Trilogi Asli Star Wars Lebih Baik Dari Trilogi Prequel-nya. Yakin?

7 months ago
Prequel Trilogy vs Original Trilogy. Sumber gambar: harmonicmama.com

Star Wars.

Rasanya mustahil kalau bro sis penggemar pop culture tidak tahu nama ini. ‘Space Opera’ alias opera luar angkasa ini sangat populer sejak akhir 70an hingga hari ini. Bayangkan saja bro sis, sejak pertama dirilis tahun 1977 Star Wars sudah menjadi raksasa franchise dunia dengan beragam deretan produk. Film, novel, mainan dan banyak lagi.

Star Wars merupakan merk yang sangat sukses. Sampai dengan tahun 2015, Star Wars sudah menghasilkan laba lebih dari $42 Milyar. Itu sebuah angka yang mungkin melewati APBD sebuah provinsi di Indonesia.

Seperti halnya Final Fantasy https://blog.ciayo.com/news/final-fantasy-vii-bukan-final-fantasy-yang-terbaik-tapi-paling-fenomenal/ yang diciptakan oleh Hironobu Sakaguchi, Star Wars juga punya “bapak”.

Dia adalah George Lucas, seorang sutradara dan tokoh penting di era perfilman modern.

Dikawal dua Stormtroopers. Sumber gambar: nerdist.com

Dikawal dua Stormtroopers. Sumber gambar: nerdist.com

Star Wars adalah franchise penting dari perusahaannya, Lucasfilm. Namun kemudian George membuat sebuah keputusan kontroversial, yaitu menjual Lucasfilm (dan seluruh IP yang mereka miliki, termasuk Star Wars) ke raksasa entertainment The Walt Disney Company dengan harga fantastis: $4.05 Milyar. Hal ini mengakibatkan franchise Star Wars kini dikuasai oleh Disney.

Star Wars memiliki apa yang disebut sebagai “Original Trilogy”, yaitu tiga film pertama Star Wars yang dibuat oleh Lucasfilm. Original Trilogy ini terdiri dari “Episode IV: A New Hope (1977)”, “Episode V: The Empire Strikes Back (1980)”, dan “Episode VI: Return of the Jedi (1983)”. Ketiga film ini dianggap sebagai legenda film fiksi ilmiah, dan menciptakan pop culture Star Wars di mana-mana. Jutaan fans Star Wars lahir dan dimulai dari ketiga film ini.

Original Trilogy. Sumber gambar: thecomeback.com

Original Trilogy. Sumber gambar: thecomeback.com

George Lucas kehilangan banyak uang akibat perceraian dengan istrinya tahun 1987, dan mengakibatkan proses menciptakan “Prequel Trilogy” dari Original Trilogy Star Wars tertunda. Sebelumnya Lucas pernah menyatakan ketertarikan untuk membuat kisah Darth Vader saat dia masih Jedi alias sebelum berubah menjadi Sith. Suksesnya novel Star Wars yang berkisah setelah Original Trilogy di era 90an membuat Lucas kembali bersemangat untuk mewujudkan impian lamanya.

Novel Star Wars “Thrawn Trilogy”. Sumber gambar: starwars.wikia.com

Novel Star Wars “Thrawn Trilogy”. Sumber gambar: starwars.wikia.com

Perlu waktu lama untuk George Lucas akhirnya menyutradarai film prequel Star Wars yang dulu dia konsep.

Prequel Trilogy Star Wars dimulai dengan film “Episode I: The Phantom Menace (1999)”. Film tersebut disusul oleh “Episode II: Attack of the Clones (2002)”, dan ditutup dengan “Episode III: Revenge of the Sith (2005)”.

Prequel Trilogy. Sumber gambar: wrathfuldove.org

Prequel Trilogy. Sumber gambar: wrathfuldove.org

Karena sebuah prequel, maka kisah di ketiga film itu menceritakan tokoh-tokoh di Original Trilogy di masa muda mereka. Termasuk transformasi Anakin Skywalker menjadi tokoh antagonis paling memorable di jagat perfilman fiksi ilmiah: Darth Vader.

“Gimana kursi pijatnya, Pak? Enak?”. Sumber gambar: zombiesruineverything.com

“Gimana kursi pijatnya, Pak? Enak?”. Sumber gambar: zombiesruineverything.com

Nah… Disinilah opini terbelah di antara para fans Star Wars.

Banyak fans Star Wars merasa kalau Prequel Trilogy tidak diperlukan di saga Star Wars. Walaupun secara visual jelas lebih oke (karena dibuat dengan teknologi perfilman modern, tidak seperti Original Trilogy), namun Prequel Trilogy dianggap tak lebih dari usaha George Lucas mengeruk duit fans Star Wars untuk mengembalikan kekayaannya yang habis banyak akibat perceraian.

Namun tentu saja tak sedikit fans yang memuji dan bersyukur dengan adanya Prequel Trilogy Star Wars, karena masa lalu tokoh-tokoh penting seperti Darth Vader atau Obi-Wan Kenobi dapat terlihat lebih jelas.

Beberapa alasan yang jadi argumen penggemar Original Trilogy saat mengatakan “Original Trilogy adalah yang terbaik” antara lain: 

Karakter-karakter yang lebih seru, realistik dan menyenangkan. Sementara di Prequel Trilogy terdapat karakter-karakter yang dianggap jelek dan tidak berguna, seperti Jar Jar Binks itu.

