Warnet di Akihabara Jepang yang Lebih Mirip Hotel daripada Internet Café

6 days ago
Internet Café? Hotel? Keduanya benar. Sumber gambar: xperience.link

Jika bro sis jalan-jalan ke luar negeri, lokasi penginapan atau hotel jelas menjadi pertimbangan serius.

Karena selama berada di luar negeri (atau bahkan jika kita jalan-jalan ke lokasi wisata Republik Indonesia sekalipun), kita akan ingin beristirahat dan meletakkan barang-barang di tempat yang aman dan nyaman.

Hotel tentu merupakan pilihan utama, dan ada banyak pilihan hotel jika berkunjung ke Jepang. Mulai dari hotel elit bintang lima hingga “Capsule Hotel” yang unik itu. Bro sis tahu hotel kapsul ini ‘kan? Hotel di mana kamar-kamarnya berbentuk seperti kapsul raksasa ini populer di kalangan traveler karena simple dan lumayan terjangkau. Belum lagi karena desainnya yang unik sehingga bikin penasaran turis yang datang ke Jepang.

Capsule Hotel. Mungkin tidak cocok untuk yang claustrophobic. Sumber gambar: yahoo.com

Capsule Hotel. Mungkin tidak cocok untuk yang claustrophobic. Sumber gambar: yahoo.com

Tapi tahukah bro sis, kalau di Jepang kita tak hanya bisa menginap di hotel atau hostel (hotel mini) tapi juga di warnet?

Di wilayah Akihabara Jepang, ada internet café (alias warnet) yang bisa berfungsi sebagai hostel/hotel mini untuk turis maupun orang Jepang yang, misalnya, ketinggalan kereta terakhir untuk pulang ke rumah.

Tapi jangan bayangkan kalau warnet di Akihabara ini seperti warnet di Indonesia ya, bro sis.

Jauh banget! Jika warnet di Indonesia biasanya berbentuk sebuah ruko (atau gabungan dua ruko), maka warnet seperti Kaikatsu CLUB ini malah mirip hotel beneran saking gedenya.

Pernah lihat meja OP warnet seperti ini? Saya juga. Sumber gambar: tsunagujapan.com

Pernah lihat meja OP warnet seperti ini? Saya juga. Sumber gambar: tsunagujapan.com

Seperti yang kita ketahui, Akihabara di Tokyo merupakan “jantung entertainment” otaku dunia. Lokasi ini seakan tak pernah tidur maupun surut pengunjung, baik turis mancanegara maupun penduduk Jepang sendiri. Dengan mendirikan ‘warnet-all-in-one’ di daerah itu, Kaikatsu CLUB jelas mengincar tamu yang potensial menghabiskan uang di Akihabara dan kemudian beristirahat di tempat mereka.

Berbeda dengan “Love Hotel” yang privacy-nya tinggi, desain warnet Kaikatsu CLUB ini lebih mirip hotel biasa.

Awalnya dikhususkan untuk wanita alias ladies only, Kaikatsu CLUB kini terbuka untuk semua gender. Selain jelas menyediakan Persocon (alias PC) untuk mengakses internet, warnet ini juga menyediakan area buku (yang tentu saja sebagian besar berupa buku komik/bacaan hiburan lainnya). Sekilas terlihat seperti perpustakaan ketimbang internet café. Tempat ini juga menyediakan shower berbayar, toilet, ruang ganti, namun tanpa ruangan untuk beribadah (ini akan cukup merepotkan buat pengunjung muslim). Warnet unik ini juga punya kursi pijat. Sesuatu yang enggak bakal bisa kita lihat di warnet Indonesia. Hehehe.

Warnet dengan koleksi bacaan yang menyaingi perpustakaan. Sumber gambar: rocketnews24.com

Warnet dengan koleksi bacaan yang menyaingi perpustakaan. Sumber gambar: rocketnews24.com

Karena aslinya warnet, maka Kaikatsu CLUB tentu punya booth-booth tempat tamu dapat rileks mengakses internet. Atau untuk tidur? Karena booth yang disediakan sangat nyaman. Selain terpisah antara smoking dengan non-smoking, booth ini juga dilengkapi oleh sistem keamanan dengan keycard. Kursi yang disediakan di dalam booth juga merupakan kursi yang super nyaman, empuk serta bisa diturunkan sandarannya sehingga bisa dipakai untuk tidur. Inilah poin penting internet café seperti Kaikatsu CLUB sehingga mereka disamakan seperti sebuah hostel.

