Wildling: Sebuah Urban Legend dengan Intro Terbaik dari Debut Sutradara Fritz Bohm

3 weeks ago
sumber: www.aintitcool.com

Fritz Bohm bukanlah nama yang sering kalian dengar, apalagi jika kalian merupakan jenis penonton yang hanya menonton film-film box buster saja. Ditambah lagi film yang telah disutradarainya hanya ada tiga sejauh ini, itu pun terhitung dengan Wildling sebagai debut utama film terpanjangnya.

Tapi bukan berarti ia tidak punya skill yang bagus dalam membuat film, sebab pada tahun 2006 silam, film pendeknya yang berjudul Mondmann berhasil memenangkan Best Film di Munich Film Festival 2007.

Yang membuat gaya penyutradaraan Fritz Bohm cukup menarik ialah film buatannya bertutur bagaikan dongeng, tapi penuh metafora. Dan lewat film terbarunya; Wildling pun ia masih mempertahankan elemen andalannya itu.

Fritz Vohm (sumber: www.shockya.com)

Fritz Vohm (sumber: www.shockya.com)

Wildling merupakan film horror, fantasy yang didasarkan dari sebuah urban legend. Mendengar kata Wildling apakah kalian teringat dengan sebuah ras yang ada di film Game of Thrones? Ya, ini benar sekali, secara garis besar Wildling di dalam film ini masih memiliki banyak kesamaan dengan Wildling yang ada dalam film Game of Thrones, namun secara keseluruhan jelas hal ini juga punya beberapa perbedaan. Kesimpulan saya, mungkin Wildling yang dimaksud di kedua film tersebut berasal dari urban legend yang sama.

Intro film ini tampil begitu mengesankan dengan potongan gambar agak gelap serta suara seorang lelaki yang sedang menceritakan kisah menyeramkan pada seorang anak perempuan sebelum pergi tidur. Adegan awal ini memberikan gambaran kepada penonton tentang apa yang terjadi pada karakter Anna (setelah dewasa diperankan oleh Bel Powley) sejak ia kecil hingga tumbuh dewasa.

Sumber: www.imdb.com

Sumber: www.imdb.com

Potongan adegan yang memperlihatkan gambaran masa berbeda dengan latar musik melankolis serta sesekali diselingi oleh narasi fantasy seorang lelaki yang merawat Anna. Sampai di sini misteri isolasi Anna sangat menggali rasa penasaran penonton. Saya teringat dengan film The Room, walau hingga misteri di film Wildling terkuak, saya cukup kaget, sebab fakta yang ada tidak seperti yang saya kira. Ini bukan sekadar tentang penyekapan, tapi juga tentang perlindungan, dan obsesi seorang lelaki yang memiliki sifat manusiawi di dalam dirinya.

Sulit untuk mengatakan bahwa debut Fritz Bohm di film layar lebar ini sangat berhasil, mungkin kata yang lebih tepat untuk mengungkapkannya ialah “unik dan menghibur”. Wildling berjalan dengan pembuka yang cerdas, narasi yang kuat, serta sinematografi arahan Toby Oliver yang sangat otentik.

sumber: variety.com

sumber: variety.com

Namun semua elemen luar biasa bagus itu harus sedikit berkurang oleh penyampaian cerita yang naik turun. Kita bisa dibuat sangat penasaran, kemudian dikecewakan oleh beberapa hal minor yang kurang digali, lalu kembali diajak bersemangat lewat adegan-adegan mendebarkan hingga ke akhir film. Saya ibaratkan Wildling seperti sebuah kereta api yang hampir tergelincir di jalur relnya namun berhasil kembali menetapkan jalur yang ia miliki sebenarnya.

Beberapa hal minor yang sangat mengganggu ialah, seperti karakter Daddy (Brad Dourif) yang pada mulanya tampil begitu bagus penuh emosional, namun harus menjadi karakter kejam yang terpaksa membuang seluruh hati nuraninya. Saya tidak bisa menemukan rasa empati yang cukup baik untuk karakter ini diakhir-akhir kemunculannya, dan saya rasa itu cukup disayangkan mengingat pada pembuka ia menjadi pondasi yang kuat untuk memulai cerita di film ini.

Sumber: macguff.in

Sumber: macguff.in

Lalu ada juga pendalaman hubungan antara Anna dan Ray (Collin Kelly-Sordelet) yang berkembang terlalu cepat dari sekadar hubungan persahabatan menjadi sebuah cinta satu malam yang klise. Saya sadar bahwa durasi juga membatasi ekplorasi pendekatan ini, akan tetapi sebagai seorang penonton saya berharap sebuah ikatan lebih yang bisa membuat kita tersentuh.

Kehadiran karakter Ellen Cooper yang diperankan oleh Liv Tyler tidak terlalu menimbulkan kesan yang membuat dirinya penting untuk diingat. Ia hanya menjadi sebuah benang merah agar cerita dalam Wildling terus bergerak pada jalur yang tepat.

Dari beberapa hal minor di atas, Wildling masih termasuk dalam film yang tidak membosankan. Kalian akan dibuat bertahan hingga akhir film, serta sedikit kejutan yang menginsyaratkan bahwa film ini akan membuka cerita baru yang jauh lebih besar.

Sumber: www.butlerscinemascene.com

Sumber: www.butlerscinemascene.com

Sejauh ini Fritz Bohm selaku sutradara bisa menunjukkan bahwa ia mampu menggarap sebuah film layar lebar, dan hal ini tidak kalah menarik dari dua film pendeknya yang tampil begitu bagus. Saya rasa selepas ini nama Fritz Bohm akan muncul lagi tahun depan dengan sebuah film yang lebih bagus lagi tentunya. Sebuah debut yang berhasil membuat Fritz Bohm tidak tercoreng ke dalam daftar film gagal yang bisa menghancurkan awal kariernya sebagai seorang sutradara.

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Sumber: img.cinemablend.com

Saya Tidak Akan Disukai Oleh Emma Watson Karena Menulis Ini. I’m Sorry Emma.

Film Beauty & The Beast tahun 1991 meninggalkan memori tersendiri pada masa kecil saya. Tapi saya tidak akan disukai Emm.. more

Game Yakuza Dimainkan Yakuza Betulan?!

Apa kata yakuza betulan tentang game Yakuza (Ryu ga Gotoku) buatan SEGA? Reaksi dan jawaban mereka cukup mengejutkan!.. more

Call of Duty: WW II (sumber: Kotaku)

Selalu Berlatar Perang Dunia 2: Apakah Latar Non Perang Dunia 2 Memang Kurang Komersil Untuk Dijadikan Latar Game Perang?

Game Berlatar Belakang Perang Dunia ke-2 memang selalu jadi hal seru. Tapi apa iya selalu harus tentang Perang Dunia ke-.. more

00 dceu desktop

10 Superhero DC Yang Harus Dibuatkan Film Solo-nya

Di samping Batman, Superman dan Wonder Woman, masih banyak superhero DC lain yang harus punya film solo mereka sendiri d.. more

Sumber: Gamerant

Pokemon GO Genap Satu Tahun, Habis Ini Apa?

Pasti bro sis salah satunya yang pernah keranjingan muter-muter komplek buat main Pokemon GO kan? Game ini memang cukup .. more