Tuduhan Video Game Sebagai Penyebab Kekerasan Bersenjata Sepertinya Hanya Terjadi Di Amerika?

10 months ago
00-d-game-kekerasan

Video game berada dalam stigma-stigma yang tidak pernah berubah sejak lama. Saking lamanya melekat, terkadang jadi mengaburkan kebenaran antara fakta dengan mitos. Hal ini terus menerus terjadi dan awet dipelihara oleh masyarakat, terutama oleh golongan yang (a) bukan pemain video game aktif, serta (b) mereka yang selalu memanfaatkan isu dan stigma negatif video game sebagai alat untuk membentuk maupun meraih simpati massa di luar pemain video game aktif.

Stigma yang umum di-derita oleh video game adalah “Video game itu mainan anak-anak yang enggak pantas untuk orang dewasa”.

01-kid-gaming

Video game itu mainan bocah. Katanya. (Sumber: PSU.edu)

Ini cap untuk video game yang menempel sejak dulu. Era 80an memang membentuk citra video game sebagai ‘mainan anak-anak’ karena permainan yang diberikan oleh video game saat itu memang memiliki karakteristik sebagai ‘areanya anak kecil’. Game-game seperti Mario Bros, Circus Charlie atau Twin Bee membentuk citra ini karena desain mereka yang simple, tidak ribet, dan cartoonish. Dan kesan ini terlalu kuat melekat melewati jaman; bahkan saat dunia video game mulai ber-transformasi dan ber-evolusi dengan beragam tema dan konsep. Video game semakin rumit dan menantang, tapi citra kalau video game itu hanya permainan sederhana untuk bocah kecil terlanjur melekat lebih dari tiga dekade.

02-circus-charlie

Circus Charlie, walaupun terlihat sederhana, merupakan game yang cukup sulit (Sumber: iTunes)

Stigma lainnya dari video game yang populer di berbagai negara ialah “Video game bertema kekerasan akan menjadikan pemainnya menggunakan kekerasan seperti di dalam video game”.

Stempel yang ini tak kalah buruk dari stigma ‘video game itu mainan bocah’. Tapi memang citra itu sulit sekali untuk di-counter attack alias dibantah saat melihat maraknya kekerasan bersenjata di Amerika Serikat, khususnya di sekolah-sekolah yang dilakukan pemuda yang (konon katanya) merupakan pemain video game bertema kekerasan.

03-game-trash-talk

Video game menyebabkan perilaku kekerasan. Katanya. (Sumber: Yes Magazine)

Apa iya video game yang bertema kekerasan adalah penyebab semua itu?

Setelah aksi kekerasan bersenjata terjadi lagi, untuk kesekian kalinya, di sekolah Amerika Serikat (kali ini di sebuah SMA di Parkland, Florida) video game kembali dikutip oleh banyak pihak sebagai faktor penyebab dari aksi brutal yang dilakukan tersangka penembakan Nikolas Cruz; yang mengakibatkan puluhan siswa tewas.

Tak ketinggalan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ikut nimbrung dan menyalahkan video game sebagai biang keladi penyebab tindakan Cruz. “Saya dengar dari banyak pihak kalau tingkat kekerasan di video game benar-benar berpengaruh membentuk pola pikir generasi muda” sebut Trump tak lama setelah kejadian di Parkland tersebut jadi topik berita nasional di Amerika Serikat.

04-donald-trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Sumber: The Washington Post)

Tuduhan Presiden Amerika tersebut seakan menjadi ironi dengan fakta kalau pihak militer Amerika sendiri (pernah) menggunakan video game sebagai sarana latihan mereka sehingga terlihat adanya keterikatan antara aksi kekerasan bersenjata dengan video game. Namun saat melihat variabel hubungan antara video game dengan kekerasan bersenjata di negara lain, hasil yang terlihat sangat berbeda dengan Amerika Serikat.

Secara umum, negara-negara dimana tingkat kematian akibat kekerasan bersenjata tinggi ternyata bukan merupakan konsumen video game bertema kekerasan. Situasi dimana konsumsi video game dengan tema senjata api sama tingginya dengan rating kematian akibat kekerasan dengan senjata api hanya terjadi di Amerika Serikat.

Data penjualan video game dari NewZoo yang dipadu dengan data kematian akibat kekerasan bersenjata (di luar kasus bunuh diri serta kesalahan penggunaan senjata api) dari Global Burden of Disease Collaborative Network menunjukkan situasi ini.

Dari 200 negara dengan rating tinggi kematian akibat kekerasan bersenjata dan 100 negara yang punya rating tinggi konsumsi video game bertema kekerasan bersenjata, hanya Amerika Serikat yang menduduki peringkat sama tingginya di dua daftar tersebut. Jauh melebihi misalnya Jepang atau Korea Selatan, dimana kematian akibat kekerasan bersenjata jauh dibawah konsumsi video game bertema kekerasan bersenjata.

05-graph

Sumber: The Washington Post

Argumen untuk situasi ini adalah karena dua negara tadi punya peraturan kepemilikan senjata api yang sangat ketat. Tidak seperti Amerika Serikat yang longgar; karena terbentur amanat Konstitusi Negara yang melindungi hak warga negara untuk mempersenjatai diri dengan senjata api.

Jadi secara umum bisa dilihat kalau tuduhan video game sebagai penyebab kekerasan bersenjata (sepertinya) hanya terjadi di Amerika Serikat saja. Tapi apakah itu berarti video game bertema kekerasan bersenjata memang menjadi penyebab kejadian kekerasan bersenjata ataupun penembakan brutal di sekolah-sekolah? Tidak juga, jika melihat kondisi di negara konsumen video game kekerasan bersenjata selain Amerika Serikat.

Jika tidak dicari solusi mencegah terulangnya penembakan-penembakan di sekolah-sekolah Amerika Serikat, video game akan kembali jadi kambing hitam.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

The Flying Cow

The Flying Cow – Kalo Benda Di Sekitar Kita Bisa Ngomong

The Flying Cow apa sih? Pernah bayangin ga, kalo benda-benda di dunia ini ternyata bisa bersuara, bergerak, dan beraktiv.. more

Heboh Langit Berpetir di Instagram Marcelino, Ini Penjelasannya

Lama vakum dari layar kaca, aktor berbadan tegap Marcelino Lefrandt tetap berkiprah di dunia hiburan. Namun, kini ia leb.. more

Sumber gambar: manga-news.com

Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm Trilogy yang Dibuat Untuk Nintendo Switch!

Jadi buat fans Naruto, terutama pemain serial Ultimate Ninja Storm yang saat ini memiliki Nintendo Switch, ini adalah ke.. more

Sumber: Dok. Pribadi (Meka Medina)

TERBONGKAR!! Osama bin Laden Meninggalkan Komputer Berisi Game, Anime, dan Film Bajakan!

Ternyata, isi dari komputer bin Laden dipenuhi berbagai jenis file yang nampak tidak lazim. Apakah terlintas di pikiranm.. more

Resident Evil 6 (Sumber: Evil Resource)

Resident Evil 6 Adalah Seri RE yang Buruk? Tidak Juga Kok!

Dan menurut saya, game memanglah harus demikian. Alias, harus bisa membuat kita serius tapi tetap terasa fun di saat yan.. more