toy Story 3 dulu?

Well, “terima kasih” ke Toy Story 4, kenangan tersebut alhasil kini menjadi “rusak” tiada arti sama sekali.

Sumber: Bustle

Sumber: Bustle

Melihat hal ini, kitapun mungkin jadi bertanya terkait keputusan Disney-Pixar yang memutuskan untuk meneruskan franchise animasi hit mereka ini. Mengapa mereka “tega” untuk merusak memori indah yang telah diberikan oleh Toy Story 3?

Well, pertama tentunya untuk lagi-lagi meraup keuntungan box-office selangit. Pasalnya seperti kita ketahui, ketiga film sebelumnya khususnya film ketiganya, kerap meraih total keuntungan box-office yang sangat selangit.  Melihat fakta tersebut, tak heran apabila Disney-Pixar ingin mraup kembali pundi-pubndi keuntungan tersebut.

Dan entah mengapa terlepas apakah di mata kritik nantinya film ini keren atau kurang oke, Toy Story 4 akan kembali meraup pundi-pundi bahkan melebihi Toy Story 3 yang seperti kita tahu dengan total $1.067 miliyar kala itu, sukses menjadi film Toy Story dan bahkan menjadi film animasi 3D tersukses sepanjang masa.

Mengapa saya sebegitu yakinnya? Well, tentunya ini dikarenakan faktor sekaligus alasan kedua dari pembahasan poin ini, Nostalgia. Dengan masih banyaknya generasi 90 dan 2000an yang merasakan keajaiban trilogi Toy Story, dijamin studio bioskop yang menanyangkan nantinya akan sesak dipenuhi oleh seluruh audiens yang ingin kembali bernostalgia dengan Woody & Buzz Lightyear (Tim Allen).

Baca Juga: Jeda 14 Tahun, Apakah The Incredibles 2 Masih Tetap Badass?

Sumber: Channel24

Sumber: Channel24

Namun, bukan berarti juga nantinya film ini akan disesaki oleh generasi “veteran”. Dijamin nantinya akan lumayan banyak juga generasi zaman NOW yang juga mendesaki studionya. Pasalnya seperti kita ketahui, trilogi Toy Story masih kerap ditayangkan berulang kali baik di televisi swasta maupun televisi kabel berlangganan.

Dan bisa dipastikan faktor ini jugalah yang menjadi alasan Docter cs merilis Toy Story 4. Alias, mereka ingin memperkenalkan franchise ini ke generasi saat ini yang mungkin belum pernah mengetahui kejayaan trilogi franchise animasi hit ini.

Dan bukan tidak mungkin apabila nantinya banyak audiens generasi saat ini yang langsung nge-fans atau bahkan menjadi “expert dadakan” dari franchise ini. Well, mau bagaimanapun hasil akhirnya nanti, yang jelas sekali lagi, Toy Story 4 harus benar-benar menjadi penutup dari franchise.

Pokoknya mau di mata kritik dirasa tidak memuaskan atau secara box-office tidak semenguntungkan seperti ketiga filmnya dulu, tidak ada alasan lagi bagi Disney-Pixar untuk melanjutkan kisahnya.

Karena memang sudah saatnya bagi franchise ini tutup “kardus” selama-lamanya. Biarkanlah peninggalan mereka selama hampir 24 tahun menjadi kenangan terindah yang tidak perlu diusik-usik lagi.

Sumber: Her.ie

Sumber: Her.ie

Sekarang mari kita tunggu saja lagi hingga filmnya ini dirilis secara luas pada tanggal 21 Juni 2019 mendatang. Semoga saja ending filmnya ini nanti, seperti yang telah dikatakan oleh Allen, akan lebih mengharukan dari ending TS 3 yang sangat legendaris itu Amin.

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

00-asobi-asobase

Asobi Asobase: Sisi Lain Siswi SMA di Ekskul Ga Jelas

Asobi Asobase dapat dinikmati oleh kalian yang ingin mencari anime komedi mengocok perut. Tidak perlu berpikir tentang p.. more

1 Komik Strip = 1 Kebaikan (Sumber: CIAYO Comics)

[Update] Berbagi Kebaikan #UntukSemua Bersama CIAYO Comics

Selama bulan Ramadhan, CIAYO Comics mengadakan campaign Berbagi Kebaikan #UntukSemua dengan mengajak seluruh komikus tan.. more

Naru

Cosplayer Cantik Ini Masih Pelajar, Lho!

Kali ini, Chika dari CIAYO Blog Team berhasil mewawancara salah satu cosplayer yang sempat datang ke acara Jak-Japan Mat.. more

Sumber: mojokstore.com

Review Novel: Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah

“Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah” adalah novel paling terbaru karya Puthut E. A. Nama Puthut E. A. sudah se.. more

Sumber: Hello-PET

[KLARIFIKASI] Ramai Dijadikan Meme, Akhirnya Kak Seto Angkat Bicara!

Membludaknya meme Kak Seto langsung mengundang komentar. Sang pemerhati anak tak mempermasalahkan hal tersebut... more