Berapa Lama Kamu Dapat Bertahan Hidup di Jakarta Dalam Skenario Hari Kiamat?

4 weeks ago
Jakarta dalam skenario hari kiamat

Entah itu dalam video game Fallout, series zombie seperti The Walking Dead, atau film bencana alam seperti Armageddon; gambaran akan dunia dalam skenario hari kiamat sudah banyak dibayangkan. Tapi, bagaimana kalau kita memindahkan seluruh skenario itu ke suatu tempat yang lebih relevan dengan kita; Jakarta.

Katakan saja salah satu dari skenario di atas terjadi di Jakarta. Menurutmu, berapa lama kamu para penghuni Jakarta dapat bertahan hidup? Bagaimana kalau langsung kita nilai saja prospek keselamatanmu?

Skenario ledakan bom nuklir

Sumber: thatgamersblog

Ini adalah salah satu skenario hari kiamat yang paling mungkin terjadi. Meskipun usaha dari dunia internasional untuk mengurangi jumlah bom nuklir, masih ada lebih dari 13.000 nuklir di tahun 2019 ini. Itupun tidak menghitung insiden-insiden senjata nuklir yang menghilang dan peredaran material bom nuklir di pasar gelap.  

Memang, secara realistis, kemungkinan ada bom nuklir yang meledak di Jakarta itu tipis. Tapi, coba kita bayangkan saja untuk eksperimen imajinasi.

Untuk studi kasus, mari kita melihat kejadian nyata dari ledakan bom nuklir di dua kota besar, Hiroshima dan Nagasaki. Secara statistik, kemungkinan untuk selamat dapat dikatakan cukup tinggi. Di Hiroshima ada 71% warga yang selamat dan di Nagasaki angka keselamatannya lebih tinggi, 76%. Dalam dua kasus tersebut, kemungkinan selamat amat dipengaruhi oleh lokasi jatuhnya jom. 

Zona fatal membentang 1,25 km dari titik ledakan. Dalam area itu, kekuatan ledakan yang dihasilkan bom akan cukup kuat untuk merobohkan dinding solid. Kalau kamu tinggal di kosan dengan dinding triplek dan terjebak di zona ini, kemungkinan selamatmu dapat dipastikan langsung meluncur bebas ke angka 0%. Dinding batu saja bakal roboh seketika, apalagi dinding kosan yang bisa ditembus mudah oleh nyanyian merdu tetangga!

Sumber: Weekend Gazeta

Bahkan, bila kamu ada di luar radius ekstreme tersebut, kamu masih belum tentu selamat. Dalam radius 13 km (hampir seluruh Jakarta) ada kemungkinan fatalitas sebesar 20% dari radiasi. Debu radioaktif yang melambung ke udara dari ledakan pada akhirnya akan turun dan menimbun di seluruh permukaan kota. Meskipun terlihat sepele, debu radioaktif ini dapat meracuni dan menyebabkan fatalitas dalam hitungan jam. 

Tindakanmu pada menit-menit awal akan mempengaruhi kemungkinan selamat secara signifikan. Dalam 15 menit pertama, kamu harus menemukan suatu ruangan yang tersegel dari udara luar. Jendela dan saluran AC di ruangan harus segera diblokir. Bila semuanya sudah dilakukan, kamu hanya perlu menunggu hingga tumpukan debu radioaktif di luar kehilangan efektivitas mereka. Berapa lama kamu harus menunggu? Setidaknya 2 minggu. 

Jadi, kecuali kamu bisa menemukan tempat tertutup dengan cukup banyak air dan makanan dalam 15 menit, kemungkinan besar kamu harus bye bye world. Kalau kamu merasa sedih karena tidak bisa survive dalam skenario imajiner ini, kami punya kabar baik untukmu. 

Kalkulasi di atas kami buat dengan ledakan setara dengan Little Boy, bom 15 kiloton TNT yang jatuh di Hiroshima. Tentu saja, teknologi bom nuklir sudah berkembang jauh dalam 70 tahun terakhir. Pada tahun 2018, Rusia mengembangkan bom nuklir Poseidon dengan kekuatan 100 megaton TNT. Itu 6.000 kali lebih kuat dari skenario yang sudah kita buat!

Lalu, di mana kabar baiknya? Bila perang nuklir sungguh terjadi di masa depan, tidak ada yang dapat kita khawatirkan. Survivability kita dijamin 0%. 

