Teriakan Berdarah – File 001 Terbangun

3 years ago

Pernah terbayang dalam benakku apa yang dirasakan pasien saat koma. Mereka hanya tergeletak di tempat tidur, tidak menggerakkan anggota tubuh sama sekali. Apa yang mereka pikirkan pada saat itu? Pertanyaanku itu terjawab oleh apa yang aku alami saat ini. Aku ingin bergerak, aku ingin membuka mataku. Tak ada yang bisa kulakukan, aku seperti setengah sadar. Sekeliling tubuhku terasa hangat. Terasa genangan air membasahi punggungku. Sepertinya aku tergeletak di atas genangan air. Saat itu aku belum terbangun.

Cukup lama aku berusaha untuk membuka mataku. Kehangatan yang aku rasakan menjadi panas, sangat panas! Aku tak tahan dengan panas yang membakar diriku! Aku tersentak dan akhirnya aku bisa membuka mata untuk melihat dunia luar. Api panas menjalar di dinding-dinding rumahku. Darah menggenangi lantai yang kududuki. Darah?

Setetes darah jatuh di hidungku. Aku mencoba untuk menatap langit-langit rumahku. Tampak tiga sosok tergantung. Sepertinya aku mengenali mereka. AYAH, IBU, KAKAK! Aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Kail pancing menusuk kepala mereka. Mulut menganga, digenangi darah merah kental. Terlihat luka sayat pada leher. Mengalir darah segar dari mulut dan sayatan pada leher mereka. Mataku terbelalak, saat mengamati kail pancing yang menusuk kepala mereka. Kail pancing itu tidak menusuk kulit kepala, melainkan otak. Mereka tidak memiliki tempurung kepala, otak mereka terlihat berdenyut mengeluarkan darah tertusuk kail pancing yang besar. Ya Tuhan, apa yang terjadi dengan mereka!

Air mata membasahi wajahku. Aku tidak tahu harus berbuat apa. Keluargaku yang selama ini menemani hidupku terbunuh secara tidak wajar, terjebak dalam kobaran api. Apa yang harus aku lakukan! Aku mencoba untuk menatap mata ayah, berharap masih ada nyawa di tubuhnya. Tak terlihat tatapan mata manis ayah. Dia terlihat menangis, air mata darah. Tangan ayah mengepal, menggenggam sesuatu.Tangannya lalu terbuka, membuka telapak tangannya dan menjatuhkan sesuatu yang digenggamnya. Aku menangkapnya, dan itu adalah sepasang bola mata ayahku….

About Author

Septian Utomo

Septian Utomo

Digital native who loves quirkiness and creative advertising. Love to gather information and unique insights with a skeptical attitude. Highly enthusiastic about new technology and inventions.

Comments

Most
Popular

komik indonesia adaptasi film

6 Komik Indonesia Adaptasi Film Yang Sama-sama Asyik

Entah karena sukses atau bagian dari promosi, beberapa film Indonesia diadaptasi menjadi film. Inilah enam komik Indones.. more

Jojo Part 5 - Thumb

7 Alasan Kenapa Harus Menonton JoJo Part 5

JoJo no Kimyouna Bouken Part 5: Ougon no Kaze menceritakan Giorno Giovanna yang ingin menjadi seorang Gang-Star bersama .. more

00 dceu desktop

10 Superhero DC Yang Harus Dibuatkan Film Solo-nya

Di samping Batman, Superman dan Wonder Woman, masih banyak superhero DC lain yang harus punya film solo mereka sendiri d.. more

board game indonesia

Menerawang Perkembangan Board Game Indonesia

Board game Indonesia bergerak maju selangkah demi langkah dengan berbagai rilisan original dan menjamurnya board game ca.. more

00-d-dragon-ball-legends

Review Dragon Ball Legends, Game PvP Real Time Dalam Dunia Dragon Ball

Dragon Ball Legends tidak hanya menawarkan semua tombol combo yang disederhanakan, tapi juga menghadirkan potongan sinem.. more