Trend Drone Quadcopter, Mainan Mahal Yang Prestisius. Ada Lomba Balapannya Loh!

9 months ago
Drone Quadcopter. Benda terbang dengan kendali remote control. Sumber gambar: digitaltrends.com

Beda jaman, beda permainan.

Ujaran ini berlaku di segala era dan kebudayaan. Tiap kultur manusia memiliki permainan yang populer dan sesuai jaman saat permainan itu diciptakan.

Di jaman dahulu ada permainan petak umpet. Congklak. Kelereng. Layangan. Semuanya seru untuk dimainkan anak-anak maupun orang dewasa (yang kadang mendapat stempel “seperti anak-anak” saat melakukannya). Semuanya seru. Semuanya asyik.

Era millennium tiba, dan mainan mengarah ke tipe elektronik dan lebih personal. Mainan juga ‘naik kelas’ ke kondisi dimana mainan juga berfungsi sebagai penanda status sosial seseorang.

“Drone Quadcopter” adalah salah satu dari mainan tersebut.

Drone quadcopter dengan pengendali dari smartphone. Sumber gambar: youtube.com

Drone quadcopter dengan pengendali dari smartphone. Sumber gambar: youtube.com

Sebelum benda terbang dengan empat baling-baling ini populer di kalangan menengah ke atas, mainan dengan remote control seperti itu sudah populer lebih dulu dalam format lain.

Mungkin di antara bro sis ada yang pernah punya atau memainkan mobil-mobilan remote control? Atau malah mainan RC/Remote Control helikopter? Nah… drone quadcopter memiliki mekanisme yang sama. Sebuah mainan yang dikendalikan dengan remote control.

Helikopter mainan dengan kendali remote controller. Sumber gambar: amazon.com

Helikopter mainan dengan kendali remote controller. Sumber gambar: amazon.com

Di luar negeri, penggunaan drone quadcopter ini lebih luas ketimbang hanya dijadikan sebagai mainan mewah saja.

Misalnya digunakan dalam protokol militer. Seperti drone quadcopter Aeryon Scout yang berbentuk kecil serta senyap saat mengudara. Dengan kamera pengintai di drone itu perusahaan pembuatnya, Aeryon Labs dari Kanada, meng-klaim produk mereka merupakan bagian kunci sukses pengungkapan jaringan kartel pengedar obat bius illegal di Amerika Tengah oleh petugas anti narkoba setempat. Aeryon Scout mampu menyusuri hutan sambil memberikan tampilan visual dari udara kepada petugas sehingga mereka dapat menemukan lokasi para pengedar obat terlarang yang bersembunyi di dalam kerimbunan hutan.

Aeryon Scout. Benda kecil ini seharga 30.000 Poundsterling. Sumber gambar: dailymail.co.uk

Aeryon Scout. Benda kecil ini seharga 30.000 Poundsterling. Sumber gambar: dailymail.co.uk

Media pemberitaan juga memanfaatkan drone quadcopter sebagai kamera yang dapat menjangkau lokasi-lokasi sulit seperti situasi banjir, kebakaran, aksi demonstrasi, situasi perang, dan bahkan untuk bagian entertainment seperti mengambil foto selebritis dari sudut yang sulit dilakukan jika menggunakan metode foto biasa.

Outlet berita mulai memanfaatkan drone quadcopter untuk liputan. Sumber gambar: cretique.com

Outlet berita mulai memanfaatkan drone quadcopter untuk liputan. Sumber gambar: cretique.com

Atau bro sis mungkin suka kompetisi yang memacu adrenalin? Balapan drone quadcopter semakin populer di luar negeri. Awalnya trend ini mulai tahun 2014 di Australia. Drone dipasang kamera di body bagian depan (sebagai ‘mata’ untuk ‘pilot’ drone melihat situasi di depan drone) dan seperti layaknya sebuah event balapan, tujuan pertandingan adalah adu cepat sampai ke tujuan. Tentunya dalam satu lini/garis batas yang sudah disepakati sebelumnya. Karena balapannya di udara, hal ini penting agar para peserta balapan tidak memotong jalur alias berbuat curang demi sampai ke garis finish lebih dulu.