Skenario Ala Zombieland 

Sumber: Film School Rejects

Wabah virus zombie. Ini skenario mengerikan yang hampir sepenuhnya fiktif. Dikatakan hampir fiktif karena masih ada beberapa skenario yang menyerempet. Apa kamu ada di Jakarta ketika wabah flu burung lagi marak atau pada hari-hari demo yang berakhir ricuh? Kalau kau mengalami kedua kejadian itu, tinggal kombinasikan saja keduanya dan perparah keadaannya sekitar, katakan saja 100 kali lipat. 

Skenario zombie pada dasarnya menggabungkan kekacauan dalam kerusuhan dengan teror penyakit menular. Tapi bedanya, orang yang terjangkit penyakit zombie bukannya beristirahat di rumah, tapi malah menggigit orang terdekat untuk menularkan penyakitnya. Aye, ini mungkin skenario yang lebih buruk dari bencana nuklir. Apalagi kalau mengingat Jakarta merupakan sebuah metropolis dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa.

Seberapa buruk keadaannya dan berapa besar kemungkinanmu untuk selamat bila ada zombie apocalypse di Jakarta? Untungnya, penulis tidak perlu melakukan riset dari awal dan sudah ada kalkulasi yang dibuat oleh orang-orang kompeten. 

Apa yang terjadi kalau ada serangan zombie di jakarta
Sumber: Consequence of Sound

Sebagai catatan samping, ternyata ada cukup banyak orang-orang profesional di bidang medis dan penanganan bencana yang membuat perhitungan soal dampak virus zombie. Bagi mereka, skenario tersebut merupakan latihan menarik untuk mempromosikan kesigapan terhadap bencana alam (yang jauh lebih alami). Oke, catatan samping selesai, kembali ke topik kiamat di Jakarta.

Berdasarkan model penyebaran zombie yang dirancang oleh akademisi universitas Cornell, sebuah kota besar seperti New York dapat sepenuhnya terinfeksi zombie hanya dalam jangka waktu 4 jam. Dalam hal ini ada dua pilihan yang dapat diambil, mengevakuasi diri secepat mungkin atau menetapkan markas untuk bertahan. Dan, kedua pilihan tersebut amatlah menantang! 

Bayangkan jalanan Jakarta yang sudah macet (tapi, masih bisa jalan lah). Sekarang, bayangkan jalanan macet parah gara-gara gak ada yang mengarahkan lalu lintas. Oke, sekarang bayangkan anarki jalan ketika semua orang panik karena takut digigit zombie. Ada kemungkinan besar kamu bahkan gak punya kesempatan untuk melarikan diri dari Jakarta.

Lupakan bittersweet ending di film Train to Busan! Kalau ada wabah zombie di Jakarta, prospekmu untuk selamat itu hampir mendekati nol. 

Pemberontakan AI? 

Sumber: Wired

Ada cukup banyak orang yang mencemaskan keamanan dunia bila AI dan robot yang dibuat manusia tiba-tiba memberontak. Mereka mengira kita akan mengalami kehancuran internasional dan terancam punah seperti dalam film Terminator. Tapi, mari kita menghadapi faktanya. Robots are dumb

Robots are robots, they’re just as good as their instruction

Kalau penulis boleh membuat perhitungan akan persentase kemungkinan kita selamat bila terjadi pemberontakan robot di Jakarta. Maka penulis akan menyatakan 100%. Hal terburuk yang mungkin terjadi dalam skenario AI uprising adalah kejedot drone plastik.

Bencana Paling Masuk Akal, Banjir

bahaya tsunami di jakarta
Sumber: Daily Motion

Well, bencana alam mungkin tidak memiliki skala kehancuran sebesar skenario “kiamat” lainnya. Namun, kalau kita serius untuk sesaat, banjir adalah bencana yang paling mungkin terjadi di Jakarta dari seluruh poin dalam artikel ini. Coba kita lihat fakta-faktanya.

Jakarta adalah kota yang akan tenggelam. Setiap tahunnya, tanah Jakarta dapat tenggelam hingga 25 cm. Kombinasikan itu dengan sejumlah gempa berskala tinggi dan kenyataan bahwa Jakarta terletak tepat di sisi laut. Bulan Agustus lalu saja, kita yang di Jakarta merasakan gempa berskala 7,4 dengan potensi tsunami. Menimbang semua fakta, banjir permanen dapat menjadi bencana tak terhindar!

