Journal of Terror – Komik Horror Sederhana Namun Bernuansa Mencekam

3 weeks ago
00-d-journal-of-terror

Nama Sweta Kartika tentu semacam jaminan yang patut diperhitungkan oleh para penikmat komik di tanah air, sebab komikus satu ini selain punya gambar yang bagus, ia juga pandai dalam meramu cerita. Gaya gambarnya tidak hanya terpaku pada satu gaya gamar komik pada umumnya, komik-komiknya terkadang punya gaya komik Amerika, Manga, dan juga Eropa.

Karya-karyanya seperti Wanara, The Dreamcatchers, Nusantaranger, hingga trilogi H2O: Reborn yang sungguh luar biasa itu, selalu memiliki nuansa nusantara yang menjadi identitas dari komik-komiknya.

Baca Juga: Komik Sweta Kartika, Kebanggaan Indonesia

Salah satu Komik Sweta Kartika, H2O: Reborn. Sumber: KAORI Nusantara

Salah satu Komik Sweta Kartika, H2O: Reborn. Sumber: KAORI Nusantara

Sejak bulan Agustus 2018, Sweta kembali menghadirkan sebuah komik strip lewat CIAYO Comics dengan judul Journal of Terror. Menariknya komik ini, cukup mengagetkan juga karena Sweta mencoba bermain di genre horror tapi dengan desain karakter yang sederhana dan bahkan terkesan lucu. Akan tetapi nuansa horror yang ditawarkan benar-benar kuat.

Garis besar cerita berkisah tentang seorang anak bernama Prana yang mampu melihat apa yang tak selazimnya dilihat orang kebanyakan. Seluruh pengalamannya  tentang koneksi dengan dunia bawah tertuang dalam buku jurnalnya ini (komik ini).

01-sweta-kartika

Sweta Kartika. Sumber: CIAYO Pictures

Review Journal of Terror

Untuk sebuah cerita horror memang tampilan gambar harus bisa menangkap sebuah adegan mengerikan yang akan membuat pembaca merinding. Akan tetapi bagaimana caranya jika desain karakter yang dibuat malah terkesan lucu, tapi tidak mengurangi suasana mencekamnya? Inilah yang menjadi nilai plus Journal of Terror.

Karakter Prana digambar sangat jenaka (yang saya maksud bukan kepribadiannya, tapi gaya gambarnya), jika kalian membaca komik ini tentu yang terlintas dipikiran kalian saat kali pertama melihat karakter Prana adalah sosok Arnold dalam serial televisi Amerika; Hey Arnold!

Karakter Prana. Sumber: CIAYO Comics

Karakter Prana. Sumber: CIAYO Comics

Sepertinya Sweta ingin menghadirkan dunia anak-anak yang tidak hanya terjebak dalam kisah-kisah lucu atau tentang hal menyenangkan semacam video game, tapi ia juga ingin memberitahu semua orang bahwa setiap anak-anak juga punya kisah gelap yang mungkin tidak terlalu banyak orang ketahui sejauh ini.

Latar belakang karakter Prana diperkenalkan lewat prolog yang sangat bagus. Kita disuguhi beberapa alasan mengapa cerita selanjutnya akan bergerak di ranah horror. Dan latar belakang seperti karakter Prana memang sedang menjadi sesuatu yang lagi tren di industri hiburan saat ini. Sepertinya Sweta melihat peluang ini, lalu mengemas semuanya dengan tampilan yang lebih bagus, lebih sederhana, tapi sangat berkesan.

Sebuah penampakan hantu dalam Journal of Terror. Sumber: CIAYO Comics

Sebuah penampakan hantu dalam Journal of Terror. Sumber: CIAYO Comics

Dan saya rasa Sweta berhasil berbicara tentang itu lewat narasi pendek dengan gaya mendongeng sembari mengangkat mitos-mitos urban tentang hal-hal menyeramkan yang terjadi di sekitar kita.

Contoh semisal kisah mimpi di dalam mimpi yang mungkin sebagian dari kita pernah mengalmainya, semacam kita merasa sudah terbangun tapi ternyata kita masih di dalam mimpi. Atau kisah seseorang yang tidak percaya dengan hal-hal mistis, menyebutnya tahayul, lalu menantang diri untuk melakukan pembuktian.

Lingkungan kehidupan di Indonesia selalu dekat dengan hal-hal semacam itu, tingkat kepercayaan orang-orang terhadap hal-hal gaib terbilang sangat besar di Indonesia, dan kisah-kisah (yang saya rasa Sweta alami atau dengar dari orang) berhasil ia ramu untuk menjadi hiburan yang menyeramkan.

Baca Juga: Komik Horor Terseram yang Bisa Kamu Baca Langsung di CIAYO Comics Saat Ini Juga!

Salah satu adegan Journal of Terror yang sangat berkesan. Sumber: CIAYO Comics

Salah satu adegan Journal of Terror yang sangat berkesan. Sumber: CIAYO Comics

Hanya dalam 5 episode, Journal of Terror sudah berhasil membuat saya merinding saat membacanya. Tampilan minimalis dengan pemilihan narasi yang sangat cermat menjadi senjata yang sangat kuat.

Saya jadi penasaran hal menyeramkan apa lagi yang akan digali oleh Sweta kedepannya, sebab referensi cerita horror di tanah air ini cukup banyak, dan ini patut untuk ditunggu. Jika kalian penasaran dengan komik satu ini, kalian bisa baca komik online satu ini di aplikasi CIAYO Comics, dan saya sangat merekomendasikan komik yang satu ini.

Banner Komik Horror

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Film superhero yang kini berstatus klasik. Sumber gambar: theactionelite.com

Film X-Men Terkini Akan Berjudul ‘X-Men: Dark Phoenix’

Tak perlu lama menunggu, pihak Marvel dan 20th Century Fox sebagai pemegang lisensi film bertema X-Men baru-baru ini men.. more

Café? Shooting Gallery? Dua-duanya benar! (sumber gambar: popularairsoft.com)

Kultur Themed Cafe Jepang Yang Unik – Gun Cafe

Gun Café adalah sebuah café yang memakai tema senjata api sebagai selling point-nya. Tapi tentu saja bukan senjata api.. more

Sumber: www.gd05.tistory.com

Berbagai Ajang Penghargaan Musik Korea Selatan di Penghujung Tahun

Berbagai macam penghargaan terutama di bidang musik ada di Korea Selatan. Terutama di penghujung tahun. Gak heran kalau .. more

00-d-dc-universe

Bisakah DC Universe Streaming Service Menyelamatkan DCEU?

DC Comics luncurkan DC Universe, layanan streaming film dan kartun superhero DC Comics. Apakah akan berdampak pada DCEU?.. more

presdir nintendo d

Profil Presiden Baru Nintendo: 11 Tahun Tinggal Di Jerman

Di bulan Juni tahun 2018 nanti, jabatan prestisius Presiden Nintendo Co. Ltd akan dipegang oleh Shuntaro Furukawa, eksek.. more