Sabrina – Chapter 1: Clubbing di Tengah Kota

2 years ago

Cerita ini hanya untuk 21 tahun ke atas, menimbang konten di dalamnya yang membutuhkan pikiran terbuka dan pemikiran yang matang.

Clubbing di Tengah Kota

Wanita itu memoleskan lipstik sebagai finishing touch. Kali ini ia memakai lipstik nude nya. Ia memakai dress merah yang memperlihatkan sedikit bagian punggungnya, membuatnya terlihat sexy. Rambutnya digerai sekenanya, tanpa ditata sedikitpun. Ia berjalan ke arah jalan. Ujung high heels nya mengetuk-ngetuk aspal, menciptakan irama teratur. Tok…tak…tok…tak…

Parfumnya tercium di sepanjang jalan. Orang akan ingat aromanya, sekalipun tidak melihatnya. Wanita itu melambaikan tangannya ke jalan, memanggil taksi yang lewat di depannya. Ia masuk ke dalam taksi berwarna biru. Malam itu ia bertemu Intan di salah satu club di tengah kota. Patung kuda terpajang di atap gerbang, sebagai ikon club itu. Ternyata Intan bersama kekasihnya.

Musik menghentak, gelas berdenting. Sabrina, Intan, dan kekasihnya menyesap minuman masing-masing. Makin malam, musik makin berdentum keras. Seperti biasa, Sabrina menari dengan cuek di tengah kerumunan. Apa yang ia suka saat pergi ke club? Musiknya. Ia juga bisa dance sesuka hati tanpa ada yang mengkritisi. Kerumunan itu pun bergerak mengikuti irama. Malam semakin larut, keriuhan di club semakin memekakkan telinga. Sabrina masih meliuk-liuk di tengah kerumunan.

Seorang pria Jerman berjalan ke tengah kerumunan. Sejak tadi pria itu melihat seseorang dari kejauhan. Wanita itu menarik perhatiannya. Ia mendekati Sabrina. Menari di dekat Sabrina dalam waktu yang cukup lama. Sabrina baru sadar ada seseorang yang sedari tadi menari di sebelahnya. Pria Jerman itu melihat ke arah Sabrina, dan tersenyum. Sabrina membalas senyumannya.

Sabrina masih ingat senyuman itu. Senyuman ramah yang tidak membuatnya jengah. Mereka menari bersama. Sabrina pernah beberapa kali didekati pria yang gerak-geriknya membuatnya muak. Tetapi tidak dengan pria ini. Ia masih bisa menari dengan leluasa ditemani pria ini.

Jam sudah menunjukkan angka 2. Sejak tadi Sabrina memang sudah tidak bersama dengan Intan. Biarlah Intan pacaran, pikirnya. Saat akan meninggalkan club pun, Sabrina tidak sempat bertemu Intan. Ia hanya mengirimkan pesan ke ponsel Intan, memberitahu bahwa ia pulang duluan.

Sabrina pulang dengan pria Jerman itu. Mereka naik taksi ke tempat si pria. Saat taksi melaju, pria itu masih menggenggam tangan Sabrina. Perasaan hangat menyebar karena genggaman tangan pria itu. Sabrina menyenderkan kepalanya di bahu sang pria.

Mereka sampai di Grand Tropic, tempat tinggal pria itu. Tangan Sabrina digandeng, mereka berjalan menuju kamar. Sampai di kamar, pria itu ganti pakaian dan mempersilakan Sabrina bersantai.

Jika kalian berharap mereka akan berhubungan badan, kalian akan kecewa. Karena nyatanya tidak. Sabrina hanya bermesraan dengan pria itu. Mereka sempat berbincang sebelum tidur.

“That was my first kiss.” Sabrina mengatakan pada Goran, bahwa ciuman mereka di club adalah ciuman pertamanya.

“Really?” Goran terlihat agak kaget.

“Yeah.”

“You enjoy it?”

Sabrina tidak menjawab Goran. Ia hanya mengangguk dan tersenyum.

Halo, aku Sabrina. Selamat datang di duniaku. Di sini, kamu bisa mengetahui rahasiaku. Maaf aku belum memperkenalkan diri dari awal. Apakah kamu suka dengan ceritaku? Mungkin kamu menganggapku wanita nakal. Aku tidak akan menyalahkanmu kalo memang menganggapku begitu. Aku hanya ingin menceritakan pengalamanku. Yang mungkin bisa jadi pembelajaran buatmu. Bukan untuk dicontoh, tapi diambil hikmah dan pelajarannya. Kalau tidak ada pelajaran yang bisa kamu ambil dari ceritaku, setidaknya kamu bisa terhibur atau membuka wawasanmu akan sisi lain, tentang kehidupan lain yang belum tentu sama dengan kehidupanmu.

About Author

Mega

Mega

The dream to become a journalist started in junior high school. Graduating from college, she started a career in TV industry as a broadcaster, reporter, and script-writer. She loves to sing in the shower, dancing with the rain, and let her imagination run wild while reading novel. You can contact her by email: megakardono@gmail.com | Instagram @mariamegayanti | Medium https://medium.com/@megakardono

Comments

Most
Popular

Sumber gambar: dragonball-café-diner.jp

Dragon Ball Themed-Café Telah Resmi Dibuka di Tokyo & Osaka

Jadi saat ini themed-café manga/anime apa yang sedang happening? Sepertinya Dragon Ball Café... more

(pm1.narvii.com)

Konohamaru VS Boruto: Siapa yang Akan Menjadi Hokage ke 8?

Hokage adalah Kage dari Desa Konohagakure, yakni gelar yang diberikan kepada seorang pemimpin desa. Hokage bertanggung j.. more

Ngobrol Bareng Komikus Cantik Bergenre Ganda

Yuk, ngobrol bareng komikus cantik yang multitalenta ini. Nan Nan selalu membuat ilustrasi dan komik lewat dua genre yan.. more

00-d-jkt48

JKT48 Bubar? GM Melody Rombak JKT48 Seperti AKB0048

GM JKT48 Melody Nurramdhani memutuskan bahwa JKT48 bubar dan menggantinya dengan konsep baru. Meski radikal, ternyata ad.. more

carole & tuesday

Anime Carole & Tuesday Hadirkan Musisi Top Dunia Dalam Soundtracknya

Anime Carole & Tuesday bakal ditukangi musisi kelas dunia! Ada Kidd Bogart sampai salah satu pentolan Kings of Convenie.. more