Privasi yang terjaga. Persis hotel beneran. Sumber gambar: odigo.jp

Privasi yang terjaga. Persis hotel beneran. Sumber gambar: odigo.jp

Kursi warnet kayak begini mah bisa bikin betah hehehe. Sumber gambar: rocketnews24.com

Kursi warnet kayak begini mah bisa bikin betah hehehe. Sumber gambar: rocketnews24.com

Tapi ini sejatinya adalah sebuah internet café. Bukan hotel, maupun hostel.

Di warnet gokil ini juga ada snack & drink bar di bagian depan. Arena public karaoke, permainan darts, serta meja bilyard juga tersedia di sini. Benar-benar tidak mencerminkan sebuah internet café seperti di Indonesia.

Kalau di warnet Indonesia, di depannya jualan cilok. Sumber gambar: rocketnews24.com

Kalau di warnet Indonesia, di depannya jualan cilok. Sumber gambar: rocketnews24.com

Intinya, pengunjung warnet benar-benar dimanjakan. Dengan lokasi yang berjarak hitungan menit berjalan kaki ke Akihabara, tamu warnet dapat memangkas waktu perjalanan mereka. Jadi setelah puas jalan-jalan dan belanja di Akihabara (atau wilayah lain di sekitarnya), mereka bisa pulang ke warnet untuk membersihkan diri dan beristirahat.

Dengan semua fasilitas yang ada, internet café Kaikatsu CLUB ini ternyata menawarkan harga sewa yang tergolong sangat murah untuk ukuran lokasi mereka berada. Untuk “paket malam” (jam 7 malam s/d jam 5 pagi) dikenakan biaya 2.047 Yen atau sekitar $17.90, yang jelas murah, mengingat fasilitas dan lokasi mereka yang berada di jantung entertainment seperti Akihabara.

Salah satu sudut Akihabara di Tokyo, Jepang. Sumber gambar: cnet.com

Salah satu sudut Akihabara di Tokyo, Jepang. Sumber gambar: cnet.com

Untuk traveler yang butuh fitur ekstra seperti laundry, ruangan yang lebih lega atau durasi menginap yang lebih panjang, warnet seperti Manboo yang tersedia di wilayah Tokyo, Saitama dan Kanagawa bisa jadi pilihan lain.

Mirip seperti Kaikatsu CLUB, Manboo lebih ideal buat pengunjung yang butuh hal-hal lebih dari yang ditawarkan Kaikatsu CLUB. Namun dalam range budget yang masih di bawah hotel konvensional. Selain menawarkan harga jam-jaman serta harian, warnet-mirip-hotel ini juga menyediakan tarif mingguan seharga 14.000 Yen sehingga akan menarik buat traveler dengan budget terbatas. 

NET Room yang ditawarkan Manboo. Sumber gambar: rocketnews24.com

NET Room yang ditawarkan Manboo. Sumber gambar: rocketnews24.com

Warnet mana yang punya mesin cuci coin-operated? Warnet di Jepang! Sumber gambar: rocketnews24.com

Warnet mana yang punya mesin cuci coin-operated? Warnet di Jepang! Sumber gambar: rocketnews24.com

Nah… Berminat menginap di warnet Jepang, bro sis? Siapin paspor biometrik. Biar bisa ke Jepang gratis visa selama 15 hari. Hehehe. Share pengalaman bro sis jika pernah menginap di warnet seperti ini, ya!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Membalut Karakter (IP) Ke Dalam Kuliner

Di dalam bidang ekonomi kreatif, subsektor industri kuliner (makanan dan minuman) menempati posisi pertama dalam hal pen.. more

10 Karakter Antagonis Paling Mengerikan di Dunia Komik

Berikut ini adalah karakter-karakter antagonis yang memberikan kesan “paling mengerikan” di dunia komik versi CIAYO .. more

Hasil jarahan perang dari Pasar Komik Bandung 6 (CIAYO Pictures)

Indonesia Harus Mulai Melirik Intellectual Property Sebagai Komoditi Industri

Inilah kekuatan IP yang harus mulai dilirik oleh penggiat industri kreatif. Ada banyak cara untuk memulai untuk membangu.. more

Mobil-Mobil Populer Pop Culture, Dari Mobil Donald Bebek Hingga Batman

Dalam pop culture, ada beberapa mobil terkenal di kalangan penggemarnya. Mobil-mobil ikonik tersebut ada yang memang ber.. more

(i.ytimg.com)

Siapa Bilang Cantik dan Seksi Nggak Bisa Jadi Bajak Laut?

Bro sis, siapa sih yang gak kenal sama Nami - si cewek super seksi di anime One Piece. Ia adalah seorang gadis muda yang.. more