Para pilot dari drone quadcopter yang sedang balapan di udara. Sumber gambar: youtube.com

Para pilot dari drone quadcopter yang sedang balapan di udara. Sumber gambar: youtube.com

 

Saya belum tahu bagaimana di Indonesia, tapi di negara seperti Amerika Serikat pengoperasian drone jenis apapun kini di atur dalam undang-undang penerbangan. Badan negara Amerika Serikat yang mengurus masalah dirgantara, FAA, mewajibkan drone dalam ukuran tertentu agar mengikuti regulasi yang mereka tentukan. Hal itu termasuk:

  • Wajib terbang di bawah ketinggian 400 kaki
  • Drone harus selalu dapat terlihat oleh mata dari atas tanah
  • Tidak diperkenankan menerbangkan drone di wilayah airport/bandara/instalasi militer
  • Dilarang menerbangkan drones di atas kerumunan manusia seperti di event olahraga dan sejenisnya
  • Dilarang terbang di wilayah yang sedang dalam kondisi darurat/memerlukan reaksi cepat khusus

Walau ribet, tapi aturan-aturan ini memang diperlukan agar drone quadcopter yang sedang diterbangkan tidak sampai menyebabkan kecelakaan ataupun kondisi berbahaya.

Karena drone quadcopter memiliki komponen-komponen yang bisa jadi mematikan jika jatuh dan mengenai makhluk hidup di atas tanah. Untuk itulah Amerika Serikat serius mengatur benda yang bisa di kategorikan mainan maupun alat berat seperti drone quadcopter dalam format regulasi undang-undang.

Di Indonesia sendiri, trend mainan mahal prestisius ini terlihat bergairah.

Kebanyakan di jual di toko online, drone quadcopter yang beredar awalnya masih dalam kategori mahal untuk kebanyakan orang. Namun belakangan drone-drone murah dari produsen di PRC mulai terlihat membanjiri pasar. Jika dulu calon pembeli harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan drone quadcopter ukuran 30 cm-an, kini saya lihat di toko online ada yang menjual drone quadcopter seharga 200 ribu rupiah saja. Buset deh….

Kalau dulu anak-anak bermain menerbangkan layangan dengan mengandalkan angin, kini permainannya berubah menjadi menerbangkan benda mirip helikopter dengan empat baling-baling plus kamera di body-nya. Jaman berubah super cepat yah, bro sis? Ngomong-ngomong, bro sis ada yang udah punya drone quadcopter sendiri? Boleh share pengalamannya di bagian komentar ya.

Quadcopter Drone. Mainan segala usia yang mahal serta bergengsi. Sumber gambar: airspacemag.com

Quadcopter Drone. Mainan segala usia yang mahal serta bergengsi. Sumber gambar: airspacemag.com

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

solo-a-star-wars-story-desktop

Review Solo: A Star Wars Story – Kisah Han Solo Baru Dimulai

Kisah Han Solo berakhir di The Force Awakens. Namun perjalanan hidupnya tetap abadi lewat film prekuel Solo: A Star Wars.. more

Paris Games Week 2017 Sudah Dimulai Minggu Ini!

Sony Interactive Entertaiment, pemilik merk Sony PlayStation families, baru saja menggelar acara internal/keynote dalam .. more

Sumber: Kerrang

Selain Paramore, Musisi-Musisi ini juga Pernah Batal Konser di Indonesia loh!

Lumayan banyak juga musisi-musisi top dunia yang pernah membatalkan konsernya di Indonesia karena alasan tertentu... more

Sumber: Pinterest

Gak Selalu Happy Ending, Film Drama Romantis Ada yang Berakhir dengan Kematian

Pada umumnya, film drama romantis selalu berakhir dengan adegan indah tentang menyatunya kedua pasangan. Namun pada keny.. more

Sumber: www.toriru-web.com

Notebook Unik Jepang Ini Bisa Membuat Kamu Semakin Semangat Belajar Loh!

Hal ini lah yang membuat notebook Ikemen ini jadi popular banget di Jepang!.. more