Karakter yang dianggap tak penting. Sumber gambar: sciencefiction.com

Karakter yang dianggap tak penting. Sumber gambar: sciencefiction.com

Tokoh jahat/villain yang lebih keren. Darth Vader, misalnya. Karakter ini keren banget. Tapi untuk pembela Prequel Trilogy mereka berargumen kalau Darth Maul tak kalah keren dibandingkan Darth Vader.

Siapa lebih keren? Sumber gambar: youtube.com

Siapa lebih keren? Sumber gambar: youtube.com

Drama penuh emosi. Akting para karakter di Original Trilogy memang mengesankan, dengan quote-quote abadi hingga hari ini seperti: “I find you lack of faith disturbing”. Sementara di Prequel Trilogy, siapa yang bisa lupa dengan teriakan “Nooooooooo!!!” Anakin yang menggelikan itu?

Adegan ini selalu bikin ngakak. Sumber gambar: youtube.comAdegan ini selalu bikin ngakak. Sumber gambar: youtube.com

Adegan ini selalu bikin ngakak. Sumber gambar: youtube.com

Penggunaan CGI yang tidak berlebihan dan banyak memakai props non komputerisasi. Tapi mungkin itu terjadi juga disebabkan minimnya teknologi CGI pada masa Original Trilogy dibuat.

Sekarang yang beginian pakai komputer semua. Sumber gambar: herocomplex.latimes.comSekarang yang beginian pakai komputer semua. Sumber gambar: herocomplex.latimes.com

Sekarang yang beginian pakai komputer semua. Sumber gambar: herocomplex.latimes.com

Stormtroopers lebih oke dari Battle Droids. Walaupun sebenarnya kedua model serdadu ini sama aja begonya. Tapi Stormtroopers diperankan oleh aktor / figuran asli, dan itu sebuah nilai bagus untuk realisme.

Serdadu-serdadu blo’on. Sumber gambar: sw7x7.com

Serdadu-serdadu blo’on. Sumber gambar: sw7x7.com

Tapi tentu saja para pembela Prequel Trilogy juga punya argumen untuk mengatakan “Prequel Trilogy lebih keren daripada Original Trilogy”!

Duel Lightsaber lebih keren di Prequel Trilogy. Untuk ini saya harus sependapat. Duel Darth Maul di Prequel Trilogy sangat keren! Atau saat duel final Obi-Wan Kenobi vs Anakin Skywalker yang sarat emosi itu.

Duel ini memang keren banget! Sumber gambar: moddb.com

Duel ini memang keren banget! Sumber gambar: moddb.com

Variasi musuh/villains yang lebih oke. Original Trilogy punya Darth Vader, tentu, tapi Prequel Trilogy tak hanya punya satu lawan ikonik seperti Darth Maul. Ada General Grievous, android-alien bertangan empat yang lihay menggunakan Lightsaber dengan keempat lengannya. Jangan lupakan pula karakter seperti Jango Fett.

“Elu liat ni ye, tong…!” Sumber gambar: starwars.wikia.com

“Elu liat ni ye, tong…!” Sumber gambar: starwars.wikia.com

Special Effect yang lebih keren. Karena hey! Ini adalah ‘Space Opera’ dengan pedang sinar, senapan laser, pesawat luar angkasa yang lebih gede dari Gaban… Semua itu terlihat ‘wah’ di Prequel Trilogy ketimbang di Original Trilogy.

Mace Windu… Where are you, homie? Sumber gambar: starwars.wikia.com

Mace Windu… Where are you, homie? Sumber gambar: starwars.wikia.com

Tapi apapun itu, kedua trilogy ini tetap bagus dan menawan dengan bobot mereka masing-masing. Fans Star Wars boleh memilih salah satu sebagai yang terbaik, tapi tak mungkin mengatakan satu lainnya “jelek”. Karena Original Trilogy dan Prequel Trilogy merupakan elemen penting tak tergantikan dalam ‘Space Opera’ Star Wars. Bro sis penggemar yang mana?

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Rekomendasi Komik Romance yang Extraordinary

Kali ini CIAYO Blog mau rekomendasiin beberapa komik bergenre romance yang extraordinary. Beberapa komik yang bakal kita.. more

Sumber gambar: money.cnn.com

Kontroversi Logan Paul: Sebuah Kebablasan Berekspresi Di Era Internet dan Media Sosial

Tapi apa yang dilakukan Logan Paul di akhir tahun 2017 untuk konten channel YouTube dia, melewati apa yang disebut “cr.. more

00-d-sekiro-shadows-die-twice

Sekiro: Shadows Die Twice Adalah Dark Souls dan Tenchu Dalam Satu Game

Apa yang terjadi jika game fantasi super sulit Dark Souls dan game aksi ninja Tenchu digabung menjadi satu game? Sekiro:.. more

Sumber: wired.com

Jepang Kewalahan Menghadapi Situs Komik Bajakan

Perkembangan teknologi mengubah banyak hal, salah satunya adalah kemudahan dalam mengakses apapun di internet. Sayangnya.. more

Sumber: solopos.com

Jangan Ngaku Punya Nyali Kalau Gak Berani Nonton Film Horror Klasik di Bawah Ini!

Setuju gak kalau film classic atau film jadul menampilkan sebuah asthetic yang gak bisa direpsentasikan ulang di jaman s.. more