Sama seperti skenario-skenario di atas, tsunami dan banjir juga memiliki bahaya dalam beragam dimensi. Pertama, tentunya ada gelombang tsunami. Ombak tinggi saja sudah berbahaya, namun ketika menyisir Jakarta, gelombang tersebut juga akan membawa berbagai puing-puing infrastruktur dan kendaraan. Bila kamu terjebak di ruang terbuka ketika gelombang tsunami datang, itu bakal fatal. 

Sumber: Wikimedia

Kedua, mengenai bahaya ketika permukaan air naik secara ekstrem di kota. Jangan kira keadaannya akan seperti film Water World dan kamu bisa mengarungi lautan biru jernih kayak Kevin Costner. Dengan besarnya limbah kota Jakarta, kita bakal punya genangan air kotor di mana-mana. Bahkan luka kecil jadi punya potensi infeksi yang besar dalam keadaan tersebut. Mendapatkan air bersih juga jadi isu survivability yang sulit ketika kontaminasi air sudah terjadi.

Lalu, ada juga bahaya dari beragam kerusakan infrastruktur. Dua hal yang paling mencemaskan adalah arus listrik yang belum terhenti dan racun dari gas karbon monoksida. Dalam kota yang sepenuhnya terendam air, kabel listrik yang terputus dan masih menyalurkan listrik adalah suatu perangkap maut. Begitu pula dengan beragam mesin seperti mesin kendaraan atau generator yang tertinggal dalam keadaan menyala. Gas karbon monoksida yang tidak memiliki bau dan kasat mata dapat terkumpul secara perlahan dalam ruang tertutup. 

Meskipun banyaknya bahaya dalam bencana satu ini, kemungkinan selamat kamu cukup tinggi. Terutama bila pemerintah mengerahkan tim SAR dengan cepat dan Jakarta bisa dievakuasi dalam hitungan hari. Tapi, bagaimana kalau ada lapisan bencana lain? 

Bagaimana kalau ada makhluk buas dan bahkan monster yang ikut bersama gelombang tsunami itu? Inilah konsep yang dijelajahi dalam komik Jakarta Titik Nol. Dalam ceritanya, ada sejumlah penyintas yang berhasil menyelamatkan diri dengan menaiki bangunan tinggi ketika gelombang tsunami menerjang. Kebutuhan pokok seperti makanan menjadi kecemasan ketika air yang menggenangi seluruh Jakarta tidak kunjung surut. Lebih mengerikan lagi ketika ada tanda-tanda bahwa mungkin ada bahaya yang lebih besar lagi. Kamu dapat mengikuti komik tersebut dan membacanya pada aplikasi CIAYO Comics atau membacanya di browser melalui web CIAYO Comics.

Jadi, apakah artikel panjang ini hanya ada untuk mempromosikan sebuah komik? Maybe. Mungkin juga artikel ini mencoba untuk mempromosikan kesigapan terhadap bencana yang dapat terjadi setiap saat di kota manapun di Indonesia. But, probably nah

See you on the flip side, if you survive that is.

About Author

Avatar

Maximilian Surjadi

Forever a writer. He’s almost able to write anything, from news piece to grooming tips. But, he especially have a deep interest in fiction, fantasy, history, and culture. Visit him at bearly-max.com and for tarnation sake, don’t feed him anything!

Comments

Most
Popular

reboothoror-banner

Trend Reboot Horor Klasik: Bentuk Penghormatan Atau Hollywood Sudah Habis Ide Untuk Menakut-nakuti Kita?

Seperti kita perhatikan selama 1-2 tahun terkahir ini, Hollywood terlihat seperti sedang “demen-demennya” merilis re.. more

Sumber: www.hdwallpapers.in

Red Sparrow: Bahkan Jason Matthews Pun Tak Mampu Mengawal Naskah Ini Untuk Jadi Baik

“Red Sparrow” bercerita tentang perempuan bernama Dominika. Seorang ballerina yang punya kesempatan untuk bersinar d.. more

(Sumber: Youtube)

Bandai Namco Menghadirkan Geese Howard dari SNK Dalam Tekken 7

Saat ini banyak platform di industri hiburan ataupun teknologi yang akhirnya menggabungkan diri dengan kompetitor untuk .. more

00-circle-comicsphere

9 Circle Comicsphere Yang Harus Kamu Datengin Boothnya

Bingung mau belanja komik apa di Comicsphere? Kamu harus cek daftar circle Comicsphere ini serta karya-karya keren merek.